Pangdam IM Dorong Sinergi Ketahanan Pangan dan Industri Padat Karya di Aceh

BANDA ACEH, Infoaceh.net – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Brigjen TNI Mahesa Fitriadi mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan ketahanan pangan dan industri padat karya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Hal tersebut disampaikan Brigjen Mahesa Fitriadi saat menerima audiensi rombongan Focus Group Discussion (FGD) Ketahanan Pangan dan Industri Padat Karya di Bale Sanggamara, Markas Kodam Iskandar Muda, Kamis (22/10/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah sektor strategis, meliputi pengembangan pertanian dan peternakan, pembinaan desa, workshop pabrikasi, serta pengolahan limbah. Berbagai sektor itu dinilai memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Rombongan FGD terdiri atas akademisi Universitas Syiah Kuala (USK), perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, Yayasan BKPP, serta Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya.

Audiensi tersebut bertujuan mengkaji dan merumuskan rekomendasi program pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan potensi daerah dan kebutuhan di lapangan.

Dalam arahannya, Pangdam IM mengapresiasi inisiatif dan kontribusi seluruh pihak yang terlibat dalam upaya memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, upaya mewujudkan ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, akademisi, yayasan, pelaku usaha, dan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menyatukan keahlian, sumber daya, serta potensi masing-masing pihak untuk menghasilkan program yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

Pangdam IM juga berharap pembahasan dalam FGD tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Program-program tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi daerah, meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan, membuka lapangan kerja melalui pengembangan industri padat karya, serta memperkuat kemandirian desa.

Selain itu, pengembangan pengolahan limbah dan kegiatan pabrikasi juga berpotensi mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih produktif sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kodam Iskandar Muda menyatakan komitmennya untuk mendukung penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama lintas sektor serta pengembangan program yang aplikatif dan terukur.

Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan potensi sumber daya lokal dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ketahanan pangan, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.