Tinjau Dampak Banjir Pidie Jaya, Mendagri Salurkan Bantuan Rp200 Juta

PIDIE JAYA, Infoaceh.net – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyalurkan bantuan santunan bencana alam senilai Rp200 juta untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam kunjungan kerja meninjau kondisi pascabencana, Selasa (3/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Mendagri didampingi Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau akrab disapa Dek Fad. Penyerahan bantuan berlangsung di Pendopo Bupati Pidie Jaya, sekaligus dirangkai konferensi pers dan penyerahan bantuan dari Kementerian Sosial.
Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir, terutama warga yang rumahnya terendam serta mengalami kerusakan harta benda akibat bencana.
Dalam kesempatan itu, Mendagri menegaskan bantuan yang diberikan merupakan amanah yang harus disalurkan secara tepat sasaran dan sesuai peruntukannya agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat korban banjir.
Usai kegiatan di Pendopo Bupati, Mendagri bersama Wakil Gubernur Aceh dan rombongan melanjutkan peninjauan ke sejumlah lokasi terdampak untuk melihat secara langsung kerusakan infrastruktur dan kondisi kehidupan masyarakat pascabanjir.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Sungai Krueng Meureudu di Desa Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua. Di lokasi tersebut, rombongan meninjau kondisi tanggul sungai yang jebol sepanjang kurang lebih 150 meter akibat banjir.
Selain melihat kerusakan tanggul, rombongan juga menyerahkan bantuan bencana kepada masyarakat terdampak.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan persawahan di Gampong Beuringen yang mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir.
Mendagri dan rombongan melihat langsung kondisi lahan pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat.
Agenda berikutnya berlangsung di Sungai Krueng Jeulanga-Ulim, Gampong Alue Ketapang, Kecamatan Bandar Dua. Di kawasan tersebut, rombongan meninjau kondisi sungai beserta lingkungan sekitarnya yang turut terdampak bencana.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengatakan melalui rangkaian kunjungan tersebut Pemerintah Aceh terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam menangani dampak bencana.
Sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten dinilai penting untuk mempercepat pemulihan infrastruktur, fasilitas masyarakat, serta kehidupan warga yang terdampak banjir.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRA Zulfadhli, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi, Bupati Bireuen Mukhlis, Bupati Aceh Utara, serta Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kementerian Sosial, Masriyani Mansyur.
Penyaluran bantuan Rp200 juta dari Kemendagri tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap masyarakat Pidie Jaya yang sedang menghadapi dampak bencana.
Namun, selain bantuan sosial, masyarakat juga membutuhkan percepatan perbaikan tanggul sungai, pemulihan lahan pertanian, serta penanganan infrastruktur lainnya agar aktivitas dan perekonomian warga dapat kembali berjalan normal.
Pemerintah diharapkan terus memastikan proses pendataan dan penyaluran bantuan lanjutan berlangsung transparan, tepat sasaran, serta menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.