Pendidikan

Terkendala Akses Internet, Sebagian Madrasah di Aceh Tidak Belajar Daring

Banda Aceh — Sebanyak 44 persen sekolah madrasah di Provinsi Aceh tidak menerapkan pembelajaran online atau dalam jaringan (daring) selama masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Hal tersebut dikarenakan adanya sejumlah kendala, seperti, tidak adanya akses internet, guru atau siswa tidak memiliki HP android atau kuota internet.

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Kondisi ini membuat pembelajaran daring di masa pandemi covid-19 tidak bisa berjalan efektif.

“Ini yang membuat pembelajaran daring selama ini tidak efektif. Di samping itu kita juga mempunyai kendala dimana guru kesulitan mengelola pembelajaran. Padahal kita sudah menyusun kurikulum darurat, namun guru kita masih mengacu pada kurikulum nasional,” kata Plt.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Zulkifli S.Ag M.Pd, Selasa (3/11).

Baca Juga:  Lima Peneliti Universitas Syiah Kuala Kembali Masuk Top Saintis Dunia

Ia menuturkan, di masa pandemi, pembelajaran disesuaikan dengan kondisi daerah. Jika daerah tertentu ditemukan kasus Covid-19, maka pembelajaran dilakukan secara daring.

Namun, jika tidak ada kasus Covid-19, daerah tersebut bisa melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.

“Kalau kita melakukan pembelajaran tatap muka pada zona yang dilarang dalam regulasi, ditakutkan ini akan menambah klaster penyebaran Covid-19,” sebutnya.

Baca Juga:  Inovasi Smart Room Berbasis IoT Antar Tim EduSecure MTsN 1 Banda Aceh Masuk Finalis OPSI Nasional 2026

Zulkifli menambahkan, saat ini, ada wali murid yang meminta pembelajaran dilakukan secara tatap muka.

Terkait permintaan tersebut, kata Zulkifli, hal itu mungkin saja diterapkan asalkan ada izin dari orang tua siswa.

“Untuk mengatasi keluhan orang tua bisa kita laksanakan pembelajaran tatap muka, termasuk di zona merah. Tapi dengan syarat orang tua setuju anaknya belajar di madasah. Sedangkan madrasah siap, karena keputusan tertinggi hari ini ada di madrasah,” pungkasnya. (IA)

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait