Opini

Prabowo Tunjukkan Indonesia Masih Ada untuk Aceh

Oleh: Drs M Isa Alima*

Di tengah kegelisahan yang sempat menyelimuti rakyat Aceh, muncul secercah cahaya dari Istana. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengambil langkah tegas dan menyentuh hati: mengembalikan empat pulau yang sebelumnya menjadi polemik ke dalam wilayah administrasi Aceh.

ADVERTISEMENT
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Langkah ini bukan hanya sebuah keputusan politik administratif—ia adalah simbol bahwa negara masih hadir, peduli, dan mencintai Aceh.

Empat pulau tersebut—Pulau Mangkir Besar, Mangkir Kecil, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang—sempat menjadi sorotan setelah isu peralihan kewenangan muncul dalam dokumen resmi yang menempatkan pulau-pulau itu di bawah provinsi lain.

ADVERTISEMENT
Ucapan Marhaban Ya Ramadhan Pimpinan DPRK Sabang

Kejadian ini memantik reaksi keras dari tokoh-tokoh Aceh, masyarakat sipil, hingga diaspora Aceh di seluruh Indonesia. Mereka mempertanyakan, apakah Aceh sedang dilupakan?

Namun saat kekhawatiran mulai berubah menjadi keputusasaan, Presiden Prabowo hadir. Dengan keputusan yang cepat dan bijak, beliau menegaskan bahwa keempat pulau tersebut tetap menjadi bagian dari Provinsi Aceh.

“Ini bukan hanya tentang garis di peta, ini tentang rasa keadilan dan martabat masyarakat Aceh.

Kehadiran Presiden Prabowo layaknya seorang nahkoda yang datang tepat saat kapal hampir terhempas badai.

Di saat rakyat Tanah Rencong nyaris percaya bahwa suara Aceh tak lagi didengar, Presiden Prabowo membuktikan sebaliknya—bahwa pemimpin sejati tahu kapan harus datang, dan tahu apa yang harus dilakukan.

Menurutnya, apa yang dilakukan Presiden Prabowo bukan semata tindakan teknokratis atau sekadar merespons desakan publik. Itu adalah bentuk kasih sayang seorang pemimpin kepada rakyatnya.

Beliau hadir seperti seorang ayah yang memeluk anaknya sebelum tangis jatuh sepenuhnya. Ini adalah kebijakan yang memeluk, bukan menekan. Ini adalah keputusan yang menyatukan, bukan memisahkan.

Di berbagai media sosial, warganet dari Aceh dan luar daerah menyambut baik keputusan tersebut. Banyak yang menyebut,

Negara akhirnya mendengar. Ada pula yang menulis, “Prabowo mengingatkan kami bahwa Indonesia belum melupakan Aceh.”

Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepemimpinan yang tak hanya menggunakan akal dan strategi, tapi juga hati. Di saat kepercayaan terhadap negara mulai goyah, Presiden Prabowo memulihkannya hanya dengan satu keputusan—tepat, cepat dan tulus.

Kini, Aceh tahu bahwa mereka tidak sendiri. Bahwa dalam diam dan jarak, negara masih mengawasi, menjaga, dan merespons.

Bahwa dalam Presiden Prabowo, mereka menemukan pemimpin yang tak sekadar memerintah, tapi juga memahami.

“Aceh akan mengingat ini,” “seperti tanah mengenang hujan pertama, seperti laut menyimpan riak ombaknya. Hari ini, kami tahu—Indonesia masih ada untuk Aceh.

Terima kasih Pak Presiden Prabowo, engkau hadir saat harapan hampir padam. Kami tidak lupa.

*Penulis adalah Ketua DPD Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh

image_print
author avatar
Redaksi
Redaksi INFOACEH.net
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Orinews Logo

Artikel Terkait