INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Opini

Simbol Rekonsiliasi atau Luka Lama yang Belum Sembuh?

Last updated: Rabu, 23 Juli 2025 17:15 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Simbol Rekonsiliasi atau Luka Lama yang Belum Sembuh?
#image_title
SHARE

Oleh : Sugiyanto (SGY) Emik

Contents
  • Dari Rival Jadi Sekutu Politik: Publik Terbelah
  • Presiden Prabowo di Tengah Dilema Harapan dan Ekspektasi
  • Kemenangan Bukan Milik Satu Kubu
  • Jangan Jadi Bayangan Jokowi, Jadilah Prabowo Seutuhnya
  • Rakyat Adalah Kompas Utama

Momen pertemuan hangat antara Presiden ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dan mantan Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi), di Solo, Minggu malam (20 Juli 2025), memantik sorotan publik.

Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi

Di sela kunjungan kerja ke Solo, Prabowo menyempatkan diri bersilaturahmi ke kediaman Jokowi, dan keduanya kemudian menikmati makan malam sederhana di warung bakmi Jawa.

- ADVERTISEMENT -

Suasana akrab dilengkapi dengan alunan musik dan penampilan Giring Ganesha.

Pertemuan ini tak hanya sekadar pertemuan biasa. Hadir pula Wapres Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, menjadikannya sebagai sinyal kuat persatuan kekuasaan.

- ADVERTISEMENT -
Wajah Aceh di Simpang Lima: Cermin Akhlak Kota Serambi Mekkah

Dari Rival Jadi Sekutu Politik: Publik Terbelah

Pasca-Pilpres 2024, kedekatan Prabowo dan Jokowi semakin terlihat nyata.

Prabowo bahkan pernah lantang meneriakkan, “Hidup Jokowi!” di depan publik—sebuah simbol yang menandai rekonsiliasi besar dua tokoh yang dulu saling berhadapan tajam di Pilpres 2014 dan 2019.

Namun, tak semua pihak bersorak gembira. Sebagian pendukung fanatik Prabowo merasa dikhianati.

Uang Bencana Aceh Mengendap, Empati Hilang: Derita Korban yang Terabaikan

Mereka yang sejak awal mengusung semangat perubahan dan oposisi terhadap Jokowi, kini menelan kekecewaan melihat kedekatan dua figur ini.

- ADVERTISEMENT -

Presiden Prabowo di Tengah Dilema Harapan dan Ekspektasi

Kedekatan Prabowo dan Jokowi memunculkan pertanyaan besar: Apakah ini wujud rekonsiliasi tulus atau jebakan loyalitas politik jangka pendek?

Prabowo kini dituntut menjadi pemimpin inklusif, bukan hanya presiden administratif.

Ia harus mampu membaca luka politik rakyat, dan menghadirkan kepemimpinan yang merangkul, bukan melukai.

Mereka yang dulu berada di luar lingkar kekuasaan berharap Prabowo mampu membangun jembatan aspirasi, bukan sekadar meneruskan kebijakan masa lalu.

Kemenangan Bukan Milik Satu Kubu

Dalam Pilpres 2024, pasangan Prabowo-Gibran meraih dukungan masif, dengan 58,6% suara atau sekitar 96 juta pemilih.

Ini menandakan bahwa kemenangan mereka lahir dari gabungan suara Jokowi, pendukung baru, hingga mantan lawan politik.

Sebagian besar pemilih tetap percaya pada visi perubahan yang dijanjikan Prabowo.

Mereka menerima masa lalu Prabowo sebagai bagian dari kabinet Jokowi, tapi juga berharap dia mampu membawa arah baru, bukan sekadar jadi penerus tanpa warna.

Jangan Jadi Bayangan Jokowi, Jadilah Prabowo Seutuhnya

Sinyal politik Prabowo yang terlalu dekat dengan Jokowi bisa berisiko menciptakan persepsi bahwa pemerintahannya hanya perpanjangan tangan kekuasaan sebelumnya.

Sebagai pemimpin baru, Prabowo harus tampil dengan karakter dan arah sendiri, bukan bayang-bayang mantan presiden.

Kedekatan dengan Jokowi tentu penting, begitu juga dengan menjalin komunikasi sehat dengan para mantan presiden lain.

Tapi pada akhirnya, legitimasi tertinggi Prabowo berasal dari rakyat, bukan dari tokoh mana pun.

Rakyat Adalah Kompas Utama

Presiden Prabowo diharapkan mengambil jalan seperti Jokowi di awal masa jabatannya—memihak rakyat, bukan sekadar partai atau elite politik.

Suara rakyat adalah suara Tuhan.

Dan suara itu menginginkan kepemimpinan yang adil, berani, dan tidak berpihak buta pada kepentingan kelompok.

Kini saatnya Prabowo mewujudkan janji perubahan, menjaga semangat rekonsiliasi tanpa mengabaikan luka lama, serta memimpin bangsa ini menuju masa depan yang lebih bersatu dan berdaulat.***

 

TAGGED:nasionalperistiwaprabowo:www.infoaceh.net
Previous Article Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Anies Sebut Tom Lembong Korban Kriminalisasi: Hukum Dipakai untuk Menjebak, Bukan Cari Kebenaran
Next Article PDIP No Comment soal Tidak Dapat Undangan di Kongres PSI PDIP Tak Hadir di Penutupan Kongres PSI, Said Abdullah: No Comment, Nggak Dapat Konfirmasi

Populer

Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Pendidikan
UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand
Rabu, 14 Januari 2026
Hukum
Kardono Ditunjuk Jadi Kajari Aceh Barat Daya
Selasa, 13 Januari 2026
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan

MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya

Senin, 12 Januari 2026
Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik

DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan

Senin, 12 Januari 2026
Bupati Aceh Besar Muharram Idris meninjau Gudang Pupuk PIM di Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blang Bintang, Selasa (6/1). (Foto: Ist)
Ekonomi

Stok Pupuk di Gudang PIM Blang Bintang Aman Pascabanjir, Distribusi Bertahap ke Petani

Selasa, 6 Januari 2026
Kemenag menurunkan 1.330 relawan ke 12 titik di kabupaten/kota dalam Provinsi Aceh untuk membersihkan madrasah dan Kantor KUA terdampak banjir bandang dan longsor Aceh.
Umum

1.330 Relawan Kemenag Turun ke Lokasi Bencana Aceh Bersihkan Madrasah-KUA

Selasa, 6 Januari 2026
Polda Aceh berhasil membangun 206 sumur bor yang tersebar di 18 wilayah terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh. (Foto: Ist)
Umum

Polda Aceh Telah Bangun 206 Sumur Bor di Wilayah Terdampak Bencana

Selasa, 6 Januari 2026
Pemkab Aceh Utara menetapkan status Transisi Darurat menuju Pemulihan pascabencana banjir selama satu bulan, terhitung 6 Januari hingga 5 Februari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh Utara Berakhir, Pemkab Tetapkan Status Transisi Selama Satu Bulan

Selasa, 6 Januari 2026
Direktorat Tipidter Bareskrim Polri turun ke Aceh Tamiang untuk menyelidiki dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang diduga menjadi pemicu banjir bandang disertai kayu gelondongan di wilayah itu. (Foto: Dok. Bareskrim Polri)
Nasional

Bareskrim Polri Turun ke Aceh Tamiang, Usut Kayu Gelondongan dan Penyebab Banjir Bandang  

Selasa, 6 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?