INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Bhoi Morica, Kue Tradisional Aceh Raih Penghargaan Inovasi Internasional di Korea

Last updated: Sabtu, 9 Agustus 2025 00:08 WIB
By M Zairin
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Bhoi Morica, inovasi mahasiswa USK sukses meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025 di Korea Selatan. (Foto: Ist)
Bhoi Morica, inovasi mahasiswa USK sukses meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025 di Korea Selatan. (Foto: Ist)
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net – Inovasi mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional.

Melalui karya bertajuk “Bhoi Morica: An Innovative Nutritious Traditional Cake as a Natural Anthelmintic and Stunting Prevention Solution for Toddlers and Expecting Mothers”, tim mahasiswa USK sukses meraih tiga penghargaan bergengsi dalam ajang Korea International Women’s Invention Exposition (KIWIE) 2025 yang berlangsung di Korea International Exhibition Center (KINTEX), Korea Selatan.

Bitcoin, Etherium, dan aset kripto lainnya.
Pengawasan Pajak Kripto Dimulai: Pemerintah Terbitkan PMK 108/2025 untuk Transparansi Aset Digital

Tim ini terdiri dari tiga mahasiswa lintas fakultas, yaitu Nelli Desianti (Pendidikan Ekonomi – FKIP), Sarah Salsabil (Biologi – FMIPA), dan Putri Salsabila Rinaldi (Statistika – FMIPA), dengan bimbingan dari dosen A. Abdul Razak MSi.

- ADVERTISEMENT -

Ketiganya mengembangkan inovasi pangan fungsional berbasis kue tradisional khas Aceh yang mengandung bahan alami dengan manfaat gizi dan kesehatan.

Menurut Nelli Desianti selaku ketua tim, Bhoi Morica adalah modifikasi dari kue tradisional Aceh yang diperkaya dengan daun kelor dan biji pepaya.

- ADVERTISEMENT -
Petugas menghitung uang dolar Amerika Serikat di salah satu gerai penukaran valuta asing, seiring melemahnya nilai tukar rupiah yang tertekan penguatan dolar dan meningkatnya ketidakpastian global.
Rupiah Terperosok ke Rp16.860, Level Terlemah Sejak April 2025

Daun kelor kaya akan nutrisi seperti vitamin A, zat besi dan kalsium, serta berfungsi sebagai antioksidan. Sementara itu, biji pepaya yang diolah menjadi tepung diketahui memiliki sifat antibakteri dan anthelmintik (anti-cacing alami).

“Kami mengembangkan Bhoi Morica sebagai solusi alami yang dapat membantu mengatasi dua permasalahan kesehatan utama di Aceh, yaitu stunting dan infeksi cacingan, khususnya pada balita dan ibu hamil,” ujar Nelli, dalam keterangannya, Jum’at (8/8).

Inovasi ini lahir dari keprihatinan terhadap tingginya angka stunting dan infeksi cacing di Provinsi Aceh.

Pemerintah memastikan tujuh stimulus ekonomi strategis berlanjut pada 2026 sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, menopang UMKM, serta memperluas lapangan kerja di tengah tekanan ekonomi global.
Tak Mau Ekonomi Goyang, Pemerintah Kunci 7 Stimulus Besar hingga 2026

Tim USK berupaya mencari solusi yang murah, mudah diakses, dan berbasis potensi lokal agar bisa diterapkan langsung oleh masyarakat.

- ADVERTISEMENT -

Dengan menggunakan bahan-bahan yang umum dijumpai di lingkungan sekitar, Bhoi Morica tidak hanya menjadi alternatif pangan bergizi, tapi juga berpeluang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi.

Tiga Penghargaan Internasional

Di ajang KIWIE 2025, Bhoi Morica berhasil meraih: Silver Medal, Special Award dan Special Prize.

Kompetisi ini diikuti oleh 445 penemuan dari Korea Selatan, 312 penemuan dari 16 negara, serta 80 perusahaan internasional.

KIWIE diselenggarakan oleh Korea Women Inventors Association (KWIA), bekerja sama dengan Korean Intellectual Property Office (KIPO), dan didukung oleh berbagai kementerian Korea Selatan serta organisasi internasional seperti World Intellectual Property Organization (WIPO).

Ajang ini bertujuan mendorong kreativitas dan inovasi di kalangan perempuan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dan akses pasar global bagi produk-produk inovatif.

Lebih dari sekadar prestasi akademik, tim pengembang berharap Bhoi Morica dapat menjadi bagian dari solusi nyata di tengah masyarakat.

Selain memberikan dampak kesehatan, produk ini juga diharapkan mampu mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, khususnya bagi perempuan di daerah pedesaan.

“Kami berharap Bhoi Morica bisa diproduksi secara komunitas, menjadi pangan fungsional yang dikonsumsi secara luas, sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujar Nelli.

Melalui pencapaian ini, tim USK membuktikan bahwa inovasi berbasis kearifan lokal mampu bersaing di tingkat global dan membawa dampak positif yang luas.

Bhoi Morica menjadi contoh nyata bahwa makanan tradisional tidak hanya bisa dilestarikan, tetapi juga dikembangkan menjadi solusi kesehatan dan sosial yang relevan dengan tantangan zaman.

Previous Article Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud Al Haythar, melakukan peninjauan pelaksanaan pendidikan dayah yang ada di Sabang Wali Nanggroe Tinjau Pendidikan Dayah di Sabang
Next Article PTUN Banda Aceh membatalkan pemberhentian Dr Muslem dari Ketua Prodi SPI IAIN Langsa. (Foto: Ist) PTUN Batalkan Pemberhentian Dr Muslem dari Ketua Prodi SPI, Rektor IAIN Langsa Kalah Lagi

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia memasuki tahun 2026 dengan satu ironi besar: narasi dalam kondisi tampak stabil, tetapi sesungguhnya rapuh di tengah krisis kepercayaan. (Foto: Ist)
Opini
Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi
Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Kondisi kawasan Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025. (Foto: Ist)
Ekonomi

198 Destinasi Wisata Aceh Rusak Berat Akibat Banjir-Longsor

Rabu, 14 Januari 2026
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa beserta karyawan membersihkan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya dalam aksi bakti sosial yang diinisiasi Serikat Pekera Semen Andalas (SPSA). (Foto: Ist)
Ekonomi

Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat Bersihkan Area Terdampak Banjir

Rabu, 14 Januari 2026
Ekonomi

Dunia Usaha Diajak Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

PLN Aceh Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Prioritaskan Keselamatan Kerja

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

Tak Bisa Andalkan APBA, Pemerintah Aceh Minta Dukungan Semua Pihak Pulihkan Ekonomi Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

TKDN Hulu Migas Aceh Tembus 68,71 Persen, BPMA Lampaui Target Nasional 2025

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

22 Ribu Hektare Tambak dan Sawah di Aceh Utara Rusak Parah Akibat Banjir Bandang

Minggu, 11 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?