INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Muslim Sedih Bila Ramadhan Terganggu Pandemi Corona

Last updated: Kamis, 2 April 2020 13:47 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
MPU Aceh Didesak Keluarkan Daftar Ustadz Wahabi yang Dilarang Isi Pengajian
SHARE

Bulan Ramadhan satu bulan lagi. Datangnya bulan suci ini telah membuat gembira sekaligus sedih. Berbagai  orang dari berbagau negara yang menggunakan media sosial pun berbagi pemikiran dan keprihatinan mereka tentang ancaman pandemi coronavirus akan mempengaruhi bulan paling suci dalam Islam itu.

Ramadhan diperkirakan dimulai pada 23 April tahun ini. Kala itu akan muncul berbagai kegiatan kegamaan dan sosial yang terkait bulan ini. Misalnya adanya shalat taraweeh bersama, sahur dan berbuka puasa bersama. Mereka berkumpul di Masjid dan tempat lain sembari berbagi makanan dengan keluarga dan teman.

51 Hari Pascabencana, 24 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi  

Tetapi ini tentu menjadi masalah baru ketika negara-negara di dunia telah banyak melarang pertemuan sosial untuk mencoba dan memperlambat penyebaran virus corona baru. Banyak umat Islam telah menyuarakan keprihatinan mereka tentang bagaimana mereka akan mempraktikkan Ramadhan tahun ini.

- ADVERTISEMENT -

“Selama Ramadhan saya selama ini sellau pergi ke masjid setiap hari.Saya berusaha untuk tidak ketinggalan,” kata pengguna Twitter Luis DiNiro, di Mesir seperti dilansir Al Arabiya, Rabu (25/3). Namun sayangnya, Ramadhan ini sepertinya kita masih terkunci. “Dan itu menyedihkan untuk dipikirkan. Semoga Allah swt mengizinkan kita untuk memiliki Ramadhan yang normal tahun ini dan mengakhiri pandemi ini,” ujarnya lagi.

Ketika Muslim berdoa dalam kelompok, juga dikenal sebagai shalat jamaah tarawih, mereka berbaris, berdampingan, menyentuh bahu. Tetapi banyak negara Muslim termasuk Arab Saudi dan UEA saat ini menangguhkan doa kelompok sampai pemberitahuan lebih lanjut sejalan dengan langkah-langkah pencegahan coronavirus. Jika langkah-langkah ini berlangsung hingga bulan berikutnya, shalat tarawih dalam kelompok juga akan dilarang. Ini mengancam praktik ibadah Ramadhan.

- ADVERTISEMENT -
Penggunaan Dana Bencana Aceh Dinilai Tidak Transparan

Beberapa pihak telah menyerukan agar orang mematuhi peraturan baru mulai sekarang. Sebab, ini bertujuan untuk memperlambat penyebaran coronavirus sehingga persyaratan karantina (lockdown, jarak sosial, red) dapat dicabut sebelum awal bulan suci Ramadhan datang.

“Apa itu artinya Ramadhan tanpa tarawih ?” tulis Nhfyzahs pengguna Twitter bertanya. “Pikirkan kembali konsekuensinya jika karantina diperpanjang selama dua bulan, bagaimana dengan Ramadhan? Keputusan ada di tangan Anda, gunakan akal sehat dan kedewasaan Anda. ”

“Bila sampai tidak boleh tarawih Ramadhan dan Sholat Ied ini juga, ini sangat menyedihkan,” seseorang dengan nama pengguna @jowharx mengatakan dalam sebuah tweet.

31 Korban Banjir Aceh Masih Hilang, 559 Orang Meninggal Dunia

Tidak diketahui berapa lama negara akan memberlakukan pembatasan dan tindakan. Banyak negara telah ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut.

- ADVERTISEMENT -

Arab Saudi pada hari Senin lalu telah menerapkan jam malam selama 21 hari. Uni Emirat Arab menangguhkan penerbangan ke dan dari negara itu setidaknya selama dua minggu pada hari Selasa. Jordania telah meminta tentara untuk menegakkan hukum jam malamnya.

Di semua negara ini, tidak jelas apakah langkah-langkah membatasi pertemuan publik masih akan dilakukan pada awal Ramadan.

Coronavirus baru telah menginfeksi lebih dari 330.000 orang di seluruh dunia dan mengakibatkan lebih dari 14.500 kematian pada hari Selasa.

 

//ihram.co.id

Previous Article Di Spanyol, Sehari 769 Orang Meninggal Akibat Corona
Next Article Imbas Covid-19, Stok Darah di PMI Menipis Berlakukan Lockdown, Banda Aceh Minta Bandara SIM Ditutup

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Humas Mahkamah Syar'iyah Jantho Fadlia SSy MH
Hukum
Dipicu Seks Bebas, 54 Anak Ajukan Dispensasi Nikah di Aceh Besar Karena Hamil Duluan
Rabu, 8 Februari 2023
Aceh
Penggunaan Dana Bencana Aceh Dinilai Tidak Transparan
Kamis, 15 Januari 2026
Politik
Pansus DPRK Aceh Selatan Didesak Bongkar Rekomendasi IUP Masa Bupati Nonaktif Mirwan
Kamis, 15 Januari 2026
Politik
Baleg DPR RI Sepakat Jadikan MoU Helsinki Rujukan Revisi UUPA
Kamis, 15 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh

Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Rabu, 14 Januari 2026
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM dan Wakil Bupati Said Fadheil SH.
Aceh

Aceh Barat Larang Permainan Domino hingga Turnamen di Gampong

Rabu, 14 Januari 2026
Aceh

Jusuf Kalla Serahkan Bantuan Kemanusiaan PMI Nasional ke Mualem di Aceh Utara

Senin, 12 Januari 2026
Aceh

Aceh Jadi Posko Induk Nasional Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026
Aceh

Koalisi Sipil Nilai Perpanjangan Ketiga Darurat Bencana Aceh Bukti Kegagalan Negara

Minggu, 11 Januari 2026
Aceh

Kondisi Memburuk, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 9 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?