INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Saat Layanan Buruk BSI, Nasabah di Aceh Dipermalukan Notifikasi “Saldo Anda Tidak Mencukupi”

Last updated: Kamis, 11 September 2025 01:52 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 4 Menit
Keluhan terhadap buruknya layanan Beyond BSI di Aceh kembali terjadi. (Foto: Ist)
Keluhan terhadap buruknya layanan Beyond BSI di Aceh kembali terjadi. (Foto: Ist)
SHARE

Banda Aceh, Infoaceh.net – Keluhan terhadap buruknya layanan Bank Syariah Indonesia (BSI) di Aceh terus mencuat dan tidak ada habis-habisnya.

Terbaru, seorang nasabah BSI menumpahkan kekesalannya di media sosial setelah mengalami pengalaman tidak menyenangkan saat melakukan transaksi melalui aplikasi Beyond atau BSI Mobile pada Rabu (10/9/2025).

22 Ribu Hektare Tambak dan Sawah di Aceh Utara Rusak Parah Akibat Banjir Bandang

Keluhan itu berawal dari niat sederhana: membayar segelas kopi di sebuah warung kopi. Namun transaksi yang seharusnya berjalan lancar justru berakhir dengan perasaan malu. Alih-alih berhasil, layar di aplikasi nasabah malah menampilkan pesan “Saldo Anda tidak mencukupi” dalam huruf merah mencolok.

- ADVERTISEMENT -

“Beyond bank BSI, bikin hidup makin rumit. Mau bayar kopi nggak bisa. Bikin repot saja. Masa saya dituduh saldo anda tidak mencukupi. Pake huruf merah pulak, macam nilai raport,” tulis nasabah bernama Nourman Hidayat di unggahan media sosialnya yang ramai dikomentari warganet.

Dalam curahan hatinya, Nourman mengaku tersinggung dengan kata-kata sistem yang dianggap merendahkan martabat nasabah. Ia bahkan menyindir bahwa seolah-olah BSI sedang “memberi nilai merah” pada dirinya.

- ADVERTISEMENT -
Telkomsel Raup Untung di Tengah Bencana Aceh  

“Kalau soal nilai, saya nggak enak nulisnya. Tapi soal guru matematika saya waktu SMP, saya akan kasih tahu,” ujarnya dalam unggahan tersebut.

Ia lalu mengisahkan sosok Edward, guru matematika di SMPN 2 Tijue, Sigli, yang menjadi favoritnya. Nourman mengenang Edward sebagai guru cerdas, berwibawa, dan penuh motivasi.

Kenangan itu ia kaitkan dengan rasa tersinggung atas notifikasi “saldo tidak mencukupi” yang ditulis dengan huruf merah mencolok.

Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan, Dek Fad Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo

Baginya, warna merah mengingatkan pada trauma masa sekolah ketika nilai rendah ditulis dengan tinta merah oleh guru.

- ADVERTISEMENT -

“Silahkan Nourman mau isi sendiri nilai, berapa aja boleh,” kenangnya menirukan ucapan gurunya Edward ketika ia berhasil menjawab soal di papan tulis.
“Jadi, huruf merah di Beyond BSI tadi bikin tersinggung saya.”

Keluhan Nourman menambah panjang daftar masalah layanan BSI di Aceh. Sejak awal merger tiga bank syariah milik BUMN, BSI kerap menuai kritik masyarakat Aceh, mulai dari gangguan sistem, antrean panjang di teller, hingga akses mobile banking Beyond yang sering error.

Tidak jarang, pengalaman buruk nasabah BSI di Aceh viral di media sosial. Masyarakat Aceh yang dikenal religius awalnya menaruh harapan besar pada BSI sebagai bank syariah terbesar di tanah air.

Namun kenyataannya, kekecewaan demi kekecewaan kerap terulang.

“Kalau bank syariah tujuannya untuk memuliakan umat, kenapa justru membuat nasabah merasa dipermalukan dengan tulisan saldo anda tidak mencukupi. Seolah-olah kita tidak punya uang,” ucap BSI lainnya di Banda Aceh yang juga merasa kesal

Masyarakat Aceh yang banyak menjadi nasabah BSI menilai, persoalan sederhana seperti kalimat notifikasi sistem bisa berdampak besar terhadap citra bank.

“Bank BSI seharusnya tidak mencari pembenaran dan malah melempar kesalahan yang dibuatnya ke nasabah yang tidak bersalah. Penggunaan kata-kata punya kekuatan emosional. Menuliskan ‘saldo anda tidak mencukupi’ dengan huruf merah bisa menyinggung martabat nasabah,” ujar seorang ASN di Pemerintah Aceh.

Bagi masyarakat Aceh, yang memiliki martabat tinggi dan ikatan emosional kuat dengan simbol dan bahasa, hal kecil seperti notifikasi transaksi bisa menjadi pemicu kekecewaan mendalam.

Kisah Nourman hanyalah satu dari sekian banyak suara nasabah di Aceh yang berharap BSI bisa lebih peka dan manusiawi dalam melayani.

Lebih dari sekadar bank, BSI dituntut untuk menghadirkan rasa nyaman, adil, dan bermartabat.

“Kalau BSI ingin menjadi kebanggaan umat, jangan buat kami merasa dipermalukan hanya karena sebuah kalimat merah,” ucap warga Banda Aceh.

TAGGED:acehBank Syariah IndonesiabsiBSI MobileKeluhan NasabahLayanan BankNourman Hidayatutamawww.infoaceh.net
Previous Article Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan komitmen untuk menanggung biaya pendidikan anak-anak dari mendiang staf KBRI Lima, Zetro Leonardo Purba. Menlu Sugiono Tanggung Biaya Pendidikan Anak Staf KBRI Lima yang Wafat
Next Article Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS, Nasir Djamil, menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam fit and proper test calon Hakim Ad Hoc HAM Mahkamah Agung di Senayan, Jakarta, Rabu (10/9/2025). Komisi III DPR Soroti Hukum Humaniter, Nasir Djamil: Seperti Pungguk Merindukan Bulan

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Umum
Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama
Minggu, 11 Januari 2026
Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Nasional
Jelang Ramadan, Prabowo Janjikan Bantuan Sapi untuk Kebutuhan Meugang di Aceh
Minggu, 11 Januari 2026
Viral Link Video Andini Permata dan Bocil Bikin Heboh Warganet
Umum
Misteri Video Andini Permata dan ‘Bocil’: Viral Tanpa Identitas, Netizen Dibohongi?
Minggu, 6 Juli 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Aceh ​

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

97 Persen SPBU Terdampak Bencana di Aceh Sudah Beroperasi

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

12.638 Hektare Kebun Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir-Longsor

Jumat, 9 Januari 2026
Ekonomi

Danantara Serahkan 388 Unit Huntara di Aceh Tamiang, PLN Pastikan Kesiapan Listrik

Jumat, 9 Januari 2026
Ekonomi

Dampak Bencana, Pergerakan Masyarakat Selama Libur Nataru 2026 di Aceh Menurun

Jumat, 9 Januari 2026
Kejari Banda Aceh menerima pelimpahan 6 tersangka dan barang bukti (tahap II) kasus dugaan korupsi pengadaan tempat cuci tangan dan sanitasi pada SMA, SMK serta SLB se-Aceh, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Hukum

6 Tersangka Korupsi Sanitasi Sekolah Diserahkan ke JPU, Satu Anggota Dewan Belum Ditahan

Kamis, 8 Januari 2026
Umum

KSAD Jenderal Maruli Resmikan Jembatan Bailey Umah Besi Jalan Takengon-Bireuen   

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?