INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Hukum

MAKI Semprot KPK: Jangan Nunggu Laporan, Usut Dugaan Korupsi Proyek Kereta Cepat Whoosh

Last updated: Rabu, 22 Oktober 2025 22:45 WIB
By Hasrul
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai KPK telah “ngawur” dan kehilangan semangatnya dalam memberantas korupsi.
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai KPK telah “ngawur” dan kehilangan semangatnya dalam memberantas korupsi.
SHARE

Jakarta,Infoaceh.net – Dugaan korupsi dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung atau Whoosh terus menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera turun tangan, namun hingga kini lembaga antirasuah tersebut belum juga memulai penyelidikan.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, menilai KPK telah “ngawur” dan kehilangan semangatnya dalam memberantas korupsi.

Banjir susulan kembali memutus akses alternatif menuju Kampung Gemboyah, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah. (Foto: Ist)
Banjir Susulan Kembali Putus Akses 4 Kampung di Aceh Tengah

Ia menuding KPK hanya duduk di belakang meja, menunggu laporan dari pihak luar.

- ADVERTISEMENT -

“Jadi KPK ini betul-betul ngawur dan nyari enaknya sendiri. Ditugasi, dibayar, digaji negara untuk menangani korupsi, kok malah nunggu laporan. Itu bukan KPK yang super body,” tegas Boyamin kepada Inilah.com, Rabu (22/10/2025).

Ia menilai indikasi penyimpangan sudah sangat jelas, mulai dari mark-up hingga dugaan pengurangan spesifikasi material pada proyek senilai lebih dari Rp100 triliun tersebut.

- ADVERTISEMENT -
Pembentukan Satgas Pemulihan Bencana Aceh-Sumatera oleh DPR RI menuai kritik keras dari LBH-YLBHI. (Foto: Ist)
Satgas Pemulihan Bencana Bentukan DPR RI Dinilai Inkonstitusional dan Berbahaya

“Proyek ini dulu rencananya mau diambil Jepang, tapi malah diberikan ke China. Ujungnya lebih mahal, pinjamannya juga lebih besar. Itu kan sudah bisa jadi dugaan penyimpangan,” ungkapnya.

Boyamin juga menduga ada kecurangan dalam proses konstruksi, terutama di bagian timbunan jalur rel yang tak sesuai standar.
“Misalnya harusnya pakai pasir dan batu, tapi justru diduga tanah biasa. Jadi bukan cuma soal mark-up, tapi juga pengurangan kualitas,” jelasnya.

Ia menyebut KPK seharusnya bisa bertindak tanpa menunggu laporan, sebagaimana kepolisian bisa memproses perkara lewat laporan model A — yaitu temuan langsung oleh aparat.

40 hari pascabencana banjir Aceh-Sumatera, Pemerintahan Prabowo Subianto dinilai tidak hanya gagal memenuhi hak-hak korban, tetapi juga membangun iklim ketakutan yang membungkam kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. (Foto: Ist)
Catatan Kritis 40 Hari Bencana Ekologis Sumatera: Kebebasan Pers Dibungkam, Pendekatan Militeristik Dominan

“Kalau KPK menunggu laporan dulu, itu ngawurnya bukan main. Dalam UU Pemberantasan Korupsi nggak ada syarat seperti itu,” kata Boyamin.

- ADVERTISEMENT -

Menurutnya, jika KPK terus pasif, MAKI siap menempuh jalur hukum untuk menggugat lembaga tersebut melalui praperadilan.
“Kalau ditangani pihak lain saja bisa diambil alih, apalagi kalau belum ada yang tangani. Itu kewajiban KPK untuk aktif,” ujarnya.

Pernyataan Boyamin muncul setelah Mahfud MD mengungkap dugaan mark-up besar dalam proyek Whoosh. Dalam video di kanal YouTube Mahfud MD Official (14 Oktober 2025), ia menyebut biaya pembangunan kereta cepat di Indonesia mencapai 52 juta dolar AS per kilometer — jauh di atas biaya pembangunan di China yang hanya 17–18 juta dolar AS per kilometer.

“Naik tiga kali lipat. Ini siapa yang menaikkan? Uangnya ke mana?” kata Mahfud dalam video tersebut.

Menanggapi hal itu, KPK justru meminta Mahfud untuk membuat laporan resmi agar lembaga tersebut dapat menindaklanjuti.
“Jika Prof. Mahfud memiliki data yang bisa menjadi pengayaan bagi KPK, kami sangat terbuka untuk mempelajarinya,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (20/10).

Namun, publik menilai langkah KPK tersebut menunjukkan lemahnya inisiatif dan keberanian lembaga itu dalam menangani kasus besar yang menyangkut proyek strategis nasional.

TAGGED:Boyamin SaimanChina Railwaydugaan korupsi KCJBKorupsi InfrastrukturkpkMahfud MDMAKImark-up proyek pemerintahnasionalperistiwaprabowo:proyek kereta cepat Whooshproyek strategis nasionalwww.infoaceh.net
Previous Article Seorang petani bernama Butet alias Bantet (27) selamat dari serangan tiga ekor harimau sumatera di Desa Rantau Langsat, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau Petani Selamat dari Serangan 3 Harimau Sumatera Setelah Tinju Anak Harimau hingga Terpental
Next Article Putra Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudo Sadewa, Yudo, menjadi sorotan publik usai unggahannya di media sosial memicu kontroversi pada Selasa (22/10/2025). Anak Menkeu Purbaya Sindir Mahasiswa Demo Dibayar, Warganet: Jangan Ngawur, Mas!

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Terdakwa korupsi dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Aceh Jaya T. Reza Fahlevi, meninggal dunia pada Jum'at malam, 2 Januari 2026. (Foto: Ist)
Hukum
Sekda Nonaktif Terdakwa Korupsi PSR Aceh Jaya Meninggal Dunia  
Sabtu, 3 Januari 2026
LBH-YLBHI melontarkan kritik keras terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atas penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh-Sumatera selama lebih dari 40 hari terakhir. (Foto: Ist)
Nasional
40 Hari Berlalu, Pemerintahan Prabowo Dinilai Gagal Tangani Bencana Ekologis Aceh-Sumatera
Senin, 5 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Dirut Bank Aceh Fadhil Ilyas menyerahkan bantuan program "Bank Aceh Peduli" Rp642 juta untuk penanganan bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, yang diterima Sekda Aceh M Nasir Syamaun. (Foto: Ist)
Ekonomi

Bank Aceh Salurkan Bantuan “Bank Aceh Peduli” untuk Penanganan Bencana Rp642 Juta  

Senin, 5 Januari 2026
Di Gampong Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Pidie Jaya, warga bersama Yayasan Perempuan Anak dan Negeri (YPANBA) menyepakati program pemulihan pascabencana berbasis masyarakat. (Foto: Ist)
Surat Warga

Warga Bergerak Di Tengah Ketidakpastian Negara, Pemulihan Pascabencana Dimulai dari Gampong di Pijay  

Senin, 5 Januari 2026
Jembatan darurat dibangun di Sungai Kala Ili, Kampung Owaq, Kecamatan Linge, Aceh Tengah, Ahad, 4 Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Jembatan Darurat Dibangun Buka Akses ke Jamat Aceh Tengah yang Terputus Pascabanjir

Senin, 5 Januari 2026
Pemerintah China mengecam keras tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: Ist)
Luar Negeri

China dan Korut Kecam Trump Tangkap Presiden Venezuela: Langgar Hukum Internasional

Senin, 5 Januari 2026
Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta membangun 100 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. (Foto: Ist)
Pendidikan

UGM Bangun 100 Huntara di Aceh Utara, Warga Dilibatkan Langsung

Senin, 5 Januari 2026
Ditpolairud Polda Aceh yang tergabung dalam Satgas Aman Nusa II Polda Aceh membersihkan fasilitas pendidikan di Aceh Tamiang.
Umum

Ditpolairud Polda Aceh Bersihkan Fasilitas Pendidikan Pascabanjir di Aceh Tamiang

Minggu, 4 Januari 2026
Wali Kota New York Zohran Mamdani, mengutuk keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump 'menginvasi' Venezuela dan menangkap presiden negara itu, Nicolas Maduro. (Foto: Ist)
Luar Negeri

Wali Kota New York Mamdani Kutuk Keras Trump Tangkap Presiden Venezuela

Minggu, 4 Januari 2026
Pemerintah diminta membentuk badan khusus untuk menangani dampak bencana banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Nasional

DPR Dorong Pembentukan Badan Khusus Tangani Dampak Banjir Aceh–Sumatera

Senin, 5 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?