INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Luar Negeri

Pernyataan PM Sanae Takaichi Soal Taiwan Picu Gejolak Baru: Jepang Dinilai Ulangi Retorika Militerisme Lama

Last updated: Senin, 17 November 2025 06:47 WIB
By Fathinah Shabirah - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi
SHARE

Infoaceh.net — Pernyataan terbaru Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi memicu ketegangan baru di kawasan. Di hadapan parlemen, Takaichi secara terbuka mengaitkan penanganan Taiwan oleh Tiongkok dengan apa yang ia sebut sebagai “krisis eksistensi Jepang.” Komentar itu dinilai melanggar prinsip dasar hubungan internasional sekaligus mencederai semangat empat dokumen politik yang menjadi fondasi hubungan Jepang–Tiongkok.

Pernyataan tersebut dipandang sebagai upaya mendistorsi fakta dan mengubah isu domestik Tiongkok menjadi ancaman langsung bagi keamanan Jepang. Di Beijing, komentar Takaichi dianggap sebagai langkah provokatif yang berbahaya dan berpotensi mengganggu stabilitas regional. Banyak analis menilai, motif politik di balik pernyataan itu perlu dicermati oleh negara-negara Asia Timur maupun komunitas internasional.

Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. (Foto: Ist)
MPU Aceh Tidak Dilibatkan dalam Tim Kerja Rencana Rehabilitasi Rekonstruksi Pascabencana

Dalam beberapa hari terakhir, muncul narasi yang berusaha mengalihkan fokus dari substansi masalah. Alih-alih mengkritisi pernyataan Takaichi yang dinilai ekstrem, sejumlah pihak justru menuding Tiongkok bereaksi berlebihan. Sikap tersebut diperkuat dengan pemberitaan beberapa media Barat yang kembali mendorong “teori tanggung jawab Tiongkok,” seolah Beijing menjadi penyebab memburuknya hubungan Jepang–Tiongkok.

- ADVERTISEMENT -

Bahkan Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi ikut menekan Beijing dengan menyatakan bahwa Tiongkok harus “mengutamakan hubungan bilateral.” Sikap ini dianggap para pengamat sebagai retorika terbalik yang mengaburkan kenyataan bahwa eskalasi dipicu oleh komentar keras dari Tokyo sendiri.

Kritik terhadap pemerintah Jepang mencuat karena pernyataan Takaichi menyentuh tiga isu fundamental: arah kebijakan pertahanan Jepang pasca-Perang Dunia II, masa depan kemitraan damai Jepang–Tiongkok, serta peran Jepang di Asia Timur—apakah sebagai penjaga stabilitas atau justru pemicu konflik. Ketiga isu tersebut kini menjadi sorotan dunia internasional dan menuntut penjelasan resmi dari Tokyo.

- ADVERTISEMENT -
Rekaman amatir menunjukkan kepulan asap setelah jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menggempur kawasan pelabuhan di Provinsi Hadhramaut, Yaman. Serangan ini memicu krisis diplomatik hebat yang berujung pada penarikan pasukan Uni Emirat Arab (UEA) dari wilayah konflik. (Foto: Reuters/Istimewa)
Drama di Al Mukalla: Arab Saudi Gempur Pelabuhan, UEA Pilih Mundur dari Perang Yaman

Secara historis, narasi “krisis keberlangsungan negara” telah berulang kali digunakan Jepang sebagai justifikasi ekspansi militer, termasuk dalam Insiden 18 September dan serangan terhadap Pearl Harbor. Retorika bahwa Jepang “tidak dapat bertahan hidup tanpa ekspansi keluar negeri” menjadi slogan yang sistematis digunakan untuk menyamarkan ambisi imperialisme.

Pernyataan Takaichi yang kembali mengaitkan isu Taiwan—yang menurut Tiongkok merupakan urusan internalnya—dengan keselamatan Jepang dinilai sebagai pengulangan retorika lama yang berbahaya. Pengamat meyakini, narasi tersebut bisa membuka ruang untuk mengubah arah kebijakan pertahanan dan melemahkan batasan konstitusi damai Jepang.

Bagi banyak negara Asia, kemunculan retorika yang menyerupai militerisme lama menjadi alarm tersendiri. Jika Jepang kembali memakai narasi “krisis eksistensi” sebagai alasan penguatan militer, mereka diprediksi akan menghadapi penolakan luas dan berisiko terisolasi secara diplomatik.

Ramond Dony Adam, influencer yang juga politisi PDI Perjuangan (PDIP) asal Aceh, resmi melaporkan aksi teror mengerikan yang menimpa dirinya ke Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).
Kritik di Medsos Berujung Teror, Mantan Caleg DPR RI PDIP Asal Aceh Lapor Polisi
TAGGED:hubungan Jepang–Tiongkok memanaskebijakan Jepang soal Taiwanketegangan Jepang TiongkokPernyataan Sanae Takaichi Taiwanretorika militerisme Jepangwww.infoaceh.net
Previous Article Warga Jalan Kramat Oyar RT 06/04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, dikejutkan oleh penemuan seorang bayi perempuan di area pembuangan sampah pada Minggu (16/11) pagi. Bayi Perempuan Ditemukan Hidup dalam Goodie Bag di Dekat Jurang Kali Sunter
Next Article Plt Kadisdik Aceh Murthalamuddin melaporkan perkembangan program strategis sektor pendidikan ke Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem). (Foto: Ist) Plt Kadisdik Aceh Lapor ke Mualem: Hak Guru dan Beasiswa Yatim Cair, SK Kepsek dalam Proses

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Solidaritas Nasi Bungkus dari Pidie Mengalir ke Pijay, Digerakkan Kaum Ibu
Kamis, 1 Januari 2026
Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. (Foto: Ist)
Aceh
MPU Aceh Tidak Dilibatkan dalam Tim Kerja Rencana Rehabilitasi Rekonstruksi Pascabencana
Rabu, 31 Desember 2025
Umum
2.051 Personel Polri Jajaran Polda Aceh Naik Pangkat
Kamis, 1 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem. (Foto: Ist)
Aceh

Mualem Pikirkan Daging Meugang untuk Warga Aceh Pascabencana 

Rabu, 31 Desember 2025
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo kembali mengunjungi Kabupaten Aceh Tamiang pada Rabu (31/12) untuk memastikan proses penanggulangan dan pemulihan atau recovery pascabencana banjir. (Foto: Ist)
Nasional

Kembali Kunjungi Aceh Tamiang, Kapolri Pastikan Pemulihan Pascabencana Berjalan Optimal

Rabu, 31 Desember 2025
PT Hutama Karya merampungkan pemasangan Jembatan Bailey Mengkudu sepanjang 36 meter dan Jembatan Bailey Penanggalan sepanjang 48 meter pada Jalan Lintas Tengah ruas Kutacane–Blangkejeren di Aceh Tenggara. (Foto: Ist)
Umum

Hutama Karya Rampungkan Pemasangan Dua Jembatan Bailey di Aceh Tenggara 

Rabu, 31 Desember 2025
Kantor Kejaksaan Tinggi Aceh. (Foto: Ist)
Hukum

Jaga Marwah Institusi, Kejati Aceh Tindak Tegas Oknum Pegawai Kejari Aceh Utara Diduga Kumpul Kebo di Tengah Bencana  

Rabu, 31 Desember 2025
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI di Banda Aceh, Selasa (30/12). (Foto: Ist)
Nasional

Menkeu Purbaya Mau Tambah Rp1,6 Triliun Dana Transfer untuk Aceh

Rabu, 31 Desember 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem Wakil Ketua DPR RI dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana DPR RI bersama kementerian/lembaga dan kepala daerah,  di Banda Aceh, Selasa (30/12). (Foto: Ist)
Umum

Banyak Ternak Mati Akibat Banjir, Mualem Usul Impor Daging untuk Warga Aceh Jelang Ramadan

Rabu, 31 Desember 2025
PT Pembangunan Aceh (PEMA) melanjutkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.
Ekonomi

PT PEMA Lanjutkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih

Rabu, 31 Desember 2025
Pengoperasian fungsional Jalan Tol Padang Tiji–Seulimeum kembali diperpanjang hingga 8 Januari 2026 dan diberlakukan selama 24 jam penuh. (Foto: Ist)
Umum

Pengoperasian Tol Padang Tiji–Seulimeum Diperpanjang hingga 8 Januari Selama 24 Jam

Rabu, 31 Desember 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?