INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Nasional

Danantara Bangun 12 Ribu Unit Huntara di Aceh, Target Rampung 3 Bulan

Alfian
Last updated: Sabtu, 3 Januari 2026 14:55 WIB
By Alfian
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) turut ambil bagian dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera. (Foto: Ist)
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) turut ambil bagian dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera. (Foto: Ist)
SHARE

Aceh Tamiang, Infoaceh.net — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) turut ambil bagian dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana banjir di sejumlah wilayah Sumatera.

Total sebanyak 15.000 unit huntara ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan, dengan porsi terbanyak berada di Provinsi Aceh.

Komisi III DPR Minta Bareskrim Ungkap Korporasi Pemilik Kayu Gelondongan di Lokasi Banjir

Hal tersebut disampaikan CEO BPI Danantara, Rosan Roeslani, dalam Rapat Koordinasi penanganan bencana yang digelar di Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

- ADVERTISEMENT -

“Rencananya dalam waktu tiga bulan ke depan, insya Allah kita bisa menyelesaikan 15 ribu rumah,” kata Rosan Roeslani, seperti dikutip dari detikNews, Jum’at (2/1/2026).

Rosan menjelaskan, pembangunan huntara akan dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari total 15.000 unit tersebut, sebanyak 12.000 unit akan dibangun di Aceh, sementara sisanya 2.000 unit di Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, serta 500 unit di Sumatera Barat.

- ADVERTISEMENT -
Direktorat Tipidter Bareskrim Polri turun ke Aceh Tamiang untuk menyelidiki dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang diduga menjadi pemicu banjir bandang disertai kayu gelondongan di wilayah itu. (Foto: Dok. Bareskrim Polri)
Bareskrim Polri Turun ke Aceh Tamiang, Usut Kayu Gelondongan dan Penyebab Banjir Bandang  

“Terbagi di tiga provinsi: Aceh kurang lebih 12 ribu unit, kemudian di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah kurang lebih 2.000 unit, dan Sumatera Barat 500 unit,” ujarnya.

Menurut Rosan, huntara akan dibangun di atas lahan milik PTPN yang telah melalui proses land clearing.

Setiap unit dirancang dengan ukuran sekitar 4,5 x 4,5 meter atau setara 22 meter persegi, sehingga cukup layak untuk ditempati sementara oleh satu keluarga korban bencana.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyerahkan bantuan untuk korban banjir Aceh yang diterima Sekda Aceh M. Nasir Syamaun di Kantor Gubernur Aceh, Senin (5/1/2026). (Foto: Ist)
Pemko Makassar Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Rp500 Juta  

Untuk mendukung percepatan pembangunan, Danantara mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 triliun yang bersumber dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) seluruh BUMN.

- ADVERTISEMENT -

“Kami pada saat ini sudah menargetkan pengeluaran dari CSR seluruh BUMN kurang lebih kita anggarkan Rp1 triliun,” kata Rosan, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2026).

Rosan menambahkan, setiap unit huntara akan dilengkapi dengan fasilitas dasar dan perabotan, seperti kasur, lemari, kipas angin, kamar mandi, air bersih, listrik, serta akses Wi-Fi gratis guna mendukung kebutuhan dasar penghuninya.

Khusus di Kabupaten Aceh Tamiang, sebanyak 600 unit huntara ditargetkan selesai dan diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari 2026.

Dalam proses pembangunannya, proyek huntara ini dikerjakan selama 24 jam non-stop dengan melibatkan 1.635 tenaga kerja dari berbagai BUMN Karya sebagai bentuk kolaborasi nasional dalam penanganan bencana.

“Dalam proses pembangunan ini kita mempekerjakan 24 jam 1.635 orang yang terdiri dari pekerja BUMN Karya, seperti Hutama Karya, Waskita Karya, Wijaya Karya, PP, Nindya Karya, dan Adhi Karya,” ujar Rosan.

Pembangunan huntara tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat terdampak banjir dan longsor, sekaligus menjadi wujud kehadiran negara dalam masa darurat bencana.

Previous Article Lebih satu bulan pascabanjir bandang dan longsor melanda Aceh, warga korban bencana masih belum mampu membersihkan rumah mereka yang terkubur lumpur setinggi dua hingga empat meter. (Foto: Ist) Tak Mampu Bersihkan Rumah Terkubur Lumpur, Korban Banjir Aceh Minta Bantuan Pemerintah
Next Article KUHAP baru dinilai bentuk kesewenang-wenangan berbaju hukum. (Foto: Ist) Mantan Jaksa Agung Nilai KUHP-KUHAP Baru Bentuk Kesewenang-wenangan Berbaju Hukum  
Tidak ada komentar

Beri KomentarBatalkan balasan

Populer

Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Umum
AKBP Chairul Ikhsan Gantikan Sujoko sebagai Kapolres Aceh Besar
Sabtu, 20 Desember 2025
Viral Link Video Andini Permata dan Bocil Bikin Heboh Warganet
Umum
Misteri Video Andini Permata dan ‘Bocil’: Viral Tanpa Identitas, Netizen Dibohongi?
Minggu, 6 Juli 2025
Nasional
Komisi III DPR Minta Bareskrim Ungkap Korporasi Pemilik Kayu Gelondongan di Lokasi Banjir
Selasa, 6 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Nasional

Mendagri Pimpin Apel Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana di Aceh Tamiang

Senin, 5 Januari 2026
Pembentukan Satgas Pemulihan Bencana Aceh-Sumatera oleh DPR RI menuai kritik keras dari LBH-YLBHI. (Foto: Ist)
Nasional

Satgas Pemulihan Bencana Bentukan DPR RI Dinilai Inkonstitusional dan Berbahaya

Senin, 5 Januari 2026
40 hari pascabencana banjir Aceh-Sumatera, Pemerintahan Prabowo Subianto dinilai tidak hanya gagal memenuhi hak-hak korban, tetapi juga membangun iklim ketakutan yang membungkam kebebasan pers dan kebebasan berekspresi. (Foto: Ist)
Nasional

Catatan Kritis 40 Hari Bencana Ekologis Sumatera: Kebebasan Pers Dibungkam, Pendekatan Militeristik Dominan

Senin, 5 Januari 2026
LBH-YLBHI melontarkan kritik keras terhadap Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto atas penanganan bencana ekologis yang melanda Aceh-Sumatera selama lebih dari 40 hari terakhir. (Foto: Ist)
Nasional

40 Hari Berlalu, Pemerintahan Prabowo Dinilai Gagal Tangani Bencana Ekologis Aceh-Sumatera

Senin, 5 Januari 2026
Pemerintah diminta membentuk badan khusus untuk menangani dampak bencana banjir yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.
Nasional

DPR Dorong Pembentukan Badan Khusus Tangani Dampak Banjir Aceh–Sumatera

Senin, 5 Januari 2026
Sebanyak 1.132 personel Praja IPDN diberangkatkan untuk membantu percepatan pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Aceh Tamiang. Pelepasan oleh Mendagri Tito Karnavian di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (3/1). (Foto: Ist)
Nasional

1.132 Praja IPDN Dikerahkan ke Aceh Tamiang Bantu Pemulihan Pemerintahan

Senin, 5 Januari 2026
Sebanyak 540 orang sudah ditemukan meninggal dunia korban banjir bandang dan longsor di Aceh dan 145.188 rumah warga rusak. (Foto: Ist)
Nasional

Sudah 540 Orang Korban Meninggal Banjir di Aceh, 145.188 Rumah Rusak

Sabtu, 3 Januari 2026
Wagub Aceh Fadhlullah bersama Ketua TP PKK Aceh, Marlina Usman menerima bantuan Rp1,5 miliar dari Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, di Bandara Internasional SIM, Aceh Besar, Jum'at (2/1/2026). (Foto: Ist)
Nasional

Kaltim Serahkan Bantuan Rp1,5 Miliar untuk Korban Banjir Aceh

Jumat, 2 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?