BANDA ACEH, Infoaceh.net — Kemenangan tipis 1-0 atas Persikad Depok tak membuat Persiraja Banda Aceh berpuas diri.
Pelatih kepala Persiraja, Akhyar Ilyas, justru menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh, khususnya terkait chemistry antarpemain yang dinilai belum sepenuhnya padu usai laga pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion H Dimurthala Lampineung, Ahad malam (11/1).
Akhyar mengakui tiga poin yang diraih sangat berarti bagi Persiraja untuk menjaga peluang menembus papan atas.
Namun, ia menilai permainan tim masih jauh dari kata ideal karena hampir 50 persen skuad diisi pemain baru yang masih dalam proses adaptasi.
“Kita bersyukur, alhamdulillah tiga poin penting bisa kita dapat. Tapi kita tahu malam ini hampir 50 persen pemain kita pemain baru, jadi kita butuh proses dan adaptasi,” ujar Akhyar.
Menurutnya, belum terbangunnya chemistry secara utuh terlihat dari beberapa momen di lapangan, seperti kesalahan membaca pergerakan rekan setim hingga umpan yang kurang presisi.
Akhyar menilai hal tersebut wajar, namun tetap menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi.
“Chemistry kadang-kadang masih terlihat kurang, ada salah lari dan salah passing. Itu masih normal, tapi tentu harus terus kita perbaiki,” tegasnya.
Dalam pertandingan tersebut, Persiraja tampil dominan sejak menit awal dan terus menekan pertahanan Persikad.
Sejumlah peluang tercipta di babak pertama, namun rapatnya lini belakang tim tamu membuat skor kacamata bertahan hingga jeda.
Gol kemenangan akhirnya lahir pada menit ke-70 melalui sundulan pemain asing Flynn Connor yang memanfaatkan umpan silang Yasvani.
Gol tersebut menjadi penentu tiga poin bagi Laskar Rencong.
Meski unggul, Akhyar menilai efektivitas penyelesaian akhir dan alur serangan masih perlu ditingkatkan.
Ia menegaskan evaluasi akan langsung dilakukan jelang laga berikutnya menghadapi PSMS Medan.
“Kita akan terus perbaiki. Mudah-mudahan di pertandingan selanjutnya lawan PSMS nanti, permainan kita bisa lebih baik,” katanya.
Bagi Akhyar, kemenangan atas Persikad bukan akhir dari pekerjaan, melainkan awal dari proses membangun tim yang lebih solid dan konsisten di tengah ketatnya persaingan Pegadaian Championship musim ini.



