Umum

8.094 Honorer di Aceh Utara Resmi Dilantik Jadi PPPK Paruh Waktu  

LHOKSUKON, Infoaceh.net — Pemerintah Kabupaten Aceh Utara secara resmi melantik 8.094 tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dalam sebuah prosesi khidmat yang berlangsung di Lapangan Upacara Landeng, Kabupaten Aceh Utara, Kamis pagi (5/2/2026).

Sejak pagi hari, ribuan peserta pelantikan telah memadati lokasi upacara. Mereka berbaris rapi sebelum matahari terbit, menandai salah satu pelantikan aparatur terbesar yang pernah digelar pemerintah daerah tersebut.
Pelantikan massal ini menjadi langkah strategis Pemkab Aceh Utara dalam menata tenaga honorer sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis pada berbagai satuan kerja perangkat kabupaten.
Para PPPK paruh waktu yang dilantik merupakan tenaga honorer yang selama ini telah mengabdi bertahun-tahun di instansi pemerintahan daerah tanpa kepastian status kerja.
Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil, yang akrab disapa Ayahwa, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para tenaga honorer atas dedikasi dan loyalitas mereka.
Ia menegaskan pengangkatan PPPK paruh waktu merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah sejak awal masa pemerintahannya.
“Penataan tenaga honorer menjadi komitmen sejak awal pemerintahan. Pelantikan ini adalah langkah awal yang harus dibarengi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ini bukan sekadar pengangkatan, tetapi juga amanah besar dalam melayani masyarakat,” ujar Ismail.
Ia menekankan pelantikan tersebut bukan hanya pemenuhan administrasi kepegawaian, tetapi juga bagian dari agenda reformasi birokrasi daerah untuk mendorong kebangkitan Aceh Utara.
Para PPPK paruh waktu diminta meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta menjunjung tinggi integritas dan etika aparatur negara.
“Saya berharap seluruh PPPK paruh waktu yang dilantik hari ini dapat bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.
Pemkab Aceh Utara juga menegaskan komitmennya terus memperjuangkan peningkatan kesejahteraan aparatur secara bertahap, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan kebijakan pemerintah pusat.
Bagi ribuan PPPK yang dilantik, momen tersebut menjadi akhir dari penantian panjang.
Suasana haru dan antusias terlihat usai prosesi pelantikan. Sejumlah PPPK mengaku bersyukur akhirnya memperoleh kepastian status setelah bertahun-tahun mengabdi.
“Bertahun-tahun kami menunggu kepastian. Alhamdulillah hari ini akhirnya dilantik. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ayahwa yang telah menepati janji,” ujar beberapa PPPK Paruh Waktu usai pelantikan.
Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan birokrasi dan peningkatan mutu pelayanan publik di Aceh Utara, seiring bertambahnya aparatur yang memiliki kepastian status kerja dan tanggung jawab profesional.

Beri Komentar

Artikel Terkait