ACEH TAMIANG, Infoaceh.net – Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah memberikan penghargaan kepada Komandan Batalyon (Danyon) Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), sejumlah personel Polda Aceh, serta tujuh Taruna Akpol 2023 yang dinilai berjasa dalam aksi kemanusiaan dan penguatan ketahanan pangan di wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang.
Salah satu penerima penghargaan adalah Brigadir Kepala Taruna Tribrata Putra Sambo, taruna Akpol angkatan 2023 yang turut terlibat dalam penyelamatan seorang remaja yang hanyut di Sungai Kuala Simpang.
Tribrata Putra Sambo, adalah anak dari mantan jenderal Polri Ferdy Sambo.
Pemberian penghargaan berlangsung pada Jum’at (6/2/2026) pukul 10.00 WIB di Kantor Polres Aceh Tamiang.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan pimpinan Polri atas dedikasi, kepedulian, dan respons cepat jajaran Polri dalam membantu masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana.
Dalam sambutannya, Kapolda Aceh menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan serta penguatan ketahanan pangan.
“Polri harus selalu hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Kepedulian sosial adalah bagian dari pengabdian kita,” ujar Kapolda.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago mengatakan, penghargaan tersebut mencerminkan komitmen Polri untuk terus mendorong personel agar responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan institusi terhadap dedikasi personel dan Taruna Akpol yang telah menunjukkan kepedulian nyata di lapangan. Polri terus mendorong seluruh jajaran untuk hadir membantu masyarakat, terutama dalam situasi bencana dan aksi kemanusiaan,” kata Erdi.
Ia menambahkan, keterlibatan Taruna Akpol dalam kegiatan kemanusiaan menjadi bagian penting dari pembentukan karakter calon perwira Polri agar memiliki empati dan kepekaan sosial.
Penghargaan tersebut berkaitan dengan aksi heroik tujuh Taruna Akpol 2023, termasuk Tribrata Putra Sambo, yang menyelamatkan seorang remaja berusia 15 tahun yang hanyut di Sungai Kuala Simpang, Jum’at (30/1/2026).
Saat itu para taruna sedang melaksanakan bakti sosial di Masjid Al-Ikhsan Kuala Simpang ketika mendengar teriakan warga. Mereka segera bergerak menuju lokasi dan berhasil mengevakuasi korban bernama Haikal (15) ke daratan.
Korban sempat berada dalam kondisi kritis, namun berhasil diselamatkan setelah para taruna memberikan pertolongan pertama. Mereka juga mengganti pakaian korban yang basah dan berlumpur untuk mencegah hipotermia sebelum korban dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
Aksi cepat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat karena dinilai menunjukkan keberanian sekaligus kepedulian sosial para calon perwira Polri.
Tribrata Putra Sambo merupakan taruna Akpol angkatan 2023 dan saat ini bertugas di Aceh dalam rangka kegiatan kemanusiaan pascabencana. Ia adalah anak ketiga dari empat bersaudara pasangan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Nama Ferdy Sambo sebelumnya dikenal sebagai mantan perwira tinggi Polri yang pernah menjabat sebagai Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam).
Kariernya berakhir setelah terjerat kasus pembunuhan berencana yang membuatnya dipecat dari institusi Polri dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.
Di tengah sorotan terhadap latar belakang keluarganya, Tribrata Putra Sambo kini menempuh pendidikan kepolisian dan menunjukkan kiprah melalui berbagai kegiatan kemanusiaan.
Aksi penyelamatan di Aceh Tamiang menjadi salah satu momen yang menonjol dalam masa pendidikannya sebagai calon perwira Polri.
Kegiatan pemberian penghargaan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Polda Aceh, Polres Aceh Tamiang, dan Taruna Akpol dalam mendukung program kemanusiaan dan ketahanan pangan, serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat.