Pendidikan

USK Kukuhkan Lima Profesor Baru dari Fakultas Pertanian

Banda Aceh, Infoaceh.net — Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh melalui Sidang Terbuka Senat Akademik Universitas (SAU) kembali mengukuhkan lima profesor baru dari berbagai bidang keilmuan.

Prosesi pengukuhan yang dipimpin Ketua SAU USK Prof. Dr. Abubakar, M.S tersebut berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Darussalam, Selasa (10/2/2026).
Lima profesor yang dikukuhkan adalah:
1. Prof Dr Ing Agus Arip Munawar STP MSc
2. Prof Dr Murna Muzaifa STP MP
3. Prof Dr Ir Irfan MSc
4. Prof Dr Siti Hafsah SP MSi
5. Prof Dr Ir Yurliasni MSc
Pengukuhan ini terasa istimewa karena seluruh profesor baru tersebut berasal dari Fakultas Pertanian USK.
Rektor USK Prof Dr Ir Marwan menyampaikan selamat kepada para profesor yang baru dikukuhkan. Ia menyebut, pengukuhan kali ini menjadi momen khusus karena merupakan pengukuhan terakhir dirinya sebagai Rektor USK.
Menurut Marwan, sejak ia memulai masa kepemimpinan pada 2022, jumlah profesor di USK tercatat sebanyak 105 orang. Kini, jumlah tersebut meningkat menjadi 249 profesor.
“Jadi jumlah profesor USK tumbuh sebanyak 137 persen selama empat tahun, sehingga USK memiliki 12 persen profesor dari jumlah dosen tetap. Alhamdulillah, capaian ini melebihi milestone yang kita harapkan yaitu 10 persen,” ujarnya.
Rektor berharap pimpinan USK selanjutnya dapat terus membawa masa depan riset dan inovasi kampus ke arah yang lebih baik serta memberikan dampak yang semakin nyata bagi masyarakat.
Dalam sidang pengukuhan tersebut, kelima profesor menyampaikan orasi ilmiah sesuai dengan bidang kajian masing-masing.
Marwan menilai kepakaran para profesor baru sangat berkaitan dengan penguatan ekosistem riset dan inovasi di USK.
“Pada forum yang mulia ini, kita semua menaruh harapan besar serta meyakini bahwa kepakaran seluruh profesor baru USK ini akan mampu berkontribusi secara maksimal untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa kita,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas akademik di lingkungan kampus. Para profesor diharapkan menjadi garda terdepan dalam menegakkan etika akademik dan menjadi teladan bagi sivitas akademika.
“Mari kita jaga integritas akademik dari tindakan tidak etis seperti plagiasi, fabrikasi, falsifikasi, joki publikasi dan bentuk kecurangan lainnya,” pungkas Rektor Marwan.

Beri Komentar

Artikel Terkait