Aceh

Meugang Bukan Ajang Komersialisasi, Tapi Momentum Kepedulian Sosial

Banda Aceh, Infoaceh.net — Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Aceh mengingatkan agar tradisi meugang tidak kehilangan makna sosialnya di tengah dinamika ekonomi menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
PW KAMMI Aceh melalui Ketua Kebijakan Publik PW KAMMI Aceh, Khairul Rahmad, menyatakan, meugang merupakan warisan budaya Aceh yang sarat nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kepedulian terhadap sesama, bukan sekadar tradisi konsumsi daging.
“Meugang bukan hanya tentang menghadirkan hidangan daging di meja makan, tetapi tentang menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga dan masyarakat. Tradisi ini sejak dulu menjadi ruang berbagi, mempererat hubungan sosial, serta memastikan semua lapisan masyarakat dapat merasakan suasana menyambut bulan suci,” ujar Khairul Rahmad, Selasa (17/2).
Menurutnya, semangat meugang justru bertentangan dengan praktik komersialisasi berlebihan yang dapat membebani masyarakat, terutama kelompok ekonomi lemah.
Karena itu, seluruh elemen, mulai dari pedagang, distributor, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan menjaga tradisi ini agar tetap berada dalam koridor nilai sosial dan keadilan.
“Kenaikan harga yang tidak wajar serta praktik mengambil keuntungan berlebihan berpotensi menggeser makna meugang dari tradisi kebersamaan menjadi beban sosial. Ini tentu bertolak belakang dengan semangat solidaritas yang menjadi ruh budaya Aceh,” tambahnya.
PW KAMMI Aceh mendorong agar momentum meugang dijadikan ruang memperkuat kepedulian sosial melalui berbagi dengan tetangga, kerabat, dan masyarakat kurang mampu.
Nilai gotong royong dan empati sosial harus lebih menonjol daripada semangat konsumtif.
“Meugang adalah identitas sosial Aceh. Yang kita jaga bukan hanya tradisinya, tetapi maknanya sebagai jembatan silaturahmi dan kepedulian antarsesama,” tegasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menekankan meugang bukan tentang siapa paling banyak daging di meja, tapi siapa paling luas berbagi kebahagiaan.
image_print

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, Indonesia
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data...

Beri Komentar

Artikel Terkait