Luar Negeri

Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Dikabarkan Gugur Digempur 30 Bom AS-Israel

TEHERAN, Infoaceh.net — Kompleks kediaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan digempur hingga 30 bom dalam satu rangkaian serangan terkoordinasi.

Serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) disebut-sebut menjadi salah satu operasi paling dahsyat dalam sejarah konflik modern Timur Tengah.

ADVERTISEMENT
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Laporan tersebut pertama kali disiarkan oleh media Israel, Channel 12, dan kemudian dikutip oleh The Times of Israel. Disebutkan bahwa Israel menjatuhkan sekitar 30 bom ke kompleks kediaman Khamenei setelah berkoordinasi dengan Amerika Serikat.

Serangan itu diklaim menargetkan pusat komando dan fasilitas bawah tanah yang diduga menjadi lokasi pengambilan keputusan strategis Iran.

ADVERTISEMENT
Ucapan Marhaban Ya Ramadhan Pimpinan DPRK Sabang

Menurut laporan tersebut, Khamenei disebut berada di ruang bawah tanah kompleks saat serangan terjadi.

Namun ia dikabarkan tidak berada di bunker terdalam yang selama ini diyakini memiliki perlindungan maksimum terhadap serangan udara berteknologi tinggi milik Amerika Serikat.

Tidak ada rincian spesifik mengenai titik keberadaan persis Khamenei ketika bom dijatuhkan.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait kondisi atau keberadaan pemimpin tertinggi tersebut.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan bahwa Khamenei telah tewas dalam operasi tersebut.

“Ali Khamenei sudah tewas. Ini adalah peluang tunggal terbesar bagi rakyat Iran untuk merebut kembali negara mereka,” kata Trump, seperti dikutip Reuters.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga lebih dahulu mengklaim bahwa Ali Khamenei ikut tewas dalam serangan tersebut.

Dalam wawancara dengan sejumlah media Amerika, Trump menyatakan operasi militer akan terus berlanjut. Ia menegaskan bahwa pemboman intensif dan presisi tinggi akan dilakukan selama diperlukan.

Washington dan Tel Aviv disebut menargetkan sedikitnya 30 pemimpin politik dan militer Iran dalam gelombang serangan tersebut.

Channel 12 juga melaporkan bahwa sejumlah anggota keluarga Khamenei ikut menjadi korban. Media pemerintah Israel, Kan, menyebut dugaan putra Khamenei, Mojtaba Khamenei, termasuk di antara yang tewas. Namun laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Selain itu, serangan besar-besaran tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 201 orang dan melukai lebih dari 700 lainnya.

Di antara korban tewas disebut termasuk Menteri Pertahanan Iran, Amir Hatami, serta Komandan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), Mohammed Pakpour.

Citra satelit yang beredar di media Israel menunjukkan kerusakan parah di sekitar kompleks kediaman Khamenei, dengan beberapa bangunan tampak hancur akibat gempuran udara.

Meski berbagai klaim telah disampaikan oleh pejabat Amerika dan Israel, hingga kini pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi kematian Khamenei maupun sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Sejumlah anggota parlemen Iran dilaporkan membantah klaim tersebut dan menyebut bahwa pihak musuh sedang menjalankan perang psikologis untuk mengguncang stabilitas nasional.

Ketiadaan konfirmasi resmi dari Teheran membuat situasi semakin tegang dan penuh spekulasi. Jika klaim tersebut terbukti benar, kematian Khamenei akan menjadi peristiwa paling monumental dalam sejarah Republik Islam Iran sejak Revolusi 1979, sekaligus berpotensi memicu krisis suksesi dan eskalasi konflik regional berskala luas.

Dunia kini menanti klarifikasi resmi dari Teheran, di tengah ancaman perang terbuka yang dapat mengubah peta geopolitik Timur Tengah secara drastis.

image_print
author avatar
Redaksi
Redaksi INFOACEH.net
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Orinews Logo

Beri Komentar

Artikel Terkait