BANDA ACEH, Infoaceh.net – Tim Seleksi Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh (BMA) Tahun 2026–2031 resmi mengumumkan hasil akhir seleksi.
Sebanyak 20 nama dinyatakan lulus setelah mengikuti tahapan wawancara yang berlangsung pada 23 hingga 28 Februari 2026 di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh.
Pengumuman tersebut tertuang dalam surat Nomor: 451.1/007/Timsel-TP/III/2026 yang diterbitkan di Banda Aceh, 3 Maret 2026 dan ditandatangani Ketua Tim Seleksi, Tgk H Muhammad Yunus M Yusuf SH. Keputusan tim seleksi bersifat final dan mengikat.
Dalam pengumuman itu disebutkan, hasil kelulusan merupakan keputusan akhir tim seleksi berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap kompetensi, integritas, serta rekam jejak para peserta.
Adapun nama-nama yang dinyatakan lulus sebagai Calon Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh Tahun 2026–2031 adalah sebagai berikut:
1. Abdul Mukhlis Munir Ab (Banda Aceh, 03 Maret 1991)
2. Afdhalul Rizqi Muhammad (Banda Aceh, 20 Mei 2002)
3. Agam Fitriady (Banda Aceh, 13 Juli 1983)
4. Ahmad Fitri Annahar (Meulaboh, 09 Februari 1975)
5. Awaluddin (Tanjong Balai, 25 Mei 1989)
6. Bahagia SE (Desa Mee Pangwa, 10 Desember 1996)
7. Fitri Auliani (Sawang Mane, 27 November 1999)
8. Ibnu Hajar MPd (Ule Keutapang, 12 Juni 1987)
9. Ibnu Sa’Dan (Jaman Barat, 12 September 1990)
10. Jusma Eri SH MH (Lhok Geulumpang, 09 Mei 1983)
11. Marsyuddin (Desa Nga, 14 Mei 1986)
12. Muhammad Nasir SKom (Desa Jok, 06 Oktober 1989)
13. Nanda Rizkia (Banda Aceh, 18 Juni 2002)
14. Nazaruddin (Meunasah Dayah, 14 Juni 1986)
15. Putra Misbah Ak (Lampoh Dada, 08 September 1985)
16. Ridhwan (Alue Serdang, 12 Juni 1986)
17. Safrizal SH MKn (Keude Jurong, 23 Agustus 1996)
18. Salman (Krueng Seukeuk, 11 Mei 1983)
19. T. Hasballah (Gunong Pulo, 01 Januari 2000)
20. Ummira Shaleha (Suak Bakung, 13 Juli 2000)
Tim Seleksi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dengan tertib dan profesional.
Para peserta yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti tahapan administrasi dan penetapan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dengan terpilihnya 20 tenaga profesional ini, diharapkan Baitul Mal Aceh semakin optimal dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan harta keagamaan lainnya secara transparan, akuntabel, serta berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat Aceh.



















