INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Ekonomi

Abusyik Demontrasikan Pupuk Alami di Kabupaten Bireuen

Last updated: Senin, 15 Februari 2021 19:23 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
SHARE

Bireuen — Bupati Pidie Roni Ahmad atau akrab disapa Abusyik memaparkan konsep pertanian sehat, sekaligus mendemonstrasikan pupuk alami pada tanaman kakao di lahan perkebunan rakyat di Dusun Kumbang Hitam, Gampong Balee Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Senin (15/02/2021).

Abusyik yang mengenakan kemeja bercorak abu-abu lengkap dengan Kupiah Mirah tiba di Bireuen pukul 09.45 WIB, dan disambut langsung oleh Bupati Bireuen Muzakkar A Gani.

Dunia Usaha Diajak Dukung Pemulihan Ekonomi Aceh Pascabencana

“Saya berada disini karena undangan dari Pak Bupati Bireuen. Kapanpun saya akan hadir kesini, karena Pak Muzakkar adalah senior sekaligus pembimbing saya,” ungkap Abusyik mengawali sambutannya, sesaat setelah tiba di lokasi acara.

- ADVERTISEMENT -

Lalu keduanya, Abusyik dan Bupati Muzakkar A Gani terlibat obrolan santai di tengah jamuan jagung organik, kacang rebus, dan aneka olahan hasil pertanian masyarakat setempat.

Abusyik menepati janjinya untuk hadir memenuhi undangan istimewa dari Bupati Bireuen Dr. H Muzakkar A Gani, yang pada Selasa (09/02/2021) lalu, berkunjung ke pabrik pupuk Abusyik di kawasan Kambuek Paya Pie, Padang Tiji, Pidie.

- ADVERTISEMENT -
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Menurut Ajudan Bupati Pidie, Ridha Yuadi M.Si kegiatan penyemprotan ini merupakan bentuk kerja sama Pemerintah Kabupaten Pidie dengan Pemkab Bireuen dalam rangka sosialisasi pengembangan pertanian alami sekaligus memperkuat produksi sektor pertanian dan perkebunan di tengah wabah Covid-19.

Terik matahari dan cuaca panas tidak menyurutkan semangat ‘gerilya’ Abusyik bersama petani dan penyuluh pertanian setempat, untuk menggendong tangki semprot, lalu berjalan pelan menyusuri luasnya areal tanaman kakao di pedalaman Kecamatan Juli, Bireuen.

Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai praktik penyemprotan langsung di lapangan.

PLN Aceh Peringati Bulan K3 Nasional 2026, Prioritaskan Keselamatan Kerja

“Obat alami ini namanya ‘Abusyik Pupuk’ dan sampai saat ini masih dibagi gratis tidak diperjual belikan, jadi kalau kalian butuh lagi, nanti cari aja Abusyik,” ucap Roni Ahmad menjawab pertanyaan penyuluh.

- ADVERTISEMENT -

Selain penyemprotan tanaman kakao, Abusyik juga turut membagikan pupuk gratis penyubur tanaman dan obat pembasmi hama untuk sang pemilik kebun yang kali ini menjadi pilot project pertanian alami di Kabupaten Bireuen.

Di sela sosialisasi lapangan, Abusyik yang turut didampingi Kadis Pertanian Pidie Ir Sofyan Ahmad, mengungkapkan, salah satu strategi menggenjot produktivitas tanaman pangan di tengah ancaman krisis pangan dunia adalah dengan memperkuat potensi pangan lokal dan beralih ke pertanian alami.

“Karena pertanian alami adalah solusi pertanian yang sehat dan berkelanjutan,” ungkap Abusyik.

Selain bernilai ekonomi tinggi dan kelestarian alam tetap terjaga, pertanian alami juga penting untuk perbaikan ekosistem di lahan pertanian yang kian rusak terpapar bahan kimiawi seperti pestisida.

Kandungan pupuk alami, kata Abusyik, dapat meningkatkan produktivitas tanaman dan memperbaiki kandungan hara tanah.

Bahkan, sambung Abusyik, pertanian alami dan ramah lingkungan sudah menjadi salah satu primadona saat ini dan diyakini akan terus berkembang.

Pasalnya, arus utama pembangunan pertanian saat ini dan masa mendatang adalah berkelanjutan (sustainable) yang berarti mampu bertumbuh terus, bersahabat dengan lingkungan, dan bertanggung jawab secara sosial.

“Kini, penduduk dunia sudah menyadari bahwa makanan yang terhidang di meja makan banyak yang mengandung racun, yang menjadi salah satu sumber penyakit,” beber Abusyik.

Maka dari itu, ia pun berharap semua komoditas pangan Aceh, baik padi, sayuran atau buah-buahan kelak tidak lagi mengandung bahan berbahaya.

Prinsipnya, timpal Abusyik, pertanian yang sehat dan ramah lingkungan adalah pertanian yang mempertahankan kesuburan dan produktivitas tanah, serta mengurangi degradasi tanah.

Lebih lanjut Abusyik mengatakan, daerah Aceh memiliki modal besar sebagai penghasil pangan sehat.

“Bukan sekedar untuk kepentingan saat ini, melainkan juga demi generasi mendatang, yaitu pertanian yang menghasilkan produk pangan yang bebas residu pestisida,” tutur Abusyik.

Salah satu kunci pertanian sehat adalah tersedianya tanah yang sehat sehingga akan menghasilkan pangan sehat yang pada gilirannya menghasilkan manusia yang sehat pula.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Pidie terus menggencarkan upaya pengendalian serangan hama dan penyakit tanaman, baik dengan penyemprotan langsung di sejumlah lahan yang terkena serangan hama, atau melakukan proteksi secara bertahap terhadap areal lahan pertanian yang terkena serangan hama berat.

Abusyik juga kembali menegaskan bahwa pertanian dan perkebunan adalah sektor utama penopang ekonomi masyarakat di bumi tanah rencong.

“Bertani adalah berinteraksi dengan alam, semua kebutuhan seperti benih, pupuk, hingga obat penangkal hama, bisa kita upayakan sendiri dari kekayaan alam, tanpa ketergantungan dengan siapapun atau negara manapun,” sebut Bupati Roni Ahmad.

Untuk itulah, pihaknya terus memperluas kerja sama program pertanian sehat dan ketahanan pangan yang ramah lingkungan di berbagai wilayah di Aceh.

Abusyik pun bertekad, bersama para petani, Pidie harus menjadi lokomotif pertanian sehat di Aceh bahkan di Nusantara ini. (IA)

Previous Article Mendagri Tito Karnavian melantik Safrizal sebagai Pj Gubernur Kalsel Putra Aceh Safrizal ZA Dilantik Sebagai Pj Gubernur Kalsel
Next Article Aceh Kembali Jadi Provinsi Termiskin di Sumatera

Populer

Tiga calon Rektor USK periode 2026-2031 yakni: Prof Agussabti, Prof Marwan dan Prof Mirza Tabrani. (Foto: Ist)
Pendidikan
MWA Tetapkan Tiga Calon Rektor USK Periode 2026–2031, Ini Namanya
Senin, 12 Januari 2026
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Prof Dr Mirza Tabrani SE MBA DBA resmi mendaftar sebagai calon Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–2031.
Pendidikan
Mantan Komisaris Bank Aceh Prof Mirza Tabrani Daftar Calon Rektor USK
Minggu, 19 Oktober 2025
Muhammad Hasbar Kuba, Koordinator Kaukus Peduli Aceh sekaligus Konsultan Hukum di DSI Lawfirm.
Politik
DPRK Diam, Publik Desak Sidang Angket Pemakzulan Bupati Aceh Selatan
Senin, 12 Januari 2026
Aceh
Tanah Amblas Terjadi di Ketol Aceh Tengah, Badan Geologi ESDM Terjunkan Tim Mitigasi
Sabtu, 11 Desember 2021

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ekonomi

Tak Bisa Andalkan APBA, Pemerintah Aceh Minta Dukungan Semua Pihak Pulihkan Ekonomi Pascabencana

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

TKDN Hulu Migas Aceh Tembus 68,71 Persen, BPMA Lampaui Target Nasional 2025

Senin, 12 Januari 2026
Ekonomi

22 Ribu Hektare Tambak dan Sawah di Aceh Utara Rusak Parah Akibat Banjir Bandang

Minggu, 11 Januari 2026
Ekonomi

Telkomsel Raup Untung di Tengah Bencana Aceh  

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan, Dek Fad Ucapkan Terima Kasih ke Prabowo

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan dan Layanan Kesehatan untuk Korban Banjir Aceh ​

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

BSI Serahkan 90 Unit Huntara ke Pemkab Aceh Tamiang

Sabtu, 10 Januari 2026
Ekonomi

97 Persen SPBU Terdampak Bencana di Aceh Sudah Beroperasi

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?