Pendidikan

Amal Hasan Minta IKA Fakultas di USK Jadi Pengayom Mahasiswa, Cegah Bentrokan Terulang

Banda Aceh, Infoaceh.net – Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Syiah Kuala (PP IKA USK), Amal Hasan, meminta seluruh Forum Ikatan Alumni (IKA) fakultas di lingkungan Universitas Syiah Kuala untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di kampus, termasuk mencegah terulangnya konflik antar mahasiswa.

Pernyataan tersebut disampaikan Amal Hasan saat membuka Rapat Kerja (Raker) IKA Fakultas Keperawatan USK yang berlangsung di Aula Fakultas Keperawatan, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (23/5/2026).

ADVERTISMENT
Selamat Hari Tentara Nasional Indonesia ke-81

Dalam sambutannya, Amal menegaskan bahwa organisasi alumni di setiap fakultas tidak boleh hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, melainkan juga harus hadir sebagai pengayom dan mitra strategis mahasiswa dalam menciptakan lingkungan akademik yang kondusif.

Menurutnya, insiden bentrokan yang sempat terjadi antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik USK menjadi pelajaran penting bagi seluruh elemen kampus, termasuk para alumni, untuk memperkuat komunikasi lintas fakultas.

“IKA di setiap fakultas harus menjadi pengayom bagi mahasiswa, sehingga insiden seperti bentrokan antara mahasiswa Fakultas Pertanian dan mahasiswa Fakultas Teknik tidak lagi terjadi di kemudian hari,” ujar Amal Hasan.

Baca Juga:  Kuliah Perdana Doktor Hukum Unimal, Prof Muttaqin: Hukum Adat Aceh Bisa Jadi Laboratorium Disertasi Kelas Dunia 

Ia mengaku prihatin atas konflik antar mahasiswa yang terjadi dan mengajak seluruh keluarga besar alumni untuk ikut mengawal proses penyelesaian persoalan tersebut dengan pendekatan damai dan penuh kebijaksanaan.

“Kita prihatin atas terjadinya insiden mahasiswa antar fakultas. Mari bersama-sama kita kawal penyelesaiannya dengan cara-cara yang sejuk, damai, serta bermartabat. Junjung semangat persatuan dan persaudaraan antar civitas akademika,” katanya.

Selain menyoroti pentingnya peran alumni dalam menjaga keharmonisan kampus, Amal juga berharap Raker IKA Fakultas Keperawatan mampu melahirkan berbagai rekomendasi dan program kerja yang produktif, baik untuk mendukung pengembangan USK secara menyeluruh maupun memperkuat kapasitas Fakultas Keperawatan.

Ia menekankan bahwa hasil raker hendaknya tidak berhenti sebatas dokumen administratif, tetapi dapat diterapkan secara nyata dan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi alumni kepada masyarakat dan institusi pendidikan.

Baca Juga:  USK dan UIN Ar-Raniry Perkuat Kembali Kerja Sama Majukan Pendidikan Aceh, Dua Rektor Teken MoU

“Kiranya rekomendasi dari Raker dapat diimplementasikan secara terukur, terstruktur dan berkelanjutan sebagai salah satu bentuk pengabdian kita kepada masyarakat yang tertuang dalam tridarma perguruan tinggi,” harapnya.

Ketua Perhumas Aceh itu juga mendorong seluruh IKA fakultas untuk membangun komunikasi yang intens dengan mahasiswa, khususnya para pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), agar potensi konflik dapat dicegah sejak dini.

Menurut Amal, alumni perlu mengambil peran sebagai jembatan komunikasi atau “diplomat kampus” yang mampu menciptakan hubungan harmonis di lingkungan akademik.

“Bangun komunikasi yang baik dengan mahasiswa, terutama dengan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). IKA Fakultas harus menjadi pengayom bagi mahasiswa, bisa menjadi diplomat kampus yang mampu membangun komunikasi yang baik dalam ekosistem berkelanjutan,” pungkasnya.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap dinamika internal kampus pascainsiden bentrokan mahasiswa di USK yang menyebabkan kerusakan fasilitas dan memicu evaluasi serius terhadap pola pembinaan kemahasiswaan di lingkungan universitas.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Artikel Terkait