INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Pendidikan

Tenaga Pendidik Lemah Memperlambat Kemajuan Pendidikan Aceh

Last updated: Sabtu, 3 April 2021 10:03 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 6 Menit
Silaturrahmi dan Dialog Interaktif Wakil Ketua DPRA Safaruddin dengan Cabang Dinas Pendidikan Aceh Cabang Aceh Barat Daya (Abdya) dan para kepala sekolah menengah atas (SMA) dan kejuruan (SMK) se-Abdya, Kamis (1/4)
SHARE

Blangpidie – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin menilai lemahnya pendidikan di Aceh dikarenakan lemahnya tenaga pendidik. Hal itu menurutnya berpengaruh dengan kemajuan pendidikan di Aceh.

“Kelemahan kita dalam wajah pendidikan itu dinilai kenapa tidak mampu mendorong pendidikan untuk cepat (membaik) itu faktor dari tenaga pengajarnya (pendidik). Tenaga pengajar menjadi tolak ukur dari maju tidaknya generasi yang dipersiapkan,” kata Safaruddin dalam kegiatan Silaturrahmi dan Dialog Interaktif dengan Cabang Dinas Pendidikan Aceh Cabang Aceh Barat Daya (Abdya) dan para kepala sekolah menengah atas (SMA) dan kejuruan (SMK) se-Abdya, Kamis (1/4), dalam rangka Reses I Tahun 2021 yang dilakukan di Daerah Pemilihannya di Dapil IX yang meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Subulussalam.

Siswa MTsN 1 Banda Aceh Raih Juara FEST MYRA Tingkat Provinsi Aceh

Dia mencontohkan, kepala sekolah meski memiliki manajemen yang baik, namun jika tidak didukung dengan tenaga pengajar yang sesuai dengan bidang dan keahliannya, maka hal tersebut akan memperlambat laju dari pengembangan pedidikan di Aceh

- ADVERTISEMENT -

“Kebutuhan guru matematika misalnya, dalam satu sekolah kebutuhannya tiga tapi hanya punya dua, jadi guru itu harus berbagi waktu, yang akhirnya tidak akan fokus. Begitu juga bidang studi lainnya. Jadi tenaga pengajar faktor keterlembatan kita dalam memajukan dunia pendidikan,” ujarnya.

Persoalan itu, kata Safaruddin, harus dievaluasi segera oleh Dinas Pendidikan Aceh bersama para kepala sekolah, dengan harapan agar persoalan pendidikan di Aceh dapat tertangani dengan baik.

- ADVERTISEMENT -
UIN Ar-Raniry Luncurkan Produk Bisnis Inovasi Dosen dan Mahasiswa

“Pergantian kepala dinas itu juga menjadi kendala. Kalau dunia pendidikan orientasinya sudah ada pragmatisme politik, maka tunggulah kehancuran dunia pendidikan itu. Jadi terlalu banyak mutasi kepala dinas, kabid, atau kepala sekolah itu tidak baik. Jadi ini juga menjadi bagian evaluasi dalam kemajuan dunia pendidikan di Aceh,” ungkap politisi kelahiran Abdya ini.

Selain itu, Safaruddin juga menambahkan, manajemen di sekolah dalam hal memberikan kemajuan bagi peserta didik untuk bisa mendapatkan prestasi, harus didukung dengan infrastruktur fasilitas-fasilitas penunjuang pendidikan, seperti laboratorium maupun infrastruktur penunjuang pendidikan lainnya.

“Saat ini, yang dikejar hanya pembangunan infrastruktur fisik. Saya khawatir, kalau kepala sekolah hanya mengejar fisik maka akan terjadi commitment fee. Kalau kepala sekolah seperti ini, maka sama saja seperti kontraktor,” tegasnya.

Safuadi: Pendidikan Indonesia Penuh Dokumen tapi Minim Implementasi

Untuk itu, Safaruddin berharap, para pemangku kepentingan khususnya kepala sekolah menengah atas yang merupakan kewenangan provinsi, melakukan perubahan tata kelola pemerintahan untuk pendidikan, untuk mengubah wajah pendidikan di Aceh.

- ADVERTISEMENT -

“Boleh apa saja kita masukkah program atau alokasikan APBA ke sekolah-sekolah, tapi dengan catatan itu hanya untuk mempercepat kemajuan dunia pendidikan di tingkat SMA,” ujarnya.

Safaruddin menegaskan, dirinya konsen dalam hal dunia pendidikan, dikarenakan jabatan yang diamanahkannya saat ini sebagai Wakil ketua DPRA III adalah membidangi pendidikan.

“Untuk itu, saya akan fokus untuk mengawasi persoalan-persoalan pendidikan Aceh. Saya juga berharap, para kepala sekolah memberikan gambaran ke saya mana sekolah-sekolah yang membutuhkan tenaga pengajarnya, sehingga nanti bisa dilakukan advokasi untuk penambahan tenaga pengajar ke sana,” ungkap Safaruddin.

Sementara Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Abdya, Syarbaini, dalam pertemuan itu mengatakan sangat banyak sekolah-sekolah menengah atas di Abdya yang membutuhkan dukungan Pemerintah Aceh dalam hal membenahi infrastruktur sekolah yang kurang memadai.

Selain itu, Syarbaini mengatakan banyak sekolah-sekolah menengah kejuruan (SMK) di Abdya yang tidak memiliki alat praktek.

“Untuk itu, kami berharap Pak Safaruddin yang merupakan satu-satunya wakil dari Abdya di DPRA, dapat menyuarakan persoalan-persoalan kekurangan infrastruktur dan penunjang fasilitas pendidikan di Abdya untuk dibahas di tingkat provinsi,” harapnya.

Selain Kepala Cabang, dalam pertemuan itu para kepala sekolah menengah atas dan kejuruan se-Abdya yang hadir dalam pertemuan itu juga menyampaikan berbagai keluhan terkait kekurangan infrastuktur sekolah, penunjang fasilitas pendidikan, serta kekurangan tenaga pengajar. Selain itu, beberapa kepala sekolah juga menyampaikan adanya pemotongan anggaran-anggaran insentif sekolah, sehingga diharapkan DPRA dan Dinas Pendidikan Aceh dapat mengupayakan adanya Bantuan Operasioal Sekolah Daerah (BOSDA) untuk anggaran penunjang berbagai kebutuhan di sekolah.

Salah satu persoalan pendidikan di Abdya juga disampaikan Kepala Sekolah Luar Biasa (SLB) Abdya, Murniati. Dia mengaku, SLB Abdya yang di dalamnya terdapat sekolah dasar (SD), menengah pertama (SMP), hingga menengah atas (SMA), dimana SLB yang dipimpinnya sangat mengalami kendala dalam memberikan pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus, dikarenakan kurangnya sarana dan prasarana sekolah yang kurang mendapatkan perhatian pemerintah.

Menanggapi hal itu, Safaruddin mengatakan persoalan kekurangan tenaga pengajar, khususnya untuk SLB, bukan hanya terjadi di Abdya melainkan seluruh Aceh. Dia sepakat untuk membahas hak tersebut nantinya di tingkat provinsi agar Pemerintah Aceh dapat segera mencari jalan keluar dari persoalan tersebut.

“Persoalan ini, akan saya tampung semuanya dan sampaikan ke Komisi VI DPRA yang membidangi pendidikan, untuk diadvokasi dengan Dinas Pendidikan Aceh, untuk dicari jalan keluarnya. Saya juga berharap bantuan Kepala Cabang Disdik Abdya untuk memetakan berbagai persoalan pendidikan di sini, untuk kami bahas dan perjuangkan nantinya di Parlemen Aceh,” pungkas politisi Partai Gerindra Aceh ini. (IA)

Previous Article Pembelajaran Era Digital, Guru di Aceh Wajib Kuasai TIK
Next Article Densus 88 Tangkap Warga Banda Aceh Penjual Senjata ke Wanita Penyerang Mabes Polri

Populer

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Ekonomi
Bahlil: Negara Maju Saja Dulu Babat Hutan, Kenapa Kita Dilarang Keruk SDA?
Rabu, 25 Juni 2025
Syariah
Usai Terbakar, Asrama dan RKB Pesantren Ar Rabwah Indrapuri Dibangun Kembali 
Sabtu, 29 November 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Aceh
Korban Meninggal Banjir Aceh Bertambah Jadi 35 Orang
Sabtu, 29 November 2025
Aceh
PLN Diminta Segera Bangun PLTG Ladong Perkuat Sistem Kelistrikan Banda Aceh
Sabtu, 29 November 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow
IKLAN HARI PAHLAWAN PEMKO
IKLAN PEMKO SABANG SUMPAH PEMUDA
IKLAN BANK ACEH HARI SANTRI
IKLAN DJP OKTOBER 2025

Berita Lainnya

Pendidikan

Bakary S. Dibba dari Gambia Wisudawan Terbaik USK, Raih IPK 4.00

Kamis, 27 November 2025
Pendidikan

Disdik Aceh Gelar Pelatihan Digital Talent Scholarship di Pulo Aceh pada Momen HGN dan HUT ke-80 PGRI

Kamis, 27 November 2025
Sekda Aceh, M Nasir Syamaun menghadiri peringatan Hari Guru Nasional 2025 di MIN 1 Banda Aceh, Jln Taman Makam Pahlawan, Ateuk Pahlawan, Banda Aceh, Senin (25/11). (Foto: Ist)
Pendidikan

Pimpin Upacara Hari Guru di MIN 1 Banda Aceh, Sekda Soroti Mutu Pendidikan dan Literasi Aceh

Selasa, 25 November 2025
Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman saat memimpin upacara Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di lapangan Biro Rektorat, Selasa (25/11). (Foto: Ist)
Pendidikan

Rektor UIN Ar-Raniry: Guru Tak Tergantikan di Tengah Laju Teknologi AI

Selasa, 25 November 2025
Pendidikan

UIN Ar-Raniry Gelar Expo Milad ke-62, Hadirkan Ragam Seni hingga Inovasi Riset

Selasa, 25 November 2025
Pendidikan

“Guru Hebat, Indonesia Kuat”, Jadi Spirit Membangun Masa Depan Bangsa

Senin, 24 November 2025
Rektor USK Prof Dr Ir Marwan mendapat kehormatan menyampaikan pemikirannya pada peringatan 90 tahun Guangdong Ocean University (GDOU) di Zhanjiang, Tiongkok, Sabtu (22/11). (Foto: Ist)
Pendidikan

USK Perkuat Diplomasi Pendidikan di Peringatan 90 Tahun Guangdong Ocean University

Senin, 24 November 2025
Pendidikan

Aceh–Malaysia Bahas Kerja Sama Pendidikan: Pelatihan Guru, Magang Siswa hingga Edu-Tourism

Minggu, 23 November 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?