INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Aceh

Balita Penderita Gizi Buruk Asal Pidie Jaya Dirujuk ke RSUDZA

Last updated: Kamis, 17 Februari 2022 00:41 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr. Hanif
SHARE

BANDA ACEH – Balita berusia dua tahun lebin asal Kabupaten Pidie Jaya yang menderita gizi buruk, akhirnya bisa dirawat di rumah sakit.

Setelah mendapat restu dari ibunya, kini balita berinisial BM telah dirujuk dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Aceh Jadi Posko Induk Nasional Rehabilitasi–Rekonstruksi Pascabencana Sumatera

Sebelumnya, seperti dilaporkan Kepala Puskesmas Ulim Pidie Jaya, sang ibu menolak anaknya dirawat di rumah sakit dengan alasan keterbatasan ekonomi dan anggapan bahwa penyakit yang dialami anaknya tidak terlalu serius. Oleh ibu, BM hanya dibawa rawat jalan saja, dan dibarengi dengan pengobatan alternatif.

- ADVERTISEMENT -

“Tim Puskesmas Ulim juga terus mengedukasi dan melakukan pemantauan, melakukan pemberian makanan tambahan (PMT), biskuit dan susu,” kata Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Hanif dalam keterangannya di Banda Aceh, Rabu (16/2).

Sebelum melahirkan, SM merupakan kategori Ibu Hamil dengan Risiko Tinggi, karena telah berusia 36 tahun dengan riwayat hipertensi. Bayi laki-lakinya lahir pada 27 Oktober 2019 dengan berat badan 2.900 gram, Panjang badan 48 centimeter, di PMB Sri Mulyani Ulee Glee Kabupaten Pidie Jaya.

- ADVERTISEMENT -
Koalisi Sipil Nilai Perpanjangan Ketiga Darurat Bencana Aceh Bukti Kegagalan Negara

BM juga mendapatkan imunisasi HBO setelah lahir dan mendapatkan imunisasi BCG saat berusia 3 bulan. Sementara imunisasi DPT tidak bisa dilanjutkan lagi karena berat badan kurang.

Sampai anak berusia 6 bulan, pertumbuhan BM masih normal dan bayi diberikan ASI Eksklusif. Baru pada usia 7 bulan, berat badan mulai menurun, usai dilakukan pemantauan di Posyandu.

Bidan desa kemudian melaporkan hal tersebut kepada Tenaga Gizi Puskesmas Ulim dan Tim Gizi berkolaborasi dengan dokter dan kepala Puskesmas.

Kondisi Memburuk, Aceh Utara Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 15 Hari

Puskesmas Ulim kemudian merujuk BM ke RSUD Pidie Jaya, dan balita tersebut ditangani oleh dokter spesialis anak dengan diagnosa Specifik Developmental disorder of motor function. Dokter menganjurkan fisioterapi, namun setelah beberapa kali dilakukan fisioterapi juga tidak ada perkembangan pada pertumbuhan BM.

- ADVERTISEMENT -

Dokter kemudian menganjurkan rawat inap kepada orang tua BM, namun keluarga menolak untuk dirawat dengan alasan keterbatasan ekonomi dan anggapan dari si ibu penyakit yang dialami anaknya tidak terlalu serius.

Ibu bocah itu juga lebih mementingkan pekerjaan lainnya walaupun sudah diberikan pemahaman oleh pihak Puskesmas Ulim.

BM kemudian hanya dilakukan rawat jalan sembari terus dipantau perkembangannya oleh tim dari Puskesmas Ulim. Tim Gizi Puskesmas Ulim juga telah melapor ke Dinas Kesehatan (Sie Gizi KIA) dan mereka telah melakukan kunjungan pada Agustus 2020 ke rumah balita tersebut.

Memasuki tahun 2021, kondisi balita tersebut semakin menurun dan pertumbuhannya tidak berkembang. Pihak Puskesmas Ulim kembali menganjurkan agar pasien untuk rawat inap. Namun, ibunya tetap menolak dirawat dan memilih mencari pengobatan alternatif.

Dari hasil pemantauan dan penimbangan di Posyandu pada akhir tahun 2021 dan awal 2022, kondisi BM juga tidak membaik. Keadaan terkini BM adalah Anemia, muka nampak sangat pucat disertai demam.

Dokter Puskesmas Ulim menganjurkan bayi untuk dirujuk agar mendapatkan perawatan lanjutan, namun keluarga bersekiras menolak karena alasan ekonomi.

Tim Gizi dan Bidan Koordinator kemudian melaporkan kepada Kepala Puskesmas dan dokter untuk mengecek langsung ke rumah pasien. Diketahui kemudian jika kondisi pasien sudah semakin memburuk dengan keadaan batuk dan menggigil (Hipotermi).

“Puskesmas Ulim juga memberikan tenggang waktu satu kali 24 jam untuk merembuk dengan keluarga dan biaya ditanggung pihak Puskesmas Ulim,” kata dr. Hanif.

Pihak Puskesmas Ulim juga berkoordinasi dengan keuchik asal desa pasien dan Camat Ulim, untuk proses penanganan lebih lanjut kepada anak tersebut.

Pada hari Kamis, 10 Februari 2022, jam 10 pagi, Bidan Koordinator kembali menghubungi ibu bayi, namun masih belum ada keputusan dan sang ibu masih menolak bayinya untuk dirujuk.

Pada siang harinya bidan kembali menghubungi ibu BM untuk siap-siap berangkat namun lagi-lagi ibunya masih menolak dan menjanjikan beliau bersedia dirujuk pada hari Senin ke RSUDZA.

Namun Kepala Puskesmas Ulim bersikeras dan menegaskan pihaknya akan membawa bocah itu pada hari Kamis, itu juga. Pihak Puskesmas juga sudah siap mendampinginya.

Alhasil pada pukul 14.30 siang, pihak Puskesmas menjemput pasien untuk segera diberangkatkan ke RSUDZA dan tiba di IGD jam enam sore. (IA)

Previous Article Kapolda Aceh Irjen Pol Ahmad Haydar menandatangani prasasti saat meresmikan dua gedung hibah dari Pemkab Gayo Lues, yaitu Gedung Aula Adi Pradana dan Asrama Polisi Polsek Pining, Rabu (16/2) Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Jauhi Pelanggaran
Next Article Wakil Ketua DPRA Sesalkan Pemerkosaan di Lingkungan Pesantren, Pengawasan Perlu Diperketat

Populer

Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Surat Warga
Kebun Pala Warga Alue Keutapang Pidie Jaya Mati Total Akibat Banjir Bandang
Senin, 12 Januari 2026
Surat Warga
TA Sakti, Penjaga Ingatan Tanah Rencong yang Menghidupkan Kembali Majun Aceh
Jumat, 9 Januari 2026
Olahraga
Persiraja Bungkam Persikad Depok 1-0, Gol Connor Flynn Jadi Penentu
Senin, 12 Januari 2026
Nasional
Tradisi Aceh Dapat Pengakuan Negara, Bantuan Daging Meugang dari Prabowo Patut Disyukuri
Minggu, 11 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Aceh

Pemerintah Aceh Siapkan 6 Program Percepatan Pemulihan Pascabanjir

Sabtu, 10 Januari 2026
Aceh

26 Kampung Masih Terisolir, Aceh Tengah Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Selesai Bersih-bersih Lumpur, Warga Aceh Utara Diterjang Banjir Lagi

Jumat, 9 Januari 2026
Aceh

Terkendala Lahan, Korban Banjir di Aceh Sulit Direlokasi 

Jumat, 9 Januari 2026
Pekerja sedang melaksanakan pembangunan hunian sementara bagi korban banjir bandang di Aceh. (Foto: Ist)
Aceh

Pembangunan Huntara Diminta Sediakan Fasilitas Ibadah dan Sarana Bermain Anak

Jumat, 9 Januari 2026
Banjir bandang kembali menerjang Bener Meriah. disertai material kayu gelondongan terjadi di kawasan aliran Sungai Wih Gile, Kampung Fajar Harapan, Kecamatan Timang Gajah, Kamis (8/1). (Foto: Ist)
Aceh

Banjir Bandang Kembali Terjang Bener Meriah, Kayu Gelondongan Ikut Terbawa Arus

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Ketiga Kalinya, Status Tanggap Darurat Bencana Aceh Kembali Diperpanjang hingga 22 Januari

Kamis, 8 Januari 2026
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem kembali menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Aceh selama 14 hari terhitung sejak 9 Januari hingga 22 Januari 2026. (Foto: Ist)
Aceh

Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur dan Aceh Utara Kembali Terendam Banjir

Kamis, 8 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?