INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Umum

Puluhan Ulama Perempuan Aceh Ikuti Lokakarya Penyelamatan Lingkungan

Last updated: Selasa, 1 Maret 2022 00:37 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Puluhan "Teungku Inong" ikuti lokakarya pentingnya menjaga lingkungan di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin (28/2)
Puluhan "Teungku Inong" ikuti lokakarya pentingnya menjaga lingkungan di Hotel Rasamala, Banda Aceh, Senin (28/2)
SHARE

BANDA ACEH – Puluhan Ulama Perempuan atau Teungku Inong mengikuti lokakarya bertema “Agama dan Penyelamatan Ruang Hidup, Peran Teungku Inong Aceh dalam Keberlanjutan Ruang Hidup”.

Kegiatan yang digelar Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) ini berlangsung selama dua hari mulai 27-28 Februari 2022 di Hotel Rasamala, Banda Aceh.

Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 

Sebanyak 20 ulama perempuan dari berbagai kabupaten di Provinsi Aceh diundang dalam kegiatan tersebut. Bertujuan untuk memperkuat Teungku Inong dalam mendukung upaya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat yang lebih luas, terhadap pentingnya perlindungan lingkungan, dan berfokus untuk meningkatkan kajian ruang belajar antara ulama perempuan terkait isu penyelamatan lingkungan.

- ADVERTISEMENT -

Kegiatan tersebut diharapkan, para peserta dan fasilitator dapat merumuskan rencana strategi kolaboratif, implementatif, dan terukur yang kemudian bisa diterapkan oleh Teungku Inong untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran akan kerusakan lingkungan melalui pendekatan agama.

Community Conservation Officer Yayasan HAkA Rubama mengatakan, kegiatan tersebut respon terhadap berbagai dampak dari kerusakan lingkungan dan perubahan iklim yang dialami sekarang terutama di Aceh, seperti banjir, longsor, dan kekeringan.

- ADVERTISEMENT -
Dituding Timbun Bantuan, BPBD dan Damkar Bireuen Geruduk Gedung DPRK

“Kami menilai penting sekali pendekatan agama khususnya dari ulama perempuan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya perlindungan lingkungan,” kata Rubama, Senin (28/2).

Lanjutnya, banyak ayat Al-Qur’an dan Hadits Nabi yang menjelaskan kerusakan lingkungan hidup yang tak terkendali menjadi faktor penyebab langsung kehacuran bumi.

“Dengan meningkatnya kajian perlindungan lingkungan melalui pendekatan agama, kami harap ini dapat menjadi kontribusi untuk mengurangi kerusakan lingkungan di Aceh,” ujar Rubama.

Pemerintah Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Kegiatan ini juga bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, dan menjadi pemateri penting untuk dua hari tersebut. Materi-materi yang disampaikan seperti Kajian Turats, diskusi peran Teungku Inong, dan materi konsep Tauhid dan Amanah memakmurkan alam raya (Amanah Khalifah fill Ardh).

- ADVERTISEMENT -

Kumpulan materi dari Yayasan HAkA yang menunjukkan potret kondisi Hutan Aceh dan Kawasan Ekosistem Leuser selama beberapa tahun terakhir, bertujuan membuka ruang diskusi lebih dalam untuk penguatan pemahaman isu lingkungan di Aceh, dan juga mendalami kajian Islam terkait perlindungan lingkungan.

Salah Seorang narasumber juga Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Dr Fakhri ikut memaparkan bagaimana pentingnya memelihara lingkungan

“Memelihara lingkungan merupakan suatu ibadah, karena memelihara lingkungan sejatinya memelihara kehidupan,” sebut Fakhri.

Perwakilan peserta dari Aceh Tenggara, Ummi Soffia mengaku dirinya seorang tenaga pengajar dan belum banyak mengetahui apa yang sedang terjadi di Aceh.

“Sekarang saya menjadi lebih paham betapa pentingnya peran saya dan ulama perempuan lainnya sebagai pendidik untuk keberlanjutan bumi ini,” sebut ummi. (IA)

Previous Article Tim BPBD Aceh Timur melakukan evakuasi warga dengan menggunakan perahu saat terjadi banjir di Kabupaten Aceh Timur. (BPBD Aceh Timur) Banjir Aceh Timur 4.860 Jiwa Mengungsi, 18 Kecamatan Terendam
Next Article Ilustrasi kesetrum kawat listrik Bocah Tangse Tewas Kesetrum Kawat Listrik di Kebun Milik Dinas Pertanian Pidie

Populer

Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026
Pendidikan
UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand
Rabu, 14 Januari 2026
Hukum
Kardono Ditunjuk Jadi Kajari Aceh Barat Daya
Selasa, 13 Januari 2026
Anggota Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh berinisial TRA (28) ditangkap warga setelah diduga berbuat mesum dengan seorang wanita berinisial AM (23) di Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Jum'at (7/11) dini hari.
Aceh
Ditangkap Warga karena Diduga Mesum, Oknum WH Banda Aceh Jadi Tersangka
Sabtu, 8 November 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Umum

Tanah Amblas di Ketol Aceh Tengah Terus Meluas, Jalan Lintas Kabupaten Terancam Putus 

Senin, 12 Januari 2026
Dinas Sosial Aceh menggelar zikir dan doa bersama untuk korban banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Aceh-Sumatera, pada Senin, 12 Januari 2026. (Foto: Ist)
Umum

Dinsos Aceh Gelar Zikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Aceh–Sumatera

Senin, 12 Januari 2026
Umum

44 Desa Terdampak Bencana di Aceh Tengah Kembali Terang dengan Genset Darurat

Senin, 12 Januari 2026
Umum

APBA 2026 Digeser, Prioritaskan Pemulihan Pascabencana Aceh

Senin, 12 Januari 2026
Umum

11 Jembatan Bailey di Aceh Rampung, 15 Titik Lainnya Masih Dikerjakan 

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Polda Aceh Bangun Perumahan Meutuah Residen untuk Personel

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Monopoli Pengadaan APBK Aceh Selatan, Belasan Paket Proyek Digarap CV yang Sama

Minggu, 11 Januari 2026
Umum

Balai Pengajian Dayah Thalibul Huda di Aceh Besar Terbakar

Sabtu, 10 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?