INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Luar Negeri

Rusia Blokir Jalur Utama Ekspor Gandum, Pasokan Pangan Dunia Terancam

Last updated: Sabtu, 19 Maret 2022 09:50 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 5 Menit
Pelabuhan Odessa, salah satu titik keberangkatan utama untuk ekspor gandum Ukraina
SHARE

Lebih 300 kapal telah dilarang meninggalkan Laut Hitam oleh pasukan Rusia. Ini salah satu rute perdagangan utama global untuk gandum dari Ukraina. Kawasan subur ini dikenal sebagai “keranjang roti dunia”

Ukraina – Perusahaan agrikultur terbesar Jerman, BayWa melaporkan, Rusia masih menghalangi ekspor gandum dari Ukraina dan Rusia, yang merupakan bagian penting dari pasokan pangan dunia.

Pemerintah China mengecam keras tindakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. (Foto: Ist)
China dan Korut Kecam Trump Tangkap Presiden Venezuela: Langgar Hukum Internasional

“Tidak ada (gandum) diekspor dari pelabuhan Ukraina saat ini – tidak ada yang meninggalkan negara itu sama sekali,” kata Jörg-Simon Immerz, kepala perdagangan bagian biji-bijian di BayWa kepada kantor berita Jerman dpa.

- ADVERTISEMENT -

Pernyataan Immerz didukung oleh Otoritas Maritim Panama, yang pada hari Rabu (16/03) mengatakan, Angkatan Laut Rusia mencegah 200-300 kapal meninggalkan Laut Hitam. Kebanyakan dari kapal itu mengangkut gandum.

Noriel Arauz, administrator Otoritas Maritim Panama mengatakan, tiga kapal berbendera Panama telah diserang Rusia sejak invasi ke Ukraina dimulai pada tanggal 24 Februari lalu. Satu kapal tenggelam dan dua lainnya rusak, sementara ini tidak ada korban tewas dan luka.

- ADVERTISEMENT -
Wali Kota New York Zohran Mamdani, mengutuk keras Presiden Amerika Serikat Donald Trump 'menginvasi' Venezuela dan menangkap presiden negara itu, Nicolas Maduro. (Foto: Ist)
Wali Kota New York Mamdani Kutuk Keras Trump Tangkap Presiden Venezuela

Sementara surat kabar Inggris The Guardian melaporkan, beberapa kapal lain juga telah diserang sejak invasi dimulai, termasuk dari Bangladesh dan Estonia, yang menyebabkan satu orang tewas.

Rusia beralasan pemblokiran kapal-kapal tersebut kareana adanya potensi risiko tinggi ranjau, yang diklaim Rusia telah dipasang oleh Angkatan Laut Ukraina.

Ketahanan pangan terancam

Pertanyaan yang dilontarkan adalah, berapa banyak gandum yang dapat diproduksi Ukraina tahun ini, dalam situasi konflik. Pada saat yang sama, Rusia telah menyatakan akan membalas sanksi Barat, yang telah melumpuhkan ekonominya.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyaksikan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dengan tangan diborgol. (Foto Ist)
AS Akan Kuasai Minyak Venezuela Usai Tangkap Presiden Maduro
61162647_7
Infografis produsen gandum di dunia

Pembatasan ekspor gandum dan pupuk diduga berada di urutan teratas dalam daftar sanksi balasan Moskow, yang dapat memiliki konsekuensi lebih lanjut bagi pasokan pangan dunia dan inflasi harga pangan.

- ADVERTISEMENT -

Dikutip dari DW Indonesia, Rusia memproduksi hampir 80 juta ton gandum per tahun dan mengekspor hampir 30 juta ton, sementara Ukraina mengekspor sekitar 20 hingga 25 juta ton gandum per tahun.

Immerz dari BayWa lebih lanjut mengatakan, seluruh pasar kini mengikuti ekspor Ukraina lebih dari Rusia, karena ekspor Rusia saat ini dianggap lebih berisiko.

“Gandum disemai di musim gugur dan sekarang saatnya perlu diberi pupuk,” kata Immerz. “Jagung bahkan belum ditaburkan, dan jika itu tidak bisa ditaburkan, tentu saja, tidak akan ada panen.”

BayWa namun meyakini, tidak ada alasan untuk takut akan kekurangannya pasokan gandum, karena lebih banyak gandum yang dipanen di Uni Eropa (UE) daripada yang dikonsumsi.

“Uni Eropa mengekspor sekitar 30 juta ton gandum setiap tahun, dan Jerman juga merupakan negara pengekspor pada tahun-tahun normal,” kata Immerz. Tapi itu tidak berlaku untuk semua jenis biji-bijian. “Kita mengandalkan impor untuk jagung,” tambahnya.

Kebutuhan pangan Afrika rentan

Sementara itu, sebuah laporan baru oleh Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) telah memperingatkan tentang dampak perang terhadap situasi pangan di Afrika.

Antara tahun 2018 dan 2020, impor gandum dari Rusia menyumbang hampir sepertiga dari total kebutuhan benua itu, sementara sekitar 12% berasal dari Ukraina.

Laporan UNCTAD mengatakan, hingga 25 negara Afrika, terutama negara dengan ekonomi kurang berkembang, bergantung pada impor gandum dari Rusia dan Ukraina.

Laporan itu juga memperingatkan, kurangnya kapasitas cadangan pangan di Afrika membatasi kemungkinan untuk mengimbangi pasokan yang hilang, sementara melonjaknya harga pupuk akan menjadi beban tambahan bagi petani.

Diperlukan koridor pengiriman yang aman

Organisasi Maritim Internasional PBB (IMO) telah menyerukan apa yang disebut koridor maritim, untuk memungkinkan kapal-kapal meninggalkan Laut Hitam tanpa risiko serangan atau menabrak ranjau.

“Aksi militer yang sedang berlangsung di Laut Hitam dan Laut Azov menghadirkan ancaman serius dan langsung terhadap keselamatan dan keamanan awak dan kapal yang beroperasi di wilayah tersebut,” kata IMO dalam sebuah pernyataan yang dirilis awal pekan ini.

“Keseriusan situasi ini digarisbawahi oleh semakin banyak laporan dari sumber terbuka, tentang insiden keamanan yang melibatkan kapal barang,” lanjut pernyataan itu.

IMO saat ini berhubungan erat dengan semua pemangku kepentingan utama di kawasan itu, untuk “berkontribusi dalam upaya mengatasi keselamatan dan keamanan pelayaran kapal” di kawasan Laut Hitam. (IA)

Previous Article Ketua MPR Harapkan Muktamar IDI di Banda Aceh Bantu Wujudkan Visi Indonesia Sehat 2045
Next Article Mantan Pangdam IM Djali Yusuf Meninggal Dunia di Jakarta

Populer

Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Hukum
Kardono Ditunjuk Jadi Kajari Aceh Barat Daya
Selasa, 13 Januari 2026
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026
Pendidikan
UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand
Rabu, 14 Januari 2026
Humas Mahkamah Syar'iyah Jantho Fadlia SSy MH
Hukum
Dipicu Seks Bebas, 54 Anak Ajukan Dispensasi Nikah di Aceh Besar Karena Hamil Duluan
Rabu, 8 Februari 2023

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Suasana Karakas, ibu kota Venezuela di tengah serangan militer Amerika Serikat (foto: AP)
Luar Negeri

Sirene Perang Meraung di Caracas, KBRI Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Serangan Militer AS

Sabtu, 3 Januari 2026
Pemerintah Venezuela menilai sikap Presiden AS tersebut sebagai bentuk agresi baru yang berlebihan, ilegal, dan tidak beralasan terhadap kedaulatan serta rakyat Venezuela.
Luar Negeri

Eskalasi AS–Venezuela: Trump Ancam Tutup Wilayah Udara

Sabtu, 3 Januari 2026
Rekaman amatir menunjukkan kepulan asap setelah jet tempur koalisi pimpinan Arab Saudi menggempur kawasan pelabuhan di Provinsi Hadhramaut, Yaman. Serangan ini memicu krisis diplomatik hebat yang berujung pada penarikan pasukan Uni Emirat Arab (UEA) dari wilayah konflik. (Foto: Reuters/Istimewa)
Luar Negeri

Drama di Al Mukalla: Arab Saudi Gempur Pelabuhan, UEA Pilih Mundur dari Perang Yaman

Rabu, 31 Desember 2025
Luar Negeri

Negara-negara Arab Heran Indonesia Tolak Bantuan untuk Korban Banjir Aceh–Sumatera

Jumat, 19 Desember 2025
Wali Kota terpilih New York, Zohran Mamdani, mengeraskan suara mendukung aksi mogok nasional barista Starbucks dengan menyerukan boikot total terhadap jaringan kedai kopi raksasa tersebut. Ajakan itu disampaikan Mamdani melalui platform X pada Kamis malam, 13 November 2025.
Luar Negeri

Boikot Starbucks Menggema di New York, Seruan Wali Kota Terpilih Zohran Mamdani Picu Tekanan Baru untuk Raksasa Kopi AS

Selasa, 18 November 2025
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi
Luar Negeri

Pernyataan PM Sanae Takaichi Soal Taiwan Picu Gejolak Baru: Jepang Dinilai Ulangi Retorika Militerisme Lama

Senin, 17 November 2025
Ali Akbar Velayati, penasihat Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Ali Khamenei, dalam pidatonya di Teheran,Minggu (9/11/2025).
Luar Negeri

Iran Tegaskan Dominasi Amerika Telah Usai, Dunia Menuju Tatanan Multipolar

Selasa, 11 November 2025
Islam kini menjadi agama dengan pertumbuhan tercepat di Benua Eropa. Dalam dua dekade terakhir, peningkatan jumlah pemeluk Islam di berbagai negara Eropa terus menunjukkan tren positif, dan diperkirakan akan terus meningkat hingga tahun 2030.
Luar Negeri

Populasi Muslim di Eropa Terus Tumbuh Pesat, Diproyeksikan Capai 58 Juta Jiwa pada 2030

Senin, 10 November 2025
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?