PALEMBANG — Tuan rumah Sriwijaya FC akan menjamu Persiraja Banda Aceh dalam lanjutan pertandingan Liga 2 Grup Barat, yang akan berlangsung di Stadion Atletik 1 Jakabaring, Palembang, pukul 15.30 WIB, Kamis (22/9/2022).
Menjadi tuan rumah, Sriwijaya FC tentu tidak ingin kalah dari Persiraja Banda Aceh.
Pelatih Sriwijaya FC Liestiadi mengatakan Sriwijaya FC optimis dan harus meraih tiga poin saat berhadapan dengan Persiraja Banda Aceh di kandangnya sendiri.
“Sebagai tuan rumah, taktik kita untuk meraih tiga poin, karena dari posisi kita di babak tengah hanya mengantongi 5 poin. Untuk mengejar ketertinggalan itu SFC akan maksimalkan mengejar 3 poin,” ujarnya, Rabu (21/9/2022).
Dikatakan Liestiadi, saat ini kondisi pemain SFC dalam keadaan baik, dan siap bertanding untuk mengisi poin secara penuh.
Pelatih tim Sriwijaya FC ini juga melihat Persiraja cukup memberikan ancaman pada tim lawannya di pertandingan akhir.
“Kalau dilihat Persiraja ini persiapan mereka mepet, meski pada saat pertandingan Persiraja melawan Semen Padang mereka kalah 0-3, tapi Persiraja sempat beberapa kali melakukan ancaman-ancaman ke gawang lawannya. Maka dari itu yang harus di waspadai oleh SFC adalah motivasi mereka,” jelasnya.
Sebagai pelatih, dalam pertandingan melawan Persiraja Banda Aceh, Liestiadi mendorong anak asuhnya, terutama di bagian penyerang untuk bermain terbuka (Open Play).
Tidak seperti pertandingan sebelum-sebelumnya, gol yang didapat oleh Laskar Wong Kito, dari bola-bola mati.
“Gol kita itu kemarin ada empat, dan semuanya dari bola mati. Lawan Semen Padang, Perserang dan kemarin lawan PSMS Medan pun kita bola mati. Maka itu dipermainan kali ini kita akan dorong penyerang kita untuk bermain Open Play,” ujar Liestiadi.
Dikatakan oleh pelatih tim Sriwijaya FC, Liestiadi meski kalah dari PSMS Medan dalam pertandingan kemarin, tidak mempengaruhi psikologis dari para pemian Sriwijaya FC.
“Skuad Sriwijaya FC pun siap bangkit di laga kandang saat menjamu Persiraja,” terangnya.
Persiraja Waspadai Kebangkitan Sriwijaya FC
Menghadapi Sriwijaya FC, Persiraja harus mewaspadai kebangkitan tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut.
Pasalnya, Sriwijaya FC lebih diuntungkan dengan dukungan suporter di laga kandang.
Kekalahan Sriwijaya FC 0-1 dari PSMS Medan di pekan lalu telah membuat mereka melakukan evaluasi besar-besaran.
Menghadapi Sriwijaya FC, Persiraja Banda Aceh sudah melakukan sejumlah evaluasi usai menelan kekalahan 0-3 dari tuan rumah Semen Padang FC dalam pertandingan pekan lalu.
Semua lini menjadi sorotan pelatih Washiyatul Akmal, termasuk soal penyelesaian akhir (finishing touch) para pemain Persiraja.
“Kita sudah persiapan dan evaluasi tim, sekarang kami fokus untuk lawan Sriwijaya FC. Evaluasi antar lini juga sudah kita lakukan dalam latihan beberapa hari terakhir. Finishing selalu kami latih, dan ini wajib di setiap latihan,” ujar Akmal saat sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Rabu (21/9).
Terkait pemain yang akan diturunkan di laga menghadapi Sriwijaya FC, pelatih Persiraja itu menyebut kalau pemainnya sudah siap dan akan tampil full team.
“Insya Allah bisa tampil full team, yang pasti semua pemain kami adalah inti, main tidaknya itu adalah bagian dari strategi kami,” kata Akmal.
Laga ini tentunya menjadi penting bagi kedua tim.
Sriwijaya dan Persiraja sama-sama berjuang untuk lolos ke fase selanjutnya demi bisa lolos ke Liga 1.
Sriwijaya kini menempati posisi 5 dengan raihan 5 poin dari 4 pertandingan.
Sriwijaya menang 1 kali, imbang 2 kali dan 1 kali kalah.
Sedangkan Persiraja terpuruk di klasemen Grup Barat dengan menempati posisi 8.
Persiraja menang 1 kali dan kalah 2 kali sehingga mengoleksi 3 poin.
Prediksi Susunan Pemain Sriwijaya FC:
Kiper : Yoewanto Setya Benni.
Belakang: Bayu Setiawan, Aziz Hutagalung, Rahmad Juliandir dan Rendi Siregar.
Tengah: M Muchlis, Fadil Redian dan Nur Iskandar.
Depan: Fiwi Dwipan, Tommy Darmawan dan Guy Junior.
Prediksi Susunan Pemain Persiraja :
Kiper : Aulia Rahmat
Belakang : Bursanudin, Zikri, Candra Rahmat dan Muhammad Effendi.
Tengah : Muklis Nakata, Ikhsan Ayyub dan Martunis.
Depan : Al Muzanni, Mohd Arjun dan Fahrizal.
(IA)



