Umum

Perjuangan Athaya, Alumni MAN 3 Banda Aceh Kini Jadi PNS Jalur Disabilitas di Kejati Aceh

SETIAP pagi beberapa tahun lalu, di depan gerbang madrasah MAN 3 Banda Aceh, ada pemandangan yang sama. Sepasang orang tua dengan penuh kesabaran mengantar anak mereka yang menggunakan kursi roda.

Anak itu tersenyum lebar, matanya berbinar penuh semangat. Dialah Athaya–nama yang ternyata bukan sekadar rangkaian huruf biasa. Nama yang menjadi doa.

ADVERTISEMENT
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Athaya” dalam bahasa Arab berarti anugerah atau pemberian Tuhan. Dan sungguh, orang tuanya penuh pertimbangan saat memilih nama itu.

Athaya terlahir dengan keterbatasan fisik, tapi justru dari situlah keajaiban bermula.

ADVERTISEMENT
Ucapan Marhaban Ya Ramadhan Pimpinan DPRK Sabang

Bagi kebanyakan orang, memiliki anak dengan kebutuhan khusus mungkin terasa seperti ujian.

Tapi bagi orang tua Athaya, dia adalah hadiah terindah–sebuah amanah yang mereka jalani dengan penuh cinta dan kesadaran.

Perjuangan yang Tak Kenal Lelah

Bayangkan, setiap hari, tanpa pernah mengeluh, orang tuanya mengantarnya ke sekolah, mereka memastikan Athaya bisa mengakses pendidikan yang sama seperti anak lainnya, saat teman-temannya bermain lari-larian, Athaya mungkin hanya bisa menonton, tapi dia tak pernah kehilangan senyumnya.

Dan lihatlah sekarang, lulus Madrasah Aliyah dengan prestasi membanggakan, berhasil menyelesaikan kuliah di bidang IT, lolos seleksi ketat formasi disabilitas Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh.

Senyuman yang Mengalahkan Segala Batas

Yang paling mengesankan dari Athaya bukanlah pencapaiannya, tapi caranya menjalani hidup. Di tengah keterbatasannya, dia memilih selalu tersenyum.

Bukan senyum palsu, tapi senyum tulus yang seolah berkata: “Lihatlah, aku bisa melewati semua ini. Aku bersyukur. Aku kuat.”

Pelajaran Hidup dari Sebuah Nama

Kisah Athaya mengajarkan kita bahwa Nlnama adalah doa–dan ketika diiringi dengan keyakinan, doa itu bisa menjadi nyata

Keluarga adalah kekuatan terbesar–dukungan orang tua bisa mengubah keterbatasan menjadi kelebihan

Kesuksesan sejati diukur dari seberapa besar kita bisa bangkit, bukan dari seberapa mudah jalan kita

Kini, setiap kali seragam ASN-nya dikenakan, Athaya bukan hanya membuktikan bahwa disabilitas bukan penghalang.

Dia sedang membuktikan bahwa anugerah terindah Tuhan sering kali datang dalam bungkus yang tak terduga.

Dan untuk orang tuanya – mereka telah mengajarkan pada kita semua bahwa cinta sejati itu bukan tentang memiliki anak yang sempurna, tapi tentang menjadikan setiap anak sempurna dalam cinta dan dukungan.

Ditulis oleh Chairul Amri, Guru Bahasa Arab MAN 3 Banda Aceh (2005-2018), jajaran Bidang Penmad Kanwil Kemenag Aceh.

image_print
author avatar
Fauzan
Wartawan infoaceh.net
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Orinews Logo

Artikel Terkait