INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Biografi Ulama Aceh

Abu Qamaruddin Lailon Teunom, Ulama Kharismatik Ahli Tarekat

Last updated: Kamis, 1 Oktober 2020 09:06 WIB
By Redaksi - Wartawati Infoaceh.net
Share
Lama Bacaan 7 Menit
SHARE

Teungku Syekh Qamaruddin Lailon adalah murid Abuya Syekh Muda Waly al-Khalidy angkatan pertama seleting dengan Teungku Syekh Adnan Mahmud Bakongan dan Teungku Syekh Jailani Kota Fajar.

Beliau merupakan salah satu murid Syekh Muda Waly yang dikenal ahli dalam kajian tasawuf dan tarekat. Bahkan beliau dan Abu Bakongan dua ulama yang mendapat pengangkatan langsung sebagai mursyid oleh Abuya Syekh Muda Waly, sehingga beliau disebut dengan ‘Qamaruddin Sang Purnama’.

Aba H Asnawi bin Tgk Ramli atau yang lebih dikenal Aba Asnawi Lamno
Aba Asnawi Lamno, Sosok Ulama Alim dan Tawadhu Penggerak Ekonomi Dayah

Abu Qamaruddin Lailon lahir di Labuhan Haji pada tahun 1915 dari keluarga yang sangat mencintai ilmu agama. Beliau dan saudara-saudaranya adalah ulama lulusan Dayah Darussalam Labuhan Haji.

- ADVERTISEMENT -

Diantara saudaranya yang juga alim dan ulama adalah Abuya Jakfar Lailon dan Abu Dasyah Lailon. Namun setelah menyelesaikan pendidikan di kelas Bustanul Muhaqiqin Darussalam Labuhan Haji yang dibimbing langsung oleh Abuya Syekh Muda Waly, beliau kemudian memilih berkiprah dan menyebarkan ilmunya di Tanoh Anoe Teunom, sehingga masyarakat setempat menyebut beliau dengan sebutan Abu Tanoh Anoe, Abu Kama atau Abu Kama Teunom.

Mengenai rekam jejak pendidikan beliau ketika kecil, tidak diketahui secara persis masa awal pendidikan beliau, namun yang pasti beliau belajar dasar-dasar keislaman kepada orang tuanya sendiri yang dikenal taat dan mencintai ilmu agama.

- ADVERTISEMENT -
Abu Kuta Krueng, yang memiliki nama asli Tgk H Usman bin Ali
Abu Kuta Krueng, Sosok Ulama Tasawuf Aceh yang Diharapkan Doanya

Selain itu di daerah Labuhan Haji tempat lahirnya Abu Qamaruddin Lailon merupakan wilayah yang memiliki banyak lembaga pendidikan dayah yang bertebaran di beberapa tempat dalam kawasan Labuhan Haji, walaupun yang terbesar ketika itu adalah Madrasah Khairiyah yang didirikan oleh ulama yang berasal dari Siem Aceh Besar yang dikenal dengan Abu Muhammad Ali Lampisang dengan santrinya mencapai lima ratus orang, termasuk Abuya Syekh Muda Waly juga murid Abu Lampisang tersebut.

Kedatangan Abu lampisang ke Aceh Selatan tepatnya di Labuhan Haji dengan Madrasah Khairiyah merupakan kelanjutan program para ulama Aceh yang diketuai oleh Tuwanku Raja Keumala, dimana di antara program utamanya adalah mencerdaskan masyarakat dengan mengirim para ulama ke berbagai wilayah.

Sehingga diutuslah dua orang ulama besar ke Aceh Selatan dan Blangpidie. Adapun yang dikirim ke Aceh Selatan adalah Abu Muhammad Ali Lampisang yang dikenal dengan Abu Lampisang sekitar tahun 1921, dan Madrasah Khairiyah ditutup pada 1930 ketika suhu perlawanan para pejuang Bakongan semakin meningkat.

Ulama kharismatik Aceh Tgk H Ishak Bin Ahmad atau dikenal Abu Ishak Lamkawe wafat pada usia 78 tahun
Abu Ishak Lamkawe, Ulama Kharismatik dan Tawadhu’ Gurunya Abu Mudi

Belanda khawatir dayah akan mengambil peran untuk peperangan tersebut. Adapun ulama yang dikirim ke Blangpidie adalah Abu Syekh T. Mahmud Lhoknga sekitar tahun 1927. Abu Syekh Mahmud membangun sebuah dayah yang dinamakan Dayah Bustanul Huda Blangpidie.

- ADVERTISEMENT -

Beliau memimpin Dayah Bustanul Huda hingga wafatnya pada tahun 1966. Dari Abu Syekh Mahmud banyak ulama generasi berikutnya hasil didikan beliau.

Umumnya para ulama dari Labuhan Haji sebelum merantau ke tempat yang lain, mereka pasti belajar di dua dayah besar itu. Contohnya Abuya Syekh Muda Waly, beliau belajar pertama kali pada Dayah Abu Lampisang di Labuhan Haji selama empat tahun, dan selanjutnya belajar pada Abu Syekh Mahmud di Dayah Bustanul Huda Blangpidie.

Selain Syekh Muda Waly, Abu Adnan Bakongan juga demikian, belajar pada Abu Lampisang kemudian melanjutkan ke Abu Syech Mud Blangpidie. Adapun Abu Qamaruddin Lailon yang sedang dibahas merupakan salah satu ulama yang lama belajar pada Abuya Syekh Muda Waly.

Abu Qamaruddin Lailon adalah ulama yang belajar kepada Abuya Muda Waly pada periode awal, beliau satu angkatan dengan para ulama kharismatik lulusan Labuhan Haji periode awal seperti: Abuya Adnan Bakongan, Abuya Jailani Kota Fajar, Abuya Yusuf ‘Alamy, Abuya Aidarus Kampar, Abuya Imam Syamsuddin Sangkalan, Abuya Jakfar Lailon, Abu Syekh Marhaban Kruengkalee dan para ulama lain yang segenerasi mereka.

Abu Qamaruddin Lailon belajar berbagai ilmu pada Abuya Syekh Muda Waly, dan yang paling identik dari kepakaran Abu Qamaruddin Lailon adalah tarekat dan tasawuf.

Sehingga masyarakat mengenal beliau sebagai ulama yang sangat mendalam dalam kajian tasawuf dan tarekat. Beliau juga salah satu mursyid yang diangkat langsung oleh Abuya Haji Muda Waly al-Khalidy.

Beliau membangun sebuah dayah yang bernama Dayah Darun Nizam.

Dayah Darun Nizam kemudian menjadi sebuah dayah besar pada masa kepemimpinan beliau, karena ilmu yang dimilikinya tinggi dan pengamalan tarekat yang kuat.

Bahkan setiap bulan Ramadhan para santri dari berbagai wilayah Aceh datang untuk bersuluk dan mengambil tarekat kepada Abu Qamaruddin Lailon.

Selain ahli dalam bidang tarekat dan tasawuf, Abu Qamaruddin juga seorang pendidik yang handal, hal ini ditandai dengan banyaknya murid-murid beliau yang berhasil menjadi ulama dan mendirikan lembaga pendidikan setelah selesai belajar kepada Abu Qamaruddin Lailon.

Dalam kehidupan sehari-harinya Abu Qamaruddin senantiasa menampilkan sikap yang mulia, baik dari tutur kata maupun sifatnya yang simpatik dan menghormati orang lain. Sehingga masyarakat merasa hormat dan kagum kepada beliau.

Abu Qamaruddin Lailon tidak hanya mendidik para santrinya dengan pengajian, nasehat dan ceramah, beliau juga menuangkan keilmuannya dalam tulisan yang bisa dipelajari dan dibaca oleh generasi selanjutnya.

Beliau merupakan ulama yang memiliki banyak keahlian dan keutamaan, sehingga masyarakat Tanoh Anoe, Teunom secara lebih umum, sangat memperhatikan arahan dan pandangan dari sang ulama tersebut.

Banyak persoalan yang dihadapi oleh masyarakat yang dihadapkan kepada beliau untuk dimintai solusi dan penyelesaian dari masalah, karena beliau memiliki kejernihan hati dan fikiran.

Abu Qamaruddin Lailon telah banyak mencurahkan daya upayanya untuk mengembangkan Tarekat Naqsyabandiyah secara luas, dan bahkan banyak pengikut setianya yang terus melanjutkan estafet dari Abu Qamaruddin Lailon.

Setelah perjuangan yang panjang dalam dunia tarekat dan tasawuf dan berhasil membina masyarakatnya, wafatlah ulama besar tersebut pada tahun 1993 dalam usia 78, dengan meninggalkan banyak murid dan pengikut setianya.

Setelah wafatnya Abu Qamaruddin, maka Dayah tersebut dipimpin oleh salah satu anaknya yang bernama Teungku Abati Muslim yang juga termasuk salah satu ulama lulusan Dayah Budi Lamno dan Dayah Ulee Titi, murid dari Abu Ishaq al-Amiry Ulee Titi. Rahimahullah Rahmatan Wasi’atan.

Ditulis Oleh:
Dr. Nurkhalis Mukhtar El-Sakandary, Lc

Previous Article Empat Siswa MAN Model Banda Aceh Kembali Raih Juara Olimpiade Nasional Empat Siswa MAN Model Banda Aceh Kembali Raih Juara Olimpiade Nasional
Next Article Forkopimda Aceh Ikuti Upacara Hari Kesaktian Pancasila Secara Daring

Populer

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia
Ekonomi
Bahlil: Negara Maju Saja Dulu Babat Hutan, Kenapa Kita Dilarang Keruk SDA?
Rabu, 25 Juni 2025
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Umum
Viral Link Video Syakirah Versi Terbaru Berdurasi 16 Menit Beredar di X dan TikTok
Rabu, 28 Mei 2025
Syariah
Usai Terbakar, Asrama dan RKB Pesantren Ar Rabwah Indrapuri Dibangun Kembali 
Sabtu, 29 November 2025
Siapa Andini Permata Videonya Berdurasi 2 Menit 31 Detik Bareng Adiknya Viral di Medsos
Umum
Siapa Andini Permata? Sosok Fiktif di Balik Video 2 Menit 31 Detik yang Jadi Umpan Penipuan Digital
Jumat, 11 Juli 2025
Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem bersama kedua istrinya, Marlina Usman atau Kak Ana (Ketua TP PKK Aceh) dan Salmawati SE atau Bunda Salma (Anggota Komisi III DPRA). (Foto: Ist)
Aceh
Dua First Lady Aceh: Antara Kak Ana dan Bunda Salma, Siapa Paling Berpengaruh?
Kamis, 3 Juli 2025

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow
IKLAN HARI PAHLAWAN PEMKO
IKLAN PEMKO SABANG SUMPAH PEMUDA
IKLAN BANK ACEH HARI SANTRI
IKLAN DJP OKTOBER 2025

Berita Lainnya

Biografi Ulama Aceh

Abu Tumin, Ulama Kharismatik Pengawal Agama Masyarakat Aceh

Kamis, 19 Juni 2025
Biografi Ulama Aceh

Abu Lueng Angen, Ulama Kharismatik yang Mengorbit Banyak Ulama dan Mustajab Doanya

Selasa, 7 Maret 2023
Biografi Ulama Aceh

Tgk Chiek Di Simpang, Ulama Besar Aceh Penulis Kitab Lapan

Rabu, 28 Juli 2021
Biografi Ulama Aceh

Abu Daud Zamzami; Ulama Dayah Pencerah Umat, Nasehati Umara dengan Pemikiran Jernihnya

Rabu, 17 Maret 2021
Habib Muhammad bin Achmad al-Athas Simpang Ulim
Biografi Ulama Aceh

Habib Muhammad, Waliyullah Cucu Rasulullah Pendiri Masjid Ba’alawi di Aceh

Sabtu, 11 Oktober 2025
Biografi Ulama Aceh

Abu Zulkifli Ahmad Cot Mane, Ulama Ahli Fiqih Pimpinan Dayah MUDI Abdya

Sabtu, 14 November 2020
Biografi Ulama Aceh

Abu Muhammad Darimi, Sosok Ulama Tawadhu’ Yang Luas Keilmuannya

Sabtu, 7 November 2020
Biografi Ulama Aceh

Abu Daud Teupin Gajah, Ulama Tasawuf Murabbi Masyarakat Aceh Selatan

Minggu, 1 November 2020
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2025 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?