Umum

Kakek di Ngawi Pasang Pipa di Alat Vital, Damkar Turun Tangan

Infoaceh.net – Markas komando (Mako) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, didatangi pria berusia 65 tahun yang meminta tolong untuk melepaskan potongan pipa air dari alat kemaluannya, Selasa (13/5/2025) pagi.

Diketahui, pria tersebut bernama Andi Suroso, warga Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, yang mengeluh sakit pada bagian alat kelaminnya karena tidak bisa buang air kecil selama dua hari akibat terbelenggu pipa air yang sengaja dimasukannya sendiri.

ADVERTISEMENT
Bank Aceh Syariah Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 H

Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Damkar Ngawi, Purwanto, menyampaikan pihaknya tak habis pikir dengan laporan yang baru saja pihaknya terima dari seorang warga yang datang sendiri ke Mako Damkar Ngawi untuk meminta tolong. Dia menyebut, hal tersebut dilakukan untuk meredam hasrat seksual.

“Jadi beliau ini melakukan hal tersebut tujuannya untuk mengantisipasi hasrat seksual yang berlebih, juga agar tidak berhalusinasi berlebih akhirnya memasang paralon di alat kelaminnya dua hari yang lalu,” ujarnya.

ADVERTISEMENT
Ucapan Marhaban Ya Ramadhan Pimpinan DPRK Sabang

Usai dipasang selama dua hari, pria yang diketahui telah berstatus duda tersebut mengeluh kesakitan akibat alat kelaminnya mengalami pembengkakan. Purwanto menyebut, kakek-kakek tersebut datang sendiri ke Mako Damkar Ngawi karena melihat konten-konten di media sosial yang mengatakan petugas pemadam kebakaran bisa melakukan segala hal.

“Setelah kami cek ternyata sudah membengkak, oleh karena itu karena keterbatasan alat beliau ini kami bawa ke Rumah Sakit [RS] Widodo Ngawi agar mendapat bius lokal sebelum pipa paralon tersebut kami potong menggunakan gerinda kecil yang kami miliki,” jelas dia.

Setelah proses pelepasan memakan waktu 45 menit, akhirnya pipa air kecil yang membelenggu alat kelamin pria tersebut berhasil dilepaskan dengan cara dipotong pada satu sisi. Damkar Ngawi akhirnya membawa kembali Andi Suroso ke Mako Damkar Ngawi agar dapat beristirahat sambil menunggu jemputan dari pihak keluarga.

“Kalau ada keinginan yang sulit dikendalikan, lebih baik istigfar, berdoa. Jangan sampai melakukan tindakan yang membahayakan diri sendiri seperti ini. Untung saja beliau ini cepat datang dan bisa ditangani,” imbau Purwanto.

image_print
Harian Aceh Indonesia
Netizen Harian Aceh

Imsakiyah Ramadhan 1447 H

Kota Banda Aceh & Sekitarnya

Harian Aceh Indonesia
Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh
Tanggal Imsak Subuh Dzuhur Ashar Maghrib Isya
Memuat data resmi...
Orinews Logo

Artikel Terkait