INFOACEH.netINFOACEH.netINFOACEH.net
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Dunia
  • Umum
  • Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Gaya Hidup
Cari Berita
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Font ResizerAa
Font ResizerAa
INFOACEH.netINFOACEH.net
Cari Berita
  • Beranda
  • Aceh
  • Nasional
  • Luar Negeri
  • Umum
  • Biografi Ulama Aceh
  • Syariah
  • Politik
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Opini
  • Olahraga
  • Hukum
  • Kesehatan & Gaya Hidup
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Rights Reserved.
Luar Negeri

Pakistan Tegaskan Pilih Jalur Diplomasi Hadapi India, Tapi Siap Bertindak Jika Kedaulatan Terusik

Last updated: Jumat, 16 Mei 2025 02:32 WIB
By Arif
Share
Lama Bacaan 3 Menit
Pakistan Tegaskan Pilih Jalur Diplomasi Hadapi India, Tapi Siap Bertindak Jika Kedaulatan Terusik
Pakistan Tegaskan Pilih Jalur Diplomasi Hadapi India, Tapi Siap Bertindak Jika Kedaulatan Terusik
SHARE

Jakarta, Infoaceh.net – Pemerintah Pakistan menegaskan komitmennya untuk menahan diri dan memilih jalur diplomasi dalam menghadapi ketegangan terbaru dengan India, menyusul insiden serangan di wilayah Kashmir pada 22 April lalu.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Hukum dan Keadilan Pakistan, Aqeel Malik, dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Pemerintah memastikan tujuh stimulus ekonomi strategis berlanjut pada 2026 sebagai langkah menjaga daya beli masyarakat, menopang UMKM, serta memperluas lapangan kerja di tengah tekanan ekonomi global.
Tak Mau Ekonomi Goyang, Pemerintah Kunci 7 Stimulus Besar hingga 2026

“Kami adalah negara yang bertanggung jawab. Kami memilih untuk tidak mengambil langkah agresif, namun kami juga tidak akan diam jika kedaulatan dan integritas wilayah kami terancam,” tegas Malik.

- ADVERTISEMENT -

Ia menekankan, Pakistan tetap berpegang pada komitmen gencatan senjata yang telah disepakati, dan berharap situasi tidak berkembang ke arah yang mengharuskan mereka mengambil tindakan militer.

Meski demikian, Malik enggan merinci perkembangan terbaru terkait proses gencatan senjata tersebut. “Situasinya masih berkembang dan kami belum bisa mengungkapkan secara detail. Tapi kami tetap berharap, India memilih jalur diplomasi seperti yang mereka sampaikan sebelumnya,” ujarnya.

- ADVERTISEMENT -
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa

Pakistan Buka Diri untuk Penyelidikan Internasional

Terkait insiden serangan teror di Kashmir, Malik menegaskan bahwa Pakistan tidak memiliki keterlibatan apapun. Ia menyatakan Pakistan telah mengutuk kejadian itu dan menawarkan bantuan penuh kepada India untuk mengungkap pelaku sebenarnya.

“Kalau kami punya sesuatu yang disembunyikan, kami tidak akan menawarkan kerja sama sejak awal,” katanya.

Pakistan bahkan telah mengusulkan dibentuknya penyelidikan internasional yang independen dan tidak berpihak. Namun hingga kini, belum ada respons dari pihak India.

UIN Ar-Raniry Banda Aceh menandatangani MoU dengan Prince of Songkla University (PSU), Thailand, sebagai upaya memperkuat jejaring akademik internasional, Selasa (13/1).
UIN Ar-Raniry Jalin Kerja Sama dengan Universitas Songkla Thailand

“Anda tidak bisa bertepuk sebelah tangan. Kami butuh keterbukaan dari pihak India,” ujar Malik, menyindir sikap diam tetangganya itu.

- ADVERTISEMENT -

Perjanjian Indus Tak Bisa Ditangguhkan

Malik juga menyinggung sikap India yang menangguhkan partisipasi dalam Perjanjian Air Sungai Indus (Indus Water Treaty/IWT) pasca serangan di Kashmir. Menurutnya, penangguhan perjanjian tersebut tidak memiliki dasar dalam hukum internasional.

“Presiden Bank Dunia sendiri telah menyatakan bahwa tidak ada klausul yang memungkinkan perjanjian itu ditangguhkan. Jadi secara hukum, itu tidak sah,” tegas Malik.

Meski memiliki opsi lain, Pakistan tetap memilih pendekatan diplomatik. “Kami ingin menyelesaikan persoalan ini secara bijaksana, bukan dengan provokasi,” imbuhnya.

Dapat Dukungan Komunitas Internasional

Dalam kesempatan itu, Malik mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan mayoritas negara Muslim dan masyarakat internasional yang menilai sikap Pakistan sebagai langkah dewasa dalam menyikapi konflik.

“Mereka tidak hanya memahami posisi kami, tapi juga mengapresiasi cara kami menangani krisis ini secara bertanggung jawab,” pungkas Malik.

Perjanjian IWT yang ditandatangani pada 1960 silam telah menjadi pilar stabilitas antara India dan Pakistan di tengah hubungan yang kerap dilanda ketegangan. Bahkan dalam masa-masa konflik seperti Perang Indo-Pakistan 1965 dan Perang Kargil 1999, perjanjian itu tetap dipatuhi oleh kedua negara.

TAGGED:diplomasipemerintah pakistanperang india-pakistanperistiwapolitikwww.infoaceh.net
Previous Article Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem tampak langsung bekerja hingga larut malam, di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis malam (15/5). (Foto: For Infoaceh.net) Tiba di Banda Aceh, Mualem Langsung Bekerja Hingga Larut Malam
Next Article Dihentikan Tanpa Jawaban, Kasus Kuota Haji Seret KPK ke Pengadilan Dihentikan Tanpa Jawaban, Kasus Kuota Haji Seret KPK ke Pengadilan

Populer

Pendidikan
Prof Mirza Tabrani Dinilai Figur Tepat Pimpin Universitas Syiah Kuala
Rabu, 14 Januari 2026
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana didampingi Kasat Resnarkoba AKP Rajabul Asra memberikan keterangan pengungkapan kasus sabu dalam konferensi pers, Selasa (13/1). (Foto: Ist)
Hukum
Empat Kali Jadi Kurir, Warga Pidie Akhirnya Ditangkap di Bandara SIM Selundupkan Sabu 1,9 Kg  
Rabu, 14 Januari 2026
Indonesia memasuki tahun 2026 dengan satu ironi besar: narasi dalam kondisi tampak stabil, tetapi sesungguhnya rapuh di tengah krisis kepercayaan. (Foto: Ist)
Opini
Negara “Seolah-olah”: Indonesia di Ambang Krisis Legitimasi
Rabu, 14 Januari 2026
Sekda Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima audiensi Aliansi Mahasiswa se-Aceh di Posko Penanganan Bencana Pemerintah Aceh, Selasa (13/1/2026). (Foto: Ist)
Aceh
Soal Status Bencana Nasional, Sekda Aceh Jelaskan Prosedurnya ke Mahasiswa
Rabu, 14 Januari 2026
Tanah amblas di Desa Pondok Balik Kecamatan Ketol, Aceh Tengah hampir menyentuh badan jalan, tersisa kurang lebih 5 meter dari badan jalan. (Foto: Ist)
Umum
Tanah Amblas Hampir Sentuh Badan Jalan, Pemkab Aceh Tengah Buka Akses Alternatif 
Rabu, 14 Januari 2026

Paling Dikomentari

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau Dek Fad saat melepas pelari bercelana pendek di event olahraga FKIJK Aceh Run 2025 yang digelar di lapangan Blang Padang Banda Aceh, Ahad pagi (11/5). (Foto: Dok. Infoaceh.net)
Olahraga

Tanpa Peduli Melanggar Syariat, Wagub Fadhlullah Lepas Pelari Bercelana Pendek di FKIJK Aceh Run

Sabtu, 11 Oktober 2025
Anggota Komisi III DPR RI asal Aceh, M Nasir Djamil
Aceh

Komisi III DPR RI Minta Polisi Tangkap Gubsu Bobby Terkait Razia Mobil Plat Aceh

Minggu, 28 September 2025
UMKM binaan BRI sukses ekspansi pasar Internasional
Ekonomi

Negara Diam, UMKM Digasak Shopee-Tokopedia-TikTok

Jumat, 25 Juli 2025
Anggun Rena Aulia
Kesehatan & Gaya Hidup

Serba Cepat, Serba Candu: Dunia Baru Gen Z di Media Sosial

Minggu, 19 Oktober 2025
Fenomena penggunaan jasa joki akademik di kalangan dosen untuk meraih gelar profesor mulai menjadi sorotan di Aceh. (Foto: Ilustrasi)
Pendidikan

Fenomena Joki Profesor di Aceh: Ancaman Serius bagi Marwah Akademik

Jumat, 12 September 2025
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
TelegramFollow
WhatsAppFollow
ThreadsFollow
BlueskyFollow
RSS FeedFollow

Berita Lainnya

Ratusan personel BPBD dan Damkar Bireuen menggelar unjuk rasa di halaman Gedung DPRK Bireuen, Selasa (13/1/2026) terkait tudingan penimbunan bantuan untuk korban banjir bandang. (Foto: Ist)
Umum

Dituding Timbun Bantuan, BPBD dan Damkar Bireuen Geruduk Gedung DPRK

Rabu, 14 Januari 2026
Kondisi kawasan Danau Laut Tawar, Takengon, Aceh Tengah yang rusak akibat banjir bandang dan longsor pada akhir November 2025. (Foto: Ist)
Ekonomi

198 Destinasi Wisata Aceh Rusak Berat Akibat Banjir-Longsor

Rabu, 14 Januari 2026
Bupati Aceh Barat Tarmizi SP MM dan Wakil Bupati Said Fadheil SH.
Aceh

Aceh Barat Larang Permainan Domino hingga Turnamen di Gampong

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah Aceh kembali mencatatkan capaian strategis di tingkat nasional
Umum

Pemerintah Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik

Rabu, 14 Januari 2026
General Manager Solusi Bangun Andalas, R. Adi Santosa beserta karyawan membersihkan Dayah Kruet, Kecamatan Meurah Dua, Pidie Jaya dalam aksi bakti sosial yang diinisiasi Serikat Pekera Semen Andalas (SPSA). (Foto: Ist)
Ekonomi

Bantu Pemulihan, Solusi Bangun Andalas Kerahkan Alat Berat Bersihkan Area Terdampak Banjir

Rabu, 14 Januari 2026
Pemerintah Aceh menegaskan komitmennya menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama dalam pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor. 
Pendidikan

Pemerintah Aceh Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascabencana

Rabu, 14 Januari 2026
Kardono SH MH ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Aceh Barat Daya (Abdya). (Foto: Ist)
Hukum

Kardono Ditunjuk Jadi Kajari Aceh Barat Daya

Rabu, 14 Januari 2026
Kantor Wali Kota Langsa. (Foto: Ist)
Ekonomi

Pemerintah Aceh Tolak Evaluasi APBK Langsa 2026, Anggaran Dinilai Tak Sesuai Aturan

Senin, 12 Januari 2026
TAMPILKAN LAINNYA
INFOACEH.netINFOACEH.net
Follow US
© 2026 PT. INFO ACEH NET. All Right Reserved.
Developed by PT. Harian Aceh Indonesia
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
Logo Info Aceh
Selamat datang di Website INFOACEH.net
Username atau Email Address
Password

Lupa password?