{"id":10394,"date":"2020-10-17T06:00:07","date_gmt":"2020-10-16T23:00:07","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=10394"},"modified":"2020-10-17T03:05:56","modified_gmt":"2020-10-16T20:05:56","slug":"pemerintah-aceh-targetkan-hasil-uji-swab-keluar-1x24-jam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/10\/17\/pemerintah-aceh-targetkan-hasil-uji-swab-keluar-1x24-jam\/","title":{"rendered":"Pemerintah Aceh Targetkan Hasil Uji Swab Keluar 1&#215;24 Jam"},"content":{"rendered":"<h6>Laboratorium Uji Swab PCR Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI Aceh<\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Agar hasil tes swab Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) keluar dalam kurun waktu 24 jam, Pemerintah Aceh menetapkan jadwal dan kuota harian pengiriman sampel swab dari kabupaten\/kota.<\/p>\n<p>Sampel swab yang dikirim dari daerah itu akan diperiksa di tiga laboratorium Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) yang berada di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Balai Litbangkes Aceh dan Laboratorium Kesehatan Daerah Aceh.<\/p>\n<p>Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, dr. Taqwallah, dalam rapat rutin penanganan Covid-19 yang digelar secara virtual bersama Satgas Covid-19 kabupaten\/kota di Aceh, Jum&#8217;at, (16\/10).<\/p>\n<p>Taqwallah mengatakan, skema tersebut telah ditetapkan dalam Surat Gubernur Aceh Nomor : 440\/14872 perihal pemeriksaan sampel Covid-19 dengan Tes RT- PCR.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Taqwallah memaparkan jumlah kuota sampel swab yang dapat dikirim oleh kabupaten\/kota per harinya. Setiap kabupaten\/kota mendapat kuota yang berbeda. Penetapan kuota menyesuaikan dengan kondisi kasus Covid-19 tiap daerah.<\/p>\n<p>Begitupun dengan jadwal harian pengiriman sampel swab dari daerah, Pemerintah Aceh telah mengaturnya mulai dari jam pengiriman sampai dengan jam dikeluarkan hasil.<\/p>\n<p>\u201cSampel swab dikirim ke Banda Aceh pada jam yang telah ditentukan, nantinya akan diterima oleh tim posko Covid-19 Dinas Kesehatan Aceh, mereka yang akan bawa ke laboratorium PCR. Dengan cara begini Insya Allah hasil akan keluar dalam waktu 24 jam,\u201c terangnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, dalam beberapa waktu ke depan Pemerintah Aceh juga akan membangun 3 laboratorium PCR di tiga kabupaten\/kota yang letaknya menyesuaikan dengan zonasi wilayah Aceh.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, dengan bertambahnya laboratorium PCR tersebut maka jumlah sampel swab yang diperiksa bisa lebih banyak dan hasilnya akan keluar lebih cepat.<\/p>\n<p>Selain persoalan pemeriksaan swab, Sekda Aceh juga meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan peran tenaga kesehatan di puskesmas mulai dari kepala hingga bidan desa agar mengawal pencegahan penyebaran Covid-19.<\/p>\n<p>Ia meminta para tenaga kesehatan mengawal ketat masyarakat yang masuk kategori suspek agar disiplin menjalankan isolasi mandiri.<\/p>\n<p>Begitupun dengan masyarakat lainnya, para tenaga kesehatan harus selalu mengingatkan agar mereka disiplin menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/10394?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laboratorium Uji Swab PCR Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemenkes RI Aceh Banda Aceh \u2013 Agar hasil tes swab Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) keluar dalam kurun waktu 24 jam, Pemerintah Aceh menetapkan jadwal dan kuota harian pengiriman sampel swab dari kabupaten\/kota. Sampel swab yang dikirim dari daerah itu akan diperiksa di tiga laboratorium Real [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10395,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10394","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/10\/IMG-20201017-WA0005.jpg?fit=465%2C276&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/10394","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=10394"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/10394\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/10395"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=10394"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=10394"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=10394"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}