{"id":105239,"date":"2025-06-07T22:21:18","date_gmt":"2025-06-07T15:21:18","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=105239"},"modified":"2025-06-07T22:21:18","modified_gmt":"2025-06-07T15:21:18","slug":"fadli-zon-targetkan-penulisan-ulang-sejarah-rampung-agustus-cukup-dua-bulan-asal-bukan-dari-nol","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/06\/07\/fadli-zon-targetkan-penulisan-ulang-sejarah-rampung-agustus-cukup-dua-bulan-asal-bukan-dari-nol\/","title":{"rendered":"Fadli Zon Targetkan Penulisan Ulang Sejarah Rampung Agustus: \u201cCukup Dua Bulan, Asal Bukan dari Nol\u201d"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"235\" data-end=\"480\"><strong>Infoaceh.net <\/strong>\u2013 Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut proses penulisan ulang sejarah Indonesia ditargetkan selesai pada Agustus 2025. Ia menegaskan, waktu dua bulan dinilai cukup karena para sejarawan tidak memulai dari nol.<\/p>\n<p data-start=\"235\" data-end=\"480\">\u201cSelesainya nanti bulan Agustus, tetapi kita akan ada uji publik,\u201d ujar Fadli di Denpasar, Bali, Sabtu (7\/6).<\/p>\n<p data-start=\"595\" data-end=\"795\">Meski begitu, Fadli mengaku belum mengetahui sejauh mana progres penyusunan ulang sejarah tersebut. Ia memilih mempercayakan sepenuhnya kepada para sejarawan dari perguruan tinggi yang telah ditunjuk.<\/p>\n<p data-start=\"595\" data-end=\"795\">\u201cKita tidak menulis sejarah dari nol, tentu saja dari apa yang sudah pernah ditulis sebelumnya. Kita sudah lama tidak menulis sejarah nasional yang resmi, terakhir pada era Pak Habibie, itu sudah 26 tahun lalu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p data-start=\"1090\" data-end=\"1252\">Fadli menegaskan bahwa penyusunan ulang sejarah ini akan menekankan perspektif Indonesia sentris, bukan dari sudut pandang kolonial ataupun kelompok tertentu.<\/p>\n<p data-start=\"1090\" data-end=\"1252\">\u201cYang menulis adalah profesional, sejarawan, bukan aktivis, bukan politisi,\u201d tegas mantan Wakil Ketua DPR itu.<\/p>\n<p data-start=\"1368\" data-end=\"1542\">Ia menekankan bahwa tujuan penulisan ulang sejarah bukan untuk membongkar kesalahan masa lalu, tetapi menonjolkan pencapaian-pencapaian bangsa dalam bingkai nasionalisme.<\/p>\n<p data-start=\"1603\" data-end=\"1778\">Fadli Zon juga menanggapi masukan dari Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, yang disampaikan dalam acara pameran foto Guntur Soekarnoputra di Galeri Nasional, Jakarta.<\/p>\n<p data-start=\"1780\" data-end=\"1983\">Dalam pidatonya, Megawati menyentil bahwa sejarah nasional terkesan &#8220;dipotong&#8221; dan hanya dikenang dari era Orde Baru. Ia pun berniat mengumpulkan para sejarawan untuk memperkaya narasi sejarah Indonesia.<\/p>\n<p data-start=\"1780\" data-end=\"1983\">\u201cSaya kira itu tidak salah. Kita juga menggandeng sejarawan yang ahli. Kalau Bu Mega ingin mengumpulkan sejarawan lain, tidak ada masalah,\u201d ujar Fadli.<\/p>\n<p data-start=\"2140\" data-end=\"2336\">Menurutnya, justru semakin banyak perspektif yang masuk akan semakin memperkaya sejarah, selama tetap berlandaskan pada fakta dan profesionalisme, bukan sudut pandang ideologis atau sektarian.<\/p>\n<p data-start=\"2402\" data-end=\"2638\">Rencana penulisan ulang sejarah ini sebelumnya menuai kritik dari sejumlah kalangan, yang khawatir akan adanya politisasi sejarah. Namun, Fadli memastikan pemerintah terbuka untuk uji publik terhadap hasil kerja sejarawan nanti.<\/p>\n<p data-start=\"2402\" data-end=\"2638\">\u201cKami ingin memperkuat sejarah Indonesia dari sudut pandang kita sendiri, bukan dari kacamata luar. Kita sudah 80 tahun merdeka, jadi narasi sejarah kita harus milik bangsa ini sendiri,\u201d tandasnya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/105239?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut proses penulisan ulang sejarah Indonesia ditargetkan selesai pada Agustus 2025. Ia menegaskan, waktu dua bulan dinilai cukup karena para sejarawan tidak memulai dari nol.<\/p>\n","protected":false},"author":9,"featured_media":104680,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[21903,21936,21933,21932,21934,21939,21905,21935,21938,21937],"class_list":["post-105239","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-fadli-zon-sejarah-indonesia","tag-kementerian-kebudayaan-fadli-zon","tag-kritik-megawati-sejarah","tag-penulisan-ulang-sejarah-indonesia-2025","tag-revisi-buku-sejarah-nasional","tag-sejarah-bukan-kolonialis","tag-sejarah-orde-baru","tag-sejarah-perspektif-indonesia-sentris","tag-sejarawan-sejarah-nasional","tag-uji-publik-sejarah-indonesia"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/konpers-delegasi-indonesia-di-cannes-film-festival-2025-1746531842483_169.jpeg?fit=1200%2C676&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/105239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/9"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=105239"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/105239\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/104680"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=105239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=105239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=105239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}