{"id":105929,"date":"2025-06-08T21:00:01","date_gmt":"2025-06-08T14:00:01","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=105929"},"modified":"2025-06-08T21:00:01","modified_gmt":"2025-06-08T14:00:01","slug":"trump-larang-warga-12-negara-masuk-as-presiden-chad-balas-kami-tak-punya-miliaran-dolar-tapi-punya-harga-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/06\/08\/trump-larang-warga-12-negara-masuk-as-presiden-chad-balas-kami-tak-punya-miliaran-dolar-tapi-punya-harga-diri\/","title":{"rendered":"Trump Larang Warga 12 Negara Masuk AS, Presiden Chad Balas: Kami Tak Punya Miliaran Dolar, Tapi Punya Harga Diri"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"421\" data-end=\"736\"><strong>Washington DC, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali bikin gaduh panggung politik global. Mulai Senin (9\/6\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"421\" data-end=\"736\">Trump resmi melarang masuknya warga dari 12 negara ke Negeri Paman Sam. Kebijakan ekstrem ini diklaim sebagai langkah untuk mencegah \u201cteroris asing\u201d masuk ke Amerika.<\/p>\n<p data-start=\"738\" data-end=\"1004\">Mengutip laporan Reuters, daftar hitam Trump mencakup negara-negara yang mayoritas berpenduduk Muslim atau memiliki konflik berkepanjangan: Afghanistan, Myanmar, Chad, Republik Kongo, Guinea Ekuatorial, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman.<\/p>\n<p data-start=\"738\" data-end=\"1004\">&#8220;Kami tidak ingin teroris masuk ke Amerika. Negara-negara ini sudah terbukti menjadi sarang kelompok ekstrem,&#8221; ujar Trump dalam pidatonya di Texas.<\/p>\n<p data-start=\"1157\" data-end=\"1280\">Meski begitu, Indonesia tak masuk dalam daftar larangan, namun tetap diminta \u201cwaspada dan memperketat kerja sama visa\u201d.<\/p>\n<p data-start=\"1336\" data-end=\"1534\">Selain 12 negara yang dilarang, Trump juga menambah ketegangan dengan mengetatkan pintu masuk dari 7 negara lain, yakni: Burundi, Kuba, Laos, Sierra Leone, Togo, Turkmenistan, dan Venezuela.<\/p>\n<p data-start=\"1536\" data-end=\"1670\">Trump berdalih bahwa tingkat pelanggaran visa dan minimnya kerja sama intelijen menjadi alasan tambahan selain tudingan terorisme.<\/p>\n<p data-start=\"1751\" data-end=\"1945\">Kebijakan Trump langsung menuai reaksi keras, salah satunya dari Presiden Chad, Mahamat Idriss Deby Itno. Ia menilai larangan itu sebagai bentuk penghinaan terhadap kedaulatan negaranya.<\/p>\n<p data-start=\"1751\" data-end=\"1945\">&#8220;Chad tidak punya jet tempur untuk ditawarkan atau miliaran dolar untuk diberikan. Tapi Chad punya harga diri dan kebanggaan nasional,&#8221; tegas Mahamat dalam pidato resminya.<\/p>\n<p data-start=\"2127\" data-end=\"2244\">Sebagai respons, Chad menghentikan penerbitan visa bagi warga negara AS, menyusul perintah langsung dari Mahamat.<\/p>\n<p data-start=\"2304\" data-end=\"2535\">Di sisi lain, ribuan warga Afghanistan yang sebelumnya bekerja untuk proyek-proyek AS mulai ketakutan. Mereka merasa \u201cdikhianati\u201d oleh negara yang pernah mereka bantu, dan kini tak lagi bisa masuk karena label \u201cnegara teroris\u201d.<\/p>\n<p data-start=\"2537\" data-end=\"2628\">Sementara di dalam negeri, kebijakan Trump juga menuai badai kritik dari kubu Demokrat.<\/p>\n<p data-start=\"2537\" data-end=\"2628\">\u201cLarangan Trump terhadap 12 negara ini kejam, tidak manusiawi, dan inkonstitusional. Orang-orang punya hak untuk mencari suaka,\u201d kecam Ro Khanna, anggota DPR dari Partai Demokrat.<\/p>\n<p data-start=\"2880\" data-end=\"3043\">Langkah Trump ini dianggap sebagai langkah populis menjelang Pemilu Presiden AS 2028, di mana ia kembali mencalonkan diri dengan slogan \u201cAmerica First, Again\u201d.<\/p>\n<p data-start=\"3045\" data-end=\"3253\">Namun banyak analis menilai, kebijakan imigrasi radikal seperti ini akan makin memperlebar jurang antara AS dan komunitas global, serta membuka potensi pembalasan diplomatik dari negara-negara berkembang.<\/p>\n<p data-start=\"3297\" data-end=\"3517\">Trump mungkin ingin menunjukkan otot dan \u201cmelindungi\u201d Amerika dari ancaman luar. Tapi dengan semakin banyak negara merespons secara berani seperti Chad, konflik baru dalam diplomasi global tampaknya tak terhindarkan.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/105929?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengutip laporan Reuters, daftar hitam Trump mencakup negara-negara yang mayoritas berpenduduk Muslim atau memiliki konflik berkepanjangan: Afghanistan, Myanmar, Chad, Republik Kongo, Guinea Ekuatorial, Eritrea, Haiti, Iran, Libya, Somalia, Sudan, dan Yaman.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":105930,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[4],"tags":[13153,22306,22308,22304,22305,5020,22307,22309,22310],"class_list":["post-105929","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-luar-negeri","tag-donald-trump","tag-kebijakan-anti-imigran","tag-kebijakan-kontroversial-as","tag-larangan-imigrasi","tag-negara-muslim","tag-partai-demokrat","tag-presiden-chad","tag-ro-khanna","tag-terorisme-global"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/donald-trump-1748382154844_169-e1749391174883.jpeg?fit=600%2C338&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/105929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=105929"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/105929\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/105930"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=105929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=105929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=105929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}