{"id":107156,"date":"2025-06-10T07:36:26","date_gmt":"2025-06-10T00:36:26","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=107156"},"modified":"2025-06-10T07:36:26","modified_gmt":"2025-06-10T00:36:26","slug":"anak-15-tahun-dikeroyok-secara-brutal-oleh-9-remaja-bersenjata-tajam-di-bener-meriah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/06\/10\/anak-15-tahun-dikeroyok-secara-brutal-oleh-9-remaja-bersenjata-tajam-di-bener-meriah\/","title":{"rendered":"Anak 15 Tahun Dikeroyok Secara Brutal Oleh 9 Remaja Bersenjata Tajam di Bener Meriah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Bener Meriah, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Tim Resmob Satreskrim Polres Bener Meriah berhasil mengungkap kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada Ahad dini hari, 8 Juni 2025.<\/p>\n<p>Sebanyak 9 orang remaja laki-laki diamankan sebagai pelaku dalam aksi pengeroyokan brutal yang menimpa seorang pelajar berusia 15 tahun.<\/p>\n<p>Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto mengatakan, Korban diketahui bernama Nabil Rafi Affan (15), warga Kampung Umah Besi, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah.<\/p>\n<p>Ia mengalami luka bacok di bagian kepala, siku kiri, jari tangan kanan, serta memar di punggung setelah dikeroyok oleh sejumlah remaja di kawasan Desa Merie I, Wih Pesam.<\/p>\n<p>Kejadian bermula saat orang tua korban sedang menghadiri arisan keluarga di Kecamatan Kebayakan, Aceh Tengah.<\/p>\n<p>Pada pukul 01.00 WIB, mereka mendapat telepon dari teman anaknya yang mengabarkan bahwa korban telah menjadi korban pengeroyokan dan tengah mendapat perawatan medis di RSUD Muyang Kute, Bener Meriah.<\/p>\n<p>\u201cHasil penyelidikan mengungkap identitas 9 orang terduga pelaku yang mayoritas masih di bawah umur. Mereka berasal dari berbagai kampung di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah,\u201d ungkap Aris<\/p>\n<p>Tim Resmob bergerak cepat setelah menerima laporan pada Ahad siang. Penangkapan pertama dilakukan terhadap seorang remaja di Kampung Simpang Teritit.<\/p>\n<p>Dari hasil interogasi, terungkap nama-nama pelaku lainnya yang kemudian ditangkap secara bertahap di berbagai lokasi, termasuk kawasan wisata Bur Telege.<\/p>\n<p>Hingga Senin dini hari (9\/6), seluruh terduga pelaku berhasil diamankan dan saat ini sudah berada di Polres Bener Meriah.<\/p>\n<p>Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa 1 buah pedang katana, 1 buah celurit, 2 buah corbek, dan 1 buah topeng.<\/p>\n<p>Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan pelaku dan korban yang sama-sama berstatus pelajar dan masih di bawah umur. Tindakan para pelaku dianggap sangat membahayakan dan mencederai nilai perlindungan anak.<\/p>\n<p>Kapolres menjelaskan, kesembilan terduga pelaku dijerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, serta UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.<\/p>\n<p>Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mengumpulkan alat bukti tambahan untuk segera diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).<\/p>\n<p>Pihak kepolisian menegaskan, mereka akan menindak tegas segala bentuk kekerasan, terlebih yang melibatkan anak-anak.<\/p>\n<p>Kapolres Bener Meriah mengimbau orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anak dan remaja, demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/107156?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cHasil penyelidikan mengungkap identitas 9 orang terduga pelaku yang mayoritas masih di bawah umur. Mereka berasal dari berbagai kampung di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah,\u201d ungkap Aris<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":107159,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[3146],"class_list":["post-107156","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/WhatsApp-Image-2025-06-10-at-01.44.51-e1749515720847.jpeg?fit=600%2C438&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/107156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=107156"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/107156\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/107159"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=107156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=107156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=107156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}