{"id":10763,"date":"2020-10-25T16:22:03","date_gmt":"2020-10-25T09:22:03","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=10763"},"modified":"2020-10-25T16:22:03","modified_gmt":"2020-10-25T09:22:03","slug":"dukung-konservasi-satwa-dilindungi-pangdam-lepas-tukik-di-pulau-banyak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/10\/25\/dukung-konservasi-satwa-dilindungi-pangdam-lepas-tukik-di-pulau-banyak\/","title":{"rendered":"Dukung Konservasi Satwa Dilindungi, Pangdam Lepas Tukik di Pulau Banyak"},"content":{"rendered":"<p><strong>Aceh Singkil<\/strong> \u2013 Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Hassanudin melepas tukik (anak penyu hijau) di Pantai Gampong Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Ahad (25\/10).<\/p>\n<p>Kegiatan ini dilakukan Pangdam sebagai bentuk dukungannya terhadap konservasi satwa dilindungi tersebut, serta dalam rangka memantau perkembangan wilayah Pulau Banyak, kepulauan eksotis yang dimiliki Aceh itu.<\/p>\n<p>Sebelum melakukan pelepasan tukik, Ketua Bidang Pelestarian Penyu, M Zakir, memberikan penjelasan terkait pelestarian satwa dilindungi tersebut.<\/p>\n<p>Tukik-tukik tersebut berasal dari hasil penangkaran atau penjagaan penyu yang dilakukan oleh masyarakat Gampoeng Teluk Nibung di bawah pembinaan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).<\/p>\n<p>Anak-anak penyu tersebut dijaga ketat oleh masyarakat setempat dari gangguan predator dan pencurian telur penyu.<\/p>\n<p>&#8220;Penangkaran penyu ini harus terus dilakukan, sehingga ke depan penyu dapat terus berkembang dan tidak punah,&#8221; kata Pangdam.<\/p>\n<p>Raut senang dan bahagia terpancar dari wajah Panglima kala para tukik perlahan menjauh dari bibir pantai menuju ke laut lepas. \u201cSenang, menyenangkan, dan bahagia,\u201d ujar Pangdam mengungkapkan perasaannya.<\/p>\n<p>Pangdam menyampaikan penyu merupakan hewan langka dan juga termasuk satwa yang dilindungi.<\/p>\n<p>Ia menilai akhir-akhir ini keberadaannya sudah sangat mengkhawatirkan, bahkan sudah mendekati kepunahan.<\/p>\n<p>Oleh sebab itu, Panglima berharap kepada seluruh masyarakat, untuk ikut meningkatkan rasa kepedulian terhadap kelestariannya, dengan cara tidak ikut-ikutan menangkap dan menjualnya.<\/p>\n<p>\u201cMudah-mudahan pelestarian tukik dapat menyadarkan masyarakat sekaligus menggugah instansi lain untuk ikut melaksanakan kegiatan serupa, serta mengawasi hewan penyu dari tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Sementara Camat Pulau Banyak, Mukhlis, menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan Pangdam IM bersama rombongan ke daerah yang dikenal dengan wisata baharinya itu.<\/p>\n<p>\u201cKami bangga dan ini adalah harapan besar masyarakat kami untuk bisa dikunjungi pejabat yang ada di Aceh. Mudah-mudahan dengan kedatangan Bapak Pangdam ini bisa memacu semangat masyarakat kami untuk lebih meningkatkan pariwisata yang ada di pulau Banyak ini,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap dengan kunjungan Pak Pangdam bisa membantu untuk meningkatkan akses dan fasilitas pendukung yang sudah ada saat ini,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Acara pelepasan tukik ini turut dihadiri Danrem 012\/TU, Asintel Kasdam IM, Asops Kasdam IM, Dandim 0109\/Aceh Singkil, Dandeninteldam IM, Anggota DPRK Aceh Singkil dan masyarakat setempat. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/10763?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aceh Singkil \u2013 Pangdam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Hassanudin melepas tukik (anak penyu hijau) di Pantai Gampong Teluk Nibung, Kecamatan Pulau Banyak, Aceh Singkil, Ahad (25\/10). Kegiatan ini dilakukan Pangdam sebagai bentuk dukungannya terhadap konservasi satwa dilindungi tersebut, serta dalam rangka memantau perkembangan wilayah Pulau Banyak, kepulauan eksotis yang dimiliki Aceh itu. Sebelum melakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":10764,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-10763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/10\/IMG-20201025-WA0029.jpg?fit=1080%2C720&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/10763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=10763"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/10763\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/10764"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=10763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=10763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=10763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}