{"id":113372,"date":"2025-06-20T11:20:37","date_gmt":"2025-06-20T04:20:37","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=113372"},"modified":"2025-06-20T11:20:37","modified_gmt":"2025-06-20T04:20:37","slug":"langkah-prabowo-benar-tapi-geng-solo-masih-kuat-di-istana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/06\/20\/langkah-prabowo-benar-tapi-geng-solo-masih-kuat-di-istana\/","title":{"rendered":"Langkah Prabowo Benar, Tapi Geng Solo Masih Kuat di Istana"},"content":{"rendered":"<p><b>Infoaceh.net &#8211;\u00a0 <\/b>Keputusan Presiden <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/prabowo-subianto\/\">Prabowo Subianto<\/a> mengembalikan status Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek masuk dalam wilayah administratif Provinsi Aceh mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak.<\/p>\n<p>Keputusan itu diambil usai adanya pembahasan antara Presiden <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/prabowo\/\">Prabowo<\/a> dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur Aceh Muzakir Manaf serta Gubernur Sumut Bobby Nasution di Istana, Selasa (17\/6\/2025).<\/p>\n<p>Sejumlah <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/pengamat-politik\/\">Pengamat Politik<\/a> dan aktivis demokrasi juga menyoroti peran \u2018Geng Solo\u2019 terkait keluarnya keputusan kontroversial sebelum diputuskan Prabowo. Mendagri Tito Karnavian yang di cap sebagai &#8220;Geng Solo&#8221;, sebutan orang kepercayaan eks Presiden <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a>, disebut-sebut sebagai aktor yang berperan munculnya polemik ini.<\/p>\n<p>Peneliti Institute For Strategic and Development Studies (ISDS), M. Aminudin mengatakan, menggeser inner circle atau lingkaran Presiden Prabowo dari orang-orang Jokowi seperti Sekretariat Kabinet, Kepala Sekretariat Kepresidenan, ajudan, dan lainnya merupakan satu diantara upaya untuk bisa lepas dari bayang-bayang Jokowi atau Geng Solo. Orang &#8211; orang Geng Solo tersebut bisa merusak reputasi Presiden Prabowo.<\/p>\n<p>\u201cBaiknya mereka semua diganti dengan orang-orangnya Prabowo Subianto sendiri yang telah lama dengan Prabowo Subianto seperti\u00a0 Mayjen purn. Kivlan zen, Dr. Din Syamsuddin, Prof. Andi Faishal, Bhakti, PhD, Dr. Aat Surya Syafaat, Edi Utama, SH, Llm, Prof. Dr. Makmun Murod, termasuk menikah lagi dengan Titik Soeharto,\u201d ujar Aminudin kepada Harian Terbit, Rabu (18\/6\/2025).<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\">Belajar dari Sejarah<\/h4>\n<p>Gus Amin, panggilan akrab Aminudin mengakui, di semua pemerintahan inner circle ini mempunyai peran penting untuk membentuk agenda dan visi Presiden. Namun yang masuk inner circle haruslah orang &#8211; orang kepercayaan Presiden Prabowo, bukan malah titipan yang justru akan merusakkan kinerja kabinet yang telah dibangunnya. Karena saat ini publik sudah bisa menilai mana menteri yang bekerja untuk Presiden Prabowo atau justru Geng Solo.<\/p>\n<p>\u201cSebagai contoh dulu Presiden Soekarno pada 1948 terlibat konflik keras dengan PKI karena memberontak pada pemerintahannya di Madiun Affairs 1948. Soekarno difitnah PKI Sebagai budak Romusha atau imperialis dan tukang kawin. Tapi pada 1965, Presiden Soekarno justru sangat condong pada PKI karena lingkaran sekitarnya sudah dikuasai orang-orang PKI seperti Pengawal Presiden Cakrabirawa, Dokter kepresidenan, dan lainnya,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cBegitu juga pada era Orba. Pada paruh kedua 1970-an Pemerintahan Soeharto sangat represif (menindas) pada umat Islam. Karena orang-orang sekitar Presiden Soeharto dikelilingi\u00a0 orang-orang non muslim dan abangan seperti Sujono Humardhani, Ali Moertopo, Soedomo, dan lainnya,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p>Tapi begitu mereka tersingkir, sambung Gus Amin, orang-orang lingkaran dekat Presiden Soeharto diganti oleh orang-orang muslim taat seperti Prof. BJ Habibie, Yusril Ihza Mahendra, Jend TNI Hartono, Harmoko.<\/p>\n<p>Saat itu kebijakan Presiden Soeharto juga berubah menjadi pro muslim seperti dalam pendirian ICMI, Bank Muamalat, UU Peradilan Agama, DPR\/ MPR, TNI dan lainnya yang semakin ijo royo &#8211; royo.<\/p>\n<p>\u201cIjo royo &#8211; royo, istilah pro Islam waktu itu,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Gus Amin mengatakan, pada prinsipnya di semua pemerintahan maka inner circle penguasa ini mempunyai peran penting membentuk agenda dan visi kebijakan Presiden termasuk dalam penempatan pejabat pemerintah dan kebijakan lainnya. Karena dengan menempatkan orang &#8211; orang yang sesuai maka kebijakannya bisa selaras dan sinergi dengan keinginan Presiden.<\/p>\n<p>\u201cJadi semua pemerintahan inner circle penguasa ini punya peran penting membentuk agenda dan visi kebijakan Presiden termasuk dalam penempatan pejabat pemerintah dan kebijakan lainnya,\u201d tandasnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\">Daftar Geng Solo<\/h4>\n<p>Mantan Sekjen pertama Projo (relawan Jokowi) Guntur Siregar mengatakan, Presiden Prabowo harus membuang orang orang utama Jokowi dikabinetnya seperti Budi Arie, Tito Karnavian, Bahlil, Pratikno dan lainnya. Ganti orang &#8211; orang Jokowi itu dengan orang yang lebih profesional dibidangnya.<\/p>\n<p>\u201cBegitu juga dengan Kapolri, selain karena sudah lama menjabat juga tidak pantas lagi demi regenerasi yang baik di tubuh kepolisian RI,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Guntur menilai, jika Presiden Prabowo mengganti menteri &#8211; menteri yang berafiliasi dengan Geng Solo maka publik akan merasakan kebahagian tersendiri. Keberanian Presiden Prabowo mengganti orang &#8211; orang Jokowi akan membuat kepercayaan rakyat pada Presiden Prabowo semakin tinggi. Rakyat akan semakin mendukung pemerintahan Prabowo.<\/p>\n<p>\u201cApalagi sebahagian nama tersebut (Geng Solo) sering membuat blunder di pemerintahan Prabowo,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>Ketua Badan Relawan Nusantara (BRN) Edysa Tarigan Girsang juga sangat mendukung Presiden Prabowo berani melepas hutang politiknya terhadap Jokowi. Namun diyakini Presiden Prabowo tidak 100% berani melakukannya. Apalagi karakter Presiden Prabowo terlihat pragmatis dan bagi &#8211; bagi kekuasaan masih sangat kuat.<\/p>\n<p>\u201cDitambah lagi Gerindra sebagai partai utama pendukung Presiden Prabowo tidak kuat &#8211; kuat banget di parlemen. Jadi tinggal Prabowo\u00a0 berani atau tidak mengunakan powernya sebagai kepala negara. Prabowo harus ingat, keberanian demi dan untuk kepentingan nasional,\u201d tandasnya.<\/p>\n<h4 style=\"text-align: left;\">Prabowo Tersandera<\/h4>\n<p>Edysa mengakui, secara <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/politik\/\">Politik<\/a> Presiden Prabowo memang tersandera oleh Jokowi. Apalagi Jokowi juga sangat berperan dalam kemenangan Prabowo di <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/pilpres-2024\/\">Pilpres 2024<\/a> kemarin. Khalayak umum juga sudah faham bahwa Jokowi yang memenangkan Prabowo di Pilpres 2024.<\/p>\n<p>\u201cApa dasar dimenangkan Pilpres? Dunia juga tahu,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Ketua Umum Barisan Relawan Nusantara (BaraNusa), Adi Kurniawan mengatakan, jika Prabowo ingin lepas dari bayang-bayang Jokowi atau Geng Solo, maka satu &#8211; satunya solusi adalah harus pecat Kapolri dan Panglima TNI. Karena baik Kapolri dan Panglima TNI merupakan bagian dari Geng Solo.<\/p>\n<p>Selain keduanya, sambung Adi, Presiden Prabowo juga harus berani ganti semua menteri dan wakil menteri titipan Jokowi, seperti Budi Arie Setiadi, Tito Karnavian, Immanuel Ebenezer, dan Bahlil Lahadalia. Para menteri tersebut merupakan bagian dari Geng Solo yang masih kuat di Kabinet Merah Putih (KMP).<\/p>\n<p>\u201cCuma pertanyaannya apakah Prabowo berani melakukan itu?,\u201d tanya Adi.<\/p>\n<p>Adi menilai, dengan melihat kinerja Prabowo saat ini, maka sangat jelas Prabowo tersandera. Saat ini Prabowo terkepung oleh Geng Solo. Sehingga ketika para menteri Geng Solo tersebut melakukan blunder maka Presiden Prabowo tidak berani bertindak tegas.<\/p>\n<p>\u201cIstilah langkah yang dilakukan Presiden Prabowo maju kena mundur kena,\u201d paparnya.<\/p>\n<p>Polemik empat pulau mencuat setelah terbit Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode serta Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau yang ditetapkan pada 25 April 2025.<\/p>\n<p>Dalam ketentuan itu, Kemendagri menetapkan empat pulau itu sebagai bagian dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Padahal, sebelumnya masuk dalam wilayah administrasi Kabupaten Aceh Singkil.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/113372?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Polemik empat pulau mencuat setelah terbit Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 300.2.2-2138 Tahun 2025 tentang Pemberian dan Pemutakhiran Kode serta Data Wilayah Administrasi Pemerintahan dan Pulau yang ditetapkan pada 25 April 2025.<\/p>\n","protected":false},"author":400000,"featured_media":113373,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[6345,16468,17820,19371,28400,28399,420,15375,16432,18664,12778,12453,421,13068,12473,13971,3984,13977,13073,2070,16464,16466,16429,16465,16469,17578,3338],"class_list":["post-113372","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-aceh-singkil","tag-batas-wilayah-aceh","tag-bobby-nasution","tag-geng-solo","tag-inner-circle-jokowi","tag-isds","tag-jokowi","tag-kabinet-merah-putih","tag-kepmendagri-2025","tag-konflik-wilayah","tag-mou-helsinki","tag-muzakir-manaf","tag-nasional","tag-otonomi-khusus-aceh","tag-pemerintahan-aceh","tag-pemerintahan-prabowo","tag-peristiwa","tag-politik-nasional","tag-prabowo-subianto","tag-prabowo","tag-pulau-lipan","tag-pulau-mangkir-gadang","tag-pulau-mangkir-ketek","tag-pulau-panjang","tag-sumatera-utara","tag-tito-karnavian","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/Bahlil-Prabowo.jpg?fit=640%2C345&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/113372","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400000"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=113372"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/113372\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/113373"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=113372"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=113372"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=113372"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}