{"id":11413,"date":"2020-11-08T12:22:46","date_gmt":"2020-11-08T05:22:46","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=11413"},"modified":"2025-05-31T22:34:54","modified_gmt":"2025-05-31T15:34:54","slug":"abuya-amran-waly-miliki-tiga-hal-ini-agar-kita-tidak-menjelekkan-sesama-muslim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/11\/08\/abuya-amran-waly-miliki-tiga-hal-ini-agar-kita-tidak-menjelekkan-sesama-muslim\/","title":{"rendered":"Abuya Amran Waly: Miliki Tiga Hal Ini Agar Kita Tidak Menjelekkan Sesama Muslim"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> &#8212; Abuya Syekh Haji Amran Waly Al-Khalidi, yang merupakan seorang ulama kharismatik Aceh, menjelaskan seorang muslim, harus memiliki tiga hal dalam hidupnya sebagai rukun agama Islam.<\/p>\n<p>Pertama adalah Iman. Iman yang dimaksud menurut Abuya, adalah aqidah. Bagi kita yang beraqidah ahlussunnah waljama\u2019ah maka kita wajib mengetahui sifat Allah dan Rasul Allah sebagai Ma\u2019bud Bi Haq Nabi Muhammad sebagai Rasul menyampaikan kepada kita semua dengan apa yang diperintah oleh Allah.<\/p>\n<p>\u201cKita membenarkan bahwa itu semua adalah dari Allah baik perkataan, perbuatan dan ikrar, tidak boleh kita meragukan perintah-Nya,\u201d jelas Abuya Amran Waly yang juga Pimpinan Pusat Majelis Pengkajian Tauhid Tasawuf (MPTT) Asia Tenggara, dalam pernyataan tertulisnya, Jum&#8217;at (6\/11).<\/p>\n<p>Selanjutnya, Abuya Amran Waly mengatakan, belajar dan mengajar untuk aqidah itu dari Matan Sanusi, hingga Ummul Brahim.<\/p>\n<p>Abuya menjelaskan, belum tentu aqidah seseorang lebih baik dari orang lain karena apa yang dipelajari dan mengajari belum sampai kepada Dusuki.<\/p>\n<p>Kemudian, yang kedua adalah Islam, mengenai perintah dan larangan yang berkaitan dengan hukum syara\u2019 mulai dari ibadah, mu\u2019amalah, munakahah, jinayah dan lainnya, sebagaimana tertera dalam kitab Fiqh dari Matan Tagrib sampai Tuhfatul Muftaj.<\/p>\n<p>Sedangkan yang ketiga adalah Ihsan atau Tasawuf dan Kesufian. Untuk itu, Abuya Amran mengajak masyarakat untuk memahami syariat, thariqat, hakikat dan ma\u2019rifat agar masyarakat bisa berakhlak mulia, serta berpegang pada Allah dalam meniti kehidupan ini.<\/p>\n<p>\u201cKalaulah hanya berpegang kepada aqidah saja maka kita tidak dapat memahami syariat, thariqat, hakikat dan ma\u2019rifat,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Abuya juga menjelaskan, mempelajari agama tidak hanya cukup dengan mengangkat aqidah saja, karena itu belum lengkap untuk dapat memperbaiki nafsu dan wujud nafsu, maka agama bisa cacat,\u201d jelas Abuya Amran Waly.<\/p>\n<p>Abuya Amran mengajak semua untuk belajar thariqat selain syariat sebagaimana di daerah lain bagi umat Islam bahwa mereka mengamalkan thareqat, bukan menjelek \u2013 jelekan Abdul Karim Al-Jili sebagai sufi besar yang terkenal dibelahan dunia.<\/p>\n<p>\u201cPerbuatan seperti itu membuat akhlak kita menjadi jelek, terlihat dunia berbunga \u2013 bunga dalam batin, sementara di dalam berbuat hanya terbayang imbalan dari makhluk, berebut harta dan kekuasaan serta pengaruh, bukan karena dengan dasar iman, akhlak dan amal shaleh, yang hanya berpegang pada ketauhidan yang terlepas dari kesyirikan dan kenifakan (Ma\u2019rifat Tauhid Hakiki),\u201d ujar Abuya Amran.<\/p>\n<p>Terakhir sebagai catatan, sebut Abuya bahwa Ihsan tidak membalikkan aqidah bahkan mengokohkan aqidah dalam batin dan melakukan hukum syara\u2019 dengan ikhlas tanpa riya dan \u2018ujub agar pengamalan diterima oleh Allah SWT, bukan seperti tuduhan yang disuarakan selama ini bahwa jika mengamalkan ihsan dapat meninggalkan syariat, dan menghilangkan aqidah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11413?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh &#8212; Abuya Syekh Haji Amran Waly Al-Khalidi, yang merupakan seorang ulama kharismatik Aceh, menjelaskan seorang muslim, harus memiliki tiga hal dalam hidupnya sebagai rukun agama Islam. Pertama adalah Iman. Iman yang dimaksud menurut Abuya, adalah aqidah. Bagi kita yang beraqidah ahlussunnah waljama\u2019ah maka kita wajib mengetahui sifat Allah dan Rasul Allah sebagai Ma\u2019bud [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11392,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[28],"tags":[16868,19039,19032,19033,19040,19038,19041,19037,19030,19036,19042,19035,19034,19031],"class_list":["post-11413","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-syariah","tag-abuya-amran-waly","tag-abuya-amran-waly-nasehat","tag-ajaran-abuya-amran","tag-ajaran-islam","tag-hidup-dalam-islam","tag-menghargai-sesama-muslim","tag-menjaga-persaudaraan-islam","tag-menjaga-ukhuwah-islamiyah","tag-miliki-tiga-hal","tag-nasehat-abuya-amran","tag-pandangan-abuya-amran","tag-sesama-muslim","tag-tidak-mengadu-domba","tag-tidak-menjelekkan-sesama-muslim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/11\/Abuya-Syekh-Haji-Amran-Waly-Al-Khalidy.jpg?fit=452%2C678&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11413","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=11413"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11413\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/11392"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=11413"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=11413"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=11413"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}