{"id":117915,"date":"2025-06-28T16:09:27","date_gmt":"2025-06-28T09:09:27","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=117915"},"modified":"2025-06-28T16:09:27","modified_gmt":"2025-06-28T09:09:27","slug":"19-juta-lapangan-kerja-cuma-omon-omon-menteri-suruh-warga-kerja-ke-luar-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/06\/28\/19-juta-lapangan-kerja-cuma-omon-omon-menteri-suruh-warga-kerja-ke-luar-negeri\/","title":{"rendered":"19 Juta Lapangan Kerja Cuma Omon-omon, Menteri Suruh Warga Kerja ke Luar Negeri"},"content":{"rendered":"<p><b>Infoaceh.net &#8211;\u00a0 <\/b>Untuk menjawab tantangan tingginya angka pengangguran di Indonesia, Menteri Pemberdayaan Tenaga Kerja Global Abdul Kadir Karding mendorong masyarakat untuk mulai mempertimbangkan bekerja secara resmi di luar negeri.<\/p>\n<p>Ia menyebut, hingga saat ini terdapat lebih dari 70 juta pengangguran di Indonesia, termasuk sekitar 1 juta penganggur di Jawa Tengah saja.<\/p>\n<p>Menurut Karding, salah satu solusi konkret dan strategis adalah mendorong warga, terutama yang belum terserap lapangan kerja dalam negeri, untuk menjadi pekerja migran terampil.<\/p>\n<p>Ia bahkan menyebut bahwa saat ini Indonesia memiliki peluang besar karena fenomena global bernama \u201caging\u201d.<\/p>\n<p>\u201cKenapa harus bekerja di luar negeri? Karena ada fenomena aging,\u201d ujar Karding dalam keterangannya.<\/p>\n<p>\u201cAging itu penurunan tingkat kelahiran dan kematian yang rendah. Di Jepang, Korea, dan Eropa, rata-rata umur penduduk mereka 80 sampai 90 tahun. Mereka kekurangan tenaga muda. Sementara kita, Indonesia, justru punya bonus demografi. Ini harus kita sambungkan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Ia menyebut bahwa hingga kini sudah ada 1,5 juta job order permintaan resmi tenaga kerja dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.<\/p>\n<p>\u201c1,5 juta job order. Itu artinya ada 1,5 juta posisi kerja yang siap diisi oleh anak-anak bangsa kita di luar negeri. Tapi kalau tidak kita fasilitasi, ini akan jadi peluang yang hilang,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Karding menegaskan bahwa pekerja migran bukan hanya menjadi solusi ekonomi domestik, tetapi juga bagian dari strategi Indonesia untuk memperluas pengaruh global.<\/p>\n<p>\u201cAnak-anak kita yang kerja di luar negeri bisa jadi duta bangsa. Bahkan suatu saat, orang Indonesia bisa jadi Perdana Menteri di Inggris, seperti halnya orang India,\u201d ujarnya optimis.<\/p>\n<p>Ia menambahkan bahwa dengan penyiapan tenaga kerja terampil secara sistematis dan legal, Indonesia tidak hanya bisa menurunkan pengangguran, tapi juga menciptakan generasi baru yang siap bersaing di tingkat global.<\/p>\n<p>Pemerintah nampaknya sudah tidak ada lagi jalan keluar untuk menciptakan lapangan pekerjaan untuk warga negaranya.<\/p>\n<p>Pernyataan Karding ini jelas tidak selaras dengan visi besar Wakil Presiden terpilih 2024\u20132029, <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a>, yang sebelumnya menegaskan komitmen pemerintah untuk menciptakan 19 juta lapangan kerja baru selama masa pemerintahan mendatang.<\/p>\n<p>\u201cKami akan menciptakan 19 juta lapangan kerja baru, termasuk melalui pengembangan ekonomi digital, hilirisasi industri, serta peningkatan SDM melalui pelatihan dan pendidikan vokasi,\u201d kata Gibran dalam salah satu pidatonya.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/117915?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ia menambahkan bahwa dengan penyiapan tenaga kerja terampil secara sistematis dan legal, Indonesia tidak hanya bisa menurunkan pengangguran, tapi juga menciptakan generasi baru yang siap bersaing di tingkat global.<\/p>\n","protected":false},"author":400001,"featured_media":117916,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[3338],"class_list":["post-117915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/dam5Bd.png?fit=400%2C225&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/117915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400001"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=117915"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/117915\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/117916"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=117915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=117915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=117915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}