{"id":118821,"date":"2025-06-30T15:52:22","date_gmt":"2025-06-30T08:52:22","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=118821"},"modified":"2025-06-30T15:52:22","modified_gmt":"2025-06-30T08:52:22","slug":"topan-dekat-bobby-maki-desak-kpk-segera-periksa-gubernur-sumut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/06\/30\/topan-dekat-bobby-maki-desak-kpk-segera-periksa-gubernur-sumut\/","title":{"rendered":"Topan Dekat Bobby, MAKI Desak KPK Segera Periksa Gubernur Sumut"},"content":{"rendered":"<p><strong>Infoaceh.net <\/strong>\u2013 Publik tengah menyoroti kasus dugaan korupsi pembangunan jalan di Sumatera Utara (Sumut) senilai Rp231,8 miliar.<\/p>\n<p>Kasus ini semakin panas setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pekan lalu dan menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting.<\/p>\n<p>Tertangkapnya Topan ini dianggap sebagai pintu masuk penting bagi KPK untuk mencermati peran Bobby Nasution, Gubernur Sumut. Melihat kasus yang cukup terang benderang ini, Ketua Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak KPK untuk segera memanggil Bobby Nasution.<\/p>\n<p>Bahkan, saking gemasnya, Boyamin memberi ultimatum. Ia mengancam akan menggugat KPK ke pengadilan jika lembaga antirasuah itu \u2018takut\u2019 memeriksa menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.<\/p>\n<p>Menurutnya, pemeriksaan terhadap Bobby tidak hanya penting secara hukum, tetapi juga secara moral dan simbolik untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap KPK.<\/p>\n<p>\u201cMemanggil Bobby Nasution dan mengembangkan kasus ini. Kalau tidak segera dipanggil dalam waktu dua minggu, saya gugat praperadilan,\u201d ucapnya, dikutip dari <i>Tribunnews.com<\/i>.<\/p>\n<p>KPK sebelumnya melakukan OTT terkait proyek pembangunan jalan yang melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sumut serta Satuan Kerja Pembangunan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Sumut. Hasilnya, lima orang ditetapkan sebagai tersangka:<\/p>\n<ul>\n<li>Rasuli Efendi Siregar (RES): Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumut dan PPK<\/li>\n<li>Heliyanto (HEL): PPK Satker PJN Wilayah I Provinsi Sumut<\/li>\n<li>M. Akhirun Efendi Siregar (KIR): Direktur Utama PT Dalihan Natolu Grup (DNG)<\/li>\n<li>M. Rayhan Dulasmi Pilang (RAY): Direktur PT RN<\/li>\n<li>Topan Obaja Putra Ginting (TOP): Kepala Dinas PUPR Sumut<\/li>\n<\/ul>\n<p>Yang menarik, Topan Obaja Putra Ginting baru saja dilantik sebagai Kadis PUPR Sumut oleh Bobby Nasution pada Februari 2025. Sebelumnya, Topan menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan saat Bobby masih menjabat Wali Kota.<\/p>\n<h4>Empat Alasan MAKI Desak KPK Periksa Bobby Nasution<\/h4>\n<p>Boyamin Saiman membeberkan empat alasan mengapa KPK wajib memeriksa Bobby Nasution, minimal sebagai saksi, dalam perkara yang sedang bergulir ini:<\/p>\n<ol start=\"1\">\n<li>Demi Asas Keadilan Hukum: Boyamin menyebut bahwa dalam banyak kasus korupsi, jika kepala dinas sudah ditetapkan sebagai tersangka, maka KPK juga akan meminta keterangan dari kepala daerah tempat dinas itu berada. Dalam kasus ini, Kepala Dinas PUPR Sumut adalah bawahan langsung dari Gubernur Bobby Nasution. &#8220;Ini bukan berarti Bobby bersalah atau terlibat. Tapi sebagai atasan, wajib dimintai keterangan. Itu asas keadilan,\u201d jelas Boyamin. Jika Bobby tidak dimintai keterangan, hal itu dapat menimbulkan kesan adanya perlakuan tidak adil dan tebang pilih dalam penegakan hukum.<\/li>\n<li>Untuk Memulihkan Citra KPK yang Kian Tergerus: Dalam beberapa tahun terakhir, lembaga antikorupsi ini disebut mengalami penurunan kepercayaan publik. Jika Bobby \u2014yang juga menantu Presiden Joko Widodo\u2014 tidak dipanggil, maka KPK dianggap tunduk terhadap kekuasaan. \u201cSurvei menunjukkan citra KPK terus menurun. Kalau tidak panggil Bobby, KPK akan makin terpuruk,\u201d ujarnya. Boyamin menilai, pemeriksaan terhadap Bobby bisa menjadi momentum bagi KPK untuk menunjukkan bahwa hukum tidak pandang bulu, sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat.<\/li>\n<li>Adanya Kedekatan Pribadi Antara Bobby dan Tersangka: Topan Obaja Putra Ginting, salah satu tersangka, bukan orang baru di lingkungan Bobby Nasution. Ia diketahui pernah menjabat sebagai Sekda Kota Medan saat Bobby menjabat Wali Kota. Hubungan profesional yang berlanjut ke jabatan strategis di provinsi menjadi alasan kuat untuk memeriksa Bobby. \u201cTopan itu orang dekat Bobby. Dulu Sekda Medan, sekarang Kadis PUPR. Harus didalami lebih lanjut,\u201d kata Boyamin. Ia menekankan bahwa pemeriksaan terhadap Bobby bukan bentuk tuduhan, melainkan prosedur normal dalam rangka mengembangkan penyidikan dan memastikan tidak ada konflik kepentingan yang terabaikan.<\/li>\n<li>Untuk Menelusuri Jejak Dana dan Relasi Kekuasaan: Alasan terakhir adalah pengembangan kasus. Boyamin menegaskan pentingnya KPK menggali lebih dalam hubungan antara Topan dan Bobby, serta memastikan apakah ada aliran dana mencurigakan atau penyalahgunaan kekuasaan. \u201cPerlu ditelusuri apakah Topan selama ini bergerak sebagai \u2018koboi Bobby\u2019. Ada indikasi relasi kekuasaan yang perlu digali,\u201d tuturnya. Menurutnya, pengembangan perkara ini tidak hanya menyangkut proyek yang sudah diungkap, tetapi juga proyek lain yang pernah dikerjakan oleh Topan, baik saat di Medan maupun kini di tingkat provinsi.<\/li>\n<\/ol>\n<h4>Rincian Proyek Korupsi Rp231,8 Miliar<\/h4>\n<p>KPK menyebut total nilai proyek dalam dua klaster yang sedang diusut ini mencapai setidaknya Rp231,8 miliar. Rinciannya sebagai berikut:<\/p>\n<p>Proyek di Dinas PUPR Provinsi Sumut:<\/p>\n<ul>\n<li>Preservasi Jalan Sp. Kota Pinang\u2013Gunung Tua\u2013SP. Pal XI tahun 2023 (Rp56,5 miliar)<\/li>\n<li>Preservasi Jalan tahun 2024 (Rp17,5 miliar)<\/li>\n<li>Rehabilitasi jalan dan penanganan longsor tahun 2025 (nilai belum disebutkan)<\/li>\n<li>Preservasi Jalan tahun 2025 (nilai belum disebutkan)<\/li>\n<\/ul>\n<p>Proyek di Satker PJN Wilayah I Sumut:<\/p>\n<ul>\n<li>Jalan Sipiongot\u2013batas Labusel (Rp96 miliar)<\/li>\n<li>Jalan Hutaimbaru\u2013Sipiongot (Rp61,8 miliar)<\/li>\n<\/ul>\n<p>\u201cKami masih menelusuri proyek-proyek lainnya dan potensi kerugian negara,\u201d ujar Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (28\/6\/2025).<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/118821?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus ini semakin panas setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pekan lalu dan menetapkan lima orang sebagai tersangka, termasuk Kepala Dinas PUPR Sumut, Topan Obaja Putra Ginting.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":118264,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[17820,35565,13322,19327,35566,35564,1067,18948,421,9126,3548,3984,2070,35426,16469,34781,20215,3338],"class_list":["post-118821","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","tag-bobby-nasution","tag-boyamin-saiman","tag-dugaan-korupsi","tag-gubernur-sumut","tag-kadis-pupr","tag-korupsi-jalan","tag-kpk","tag-maki","tag-nasional","tag-ott","tag-penyelidikan","tag-peristiwa","tag-prabowo","tag-praperadilan","tag-sumatera-utara","tag-topan-obaja-putra-ginting","tag-transparansi","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/Gubernur-Sumatera-Utara-Bobby-Nasution-Kepala-Dinas-PUPR-Sumatera-Utara-Topan-Ginting.jpg?fit=640%2C359&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/118821","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=118821"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/118821\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/118264"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=118821"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=118821"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=118821"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}