{"id":119058,"date":"2025-07-01T01:00:21","date_gmt":"2025-06-30T18:00:21","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=119058"},"modified":"2025-07-01T01:00:21","modified_gmt":"2025-06-30T18:00:21","slug":"yunarto-jokowi-kini-dikenang-bukan-karena-legacy-tapi-karena-cawe-cawe-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/01\/yunarto-jokowi-kini-dikenang-bukan-karena-legacy-tapi-karena-cawe-cawe-anak\/","title":{"rendered":"Yunarto: Jokowi Kini Dikenang Bukan karena Legacy, tapi karena Cawe-cawe Anak"},"content":{"rendered":"<p><b>Infoaceh.net<\/b>\u00a0 &#8211; Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya merasa kasihan dengan Mantan Presiden RI <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/joko-widodo\/\">Joko Widodo<\/a> setelah 10 tahun berkuasa.<\/p>\n<p>Menurut Yunarto, <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/jokowi\/\">Jokowi<\/a> tidak lagi diingat atau dikenang berkat legacy atau warisan kebijakan pemerintahannya.<\/p>\n<p>Melainkan, Jokowi kini hanya dibahas oleh publik karena berbagai polemik kontroversial yang melingkupi dirinya setelah pensiun.<\/p>\n<p>Hal ini disampaikan Yunarto Wijaya saat menjadi tamu dalam podcast GASPOL yang diunggah di kanal YouTube Kompas.com pada Sabtu (28\/6\/2025).<\/p>\n<p>&#8220;Kasihan kalau Pak Jokowi terus-menerus masa pensiunnya akhirnya harus menghabiskan waktu seperti ini,&#8221; kata Yunarto.<\/p>\n<p>&#8220;Dan sebagai mantan -bukan pendukung saja, saya tuh bantu Jokowi- saya tetap sedih, seorang presiden yang apa pun ya, dia sudah bekerja keras juga, yang diingat Ingat bukan legacy-nya terkait infrastruktur, bukan tentang deregulasi, bukan tentang debirokratisasi,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>&#8220;Tapi akhirnya tentang anaknya dan harus menghabiskan masa pensiunnya dengan berbicara mengenai cawe-cawe atau tidak, intervensi atau tidak, matahari kembar atau tidak, dan terakhir sepaket atau tidak mengomentari anaknya, termasuk bahkan seakan-akan harus mencari kerja menjadi ketua umum dari partai tertentu,&#8221; tambah Yunarto.<\/p>\n<p>Yunarto menilai, tidak lazim bagi seorang presiden yang sudah menjabat selama dua periode (2 x 5 tahun) tidak dikenang dengan peninggalannya.<\/p>\n<p>&#8220;Buat saya ini tidak lazim buat seorang presiden yang harusnya diingatnya adalah legasinya yang 10 tahun luar biasanya Pak Jokowi,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Polemik Jokowi setelah Tak Lagi Jadi Presiden<\/p>\n<p>1. Tudingan Ijazah Palsu<\/p>\n<p>Ijazah S1 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) milik Jokowi dipertanyakan oleh publik.<\/p>\n<p>Namun, Bareskrim Polri telah menyatakan ijazah Jokowi tidak palsu setelah melakukan uji laboratorium forensik,<\/p>\n<p>Meski begitu, sejumlah pihak, seperti Roy Suryo, Dokter Tifa (Tifauziyah Tyassuma), Rismon Hasiholan Sianipar terus menuding bahwa ijazah kuliah Jokowi palsu.<\/p>\n<p>Kemudian, Jokowi tidak tinggal diam, ia melaporkan Roy Suryo cs tersebut ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pencemaran nama baik, fitnah, penghasutan, dan penyebaran berita palsu melalui media elektronik.<\/p>\n<p>Pelaporan ini masih terus berlanjut.<\/p>\n<p>Adapun Jokowi hingga kini masih belum menunjukkan ijazah miliknya ke hadapan publik, dan menegaskan baru akan melakukannya jika diminta di persidangan.<\/p>\n<p>2. Desakan Pemakzulan <a href=\"https:\/\/infoaceh.net\/tag\/gibran-rakabuming-raka\/\">Gibran Rakabuming Raka<\/a><\/p>\n<p>Anak sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, didesak untuk dimakzulkan dari jabatannya sebagai Wakil Presiden RI.<\/p>\n<p>Desakan datang dari Forum Purnawirawan TNI.<\/p>\n<p>Forum tersebut pun telah melayangkan surat berisi desakan agar proses pemakzulan atau impeachment Gibran dari kursi Wakil Presiden RI dipercepat.<\/p>\n<p>Forum tersebut bahkan sudah menyurati Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).<\/p>\n<p>Adapun permintaan pemrosesan pemakzulan Gibran tersebut tertera dalam surat tertanggal 26 Mei 2025, yang ditujukan kepada Ketua MPR Ahmad Muzani dan Ketua DPR Puan Maharani.<\/p>\n<p>Akan tetapi, surat tersebut tidak dibacakan di Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang IV Tahun Sidang 2024-2025 yang digelar DPR RI pada Selasa (24\/6\/2025).<\/p>\n<p>Sementara, Jokowi sudah menanggapi pemakzulan tersebut.<\/p>\n<p>Dalam wawancara dengan awak media di kediamannya di Solo, Jawa Tengah pada Jumat (6\/6\/2025), Jokowi menanggapi usulan pemakzulan anak sulungnya, Gibran, dari jabatan Wakil Presiden RI.<\/p>\n<p>Jokowi pun menyinggung bahwa sistem pemilihan kepala negara di Indonesia dilakukan dalam satu paket, presiden beserta wakil presiden.<\/p>\n<p>&#8220;Pemilihan presiden kemarin kan satu paket, bukan sendiri-sendiri. Kayak di Filipina itu sendiri-sendiri. Di kita ini kan satu paket,&#8221; jelas Jokowi, dikutip dari tayangan video yang diunggah di kanal YouTube Official iNews, Jumat (6\/6\/2025).<\/p>\n<p>&#8220;Memang mekanismenya seperti itu [menerima presiden dan wakil presiden, red],&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Kemudian, Jokowi menilai, adanya surat usulan pemakzulan Gibran merupakan bagian dari dinamika demokrasi di Indonesia.<\/p>\n<p>Ia pun mengaku tidak merasa sakit hati.<\/p>\n<p>&#8220;Bahwa ada yang menyurati seperti itu. Iya, itu dinamika demokrasi kita. Biasa saja. Dinamika demokrasi kan ya seperti itu,&#8221; kata Jokowi.<\/p>\n<p>Selanjutnya, Jokowi menjelaskan bahwa upaya pemakzulan harus dilakukan sesuai sistem ketatanegaraan yang berlaku.<\/p>\n<p>&#8220;Negara ini kan negara besar yang memiliki sistem ketatanegaraan. Ya, diikuti saja proses sesuai sistem ketatanegaraan kita,&#8221; ujar Jokowi.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi, sekali lagi sistem ketatanegaraan. Kita memiliki mekanisme yang harus diikuti bahwa pemakzulan itu harus presiden atau wakil presiden, misalnya korupsi atau melakukan perbuatan tercela atau melakukan pelanggaran berat, itu baru [dimakzulkan, red] ya,&#8221; paparnya<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/119058?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Jadi, sekali lagi sistem ketatanegaraan. Kita memiliki mekanisme yang harus diikuti bahwa pemakzulan itu harus presiden atau wakil presiden, misalnya korupsi atau melakukan perbuatan tercela atau melakukan pelanggaran berat, itu baru [dimakzulkan, red] ya,&#8221; paparnya<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":119059,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[2],"tags":[35733,35728,14660,14225,35732,35730,35726,35729,35731,3338,35727],"class_list":["post-119058","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-umum","tag-cawe-cawe-gibran","tag-cawe-cawe-politik-jokowi","tag-gibran-rakabuming","tag-ijazah-palsu-jokowi","tag-kontroversi-pasca-jokowi-lengser","tag-kritik-charta-politika","tag-okowi","tag-pemakzulan-wakil-presiden","tag-polemik-dinasti-jokowi","tag-infoaceh-net","tag-yunarto-wijaya"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/06\/1751296806_Kondisi-Jokowi-1.jpg?fit=640%2C359&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/119058","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=119058"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/119058\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/119059"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=119058"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=119058"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=119058"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}