{"id":11923,"date":"2020-11-17T09:54:25","date_gmt":"2020-11-17T02:54:25","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=11923"},"modified":"2020-11-17T09:54:25","modified_gmt":"2020-11-17T02:54:25","slug":"terancam-diblokir-di-turki-google-mesti-bayar-denda-rp-360-miliar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/11\/17\/terancam-diblokir-di-turki-google-mesti-bayar-denda-rp-360-miliar\/","title":{"rendered":"Terancam Diblokir di Turki, Google Mesti Bayar Denda Rp 360 Miliar"},"content":{"rendered":"<ul>\n<li><strong>Google mesti membayar denda senilai 25,6 juta dolar AS (sekitar Rp361,4 miliar).<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Turki<\/strong> &#8211; Karena melanggar aturan, Google mesti membayar denda senilai miliaran rupiah kepada pemangku kebijakan di Turki. Apa aturan yang Google langgar?<\/p>\n<p>Melansir Engadget, Senin (16\/11\/2020), ada dugaan kalau Google menyalahgunakan iklan dalam mesin pencariannya. Dewan Persaingan Turki pun meminta Google untuk memperbaiki hal itu.<\/p>\n<p>&#8220;Dewan Persaingan Turki telah memberi waktu enam bulan kepada Google untuk mengubah strategi iklan mereka,&#8221; lapor\u00a0Arab News.<\/p>\n<p>Sejumlah iklan teks milik beberapa perusahaan tak muncul di laman pencarian\u00a0Google, tetapi hal itu tak berlaku bagi para klien Google.<\/p>\n<p>Karena hal itu, Google mesti membayar denda senilai 25,6 juta dolar AS (sekitar Rp361,4 miliar). &#8220;Google memiliki waktu 60 hari untuk mengajukan banding atas putusan tersebut,&#8221; begitulah bunyi laporan yang sama.<\/p>\n<p>Ini bukan pertama kalinya Google mendapat sanksi denda dari Turki. Sebab, dua tahun lalu, negara itu juga pernah mendenda Google senilai 12,7 juta\u00a0dolar\u00a0AS (sekitar Rp179,4 miliar).<\/p>\n<p>Hukuman finansial bukan hal besar bagi perusahaan yang menghasilkan untung miliaran dolar tiap kuartal seperti Google. Namun, yang jadi masalah adalah tenggat waktu enam bulan untuk mengubah kebijakan iklan.<\/p>\n<p>Jika putusan itu berlaku, maka Google harus mengubah strategi iklan atau menghadapi pemblokiran di Turki.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11923?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Google mesti membayar denda senilai 25,6 juta dolar AS (sekitar Rp361,4 miliar). Turki &#8211; Karena melanggar aturan, Google mesti membayar denda senilai miliaran rupiah kepada pemangku kebijakan di Turki. Apa aturan yang Google langgar? Melansir Engadget, Senin (16\/11\/2020), ada dugaan kalau Google menyalahgunakan iklan dalam mesin pencariannya. Dewan Persaingan Turki pun meminta Google untuk memperbaiki [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":11924,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-11923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-luar-negeri"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/11\/Screenshot_2020-11-17-09-52-09-499_com.android.chrome.jpg?fit=954%2C606&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=11923"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/11923\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/11924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=11923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=11923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=11923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}