{"id":120691,"date":"2025-07-03T10:52:46","date_gmt":"2025-07-03T03:52:46","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=120691"},"modified":"2025-07-03T10:52:46","modified_gmt":"2025-07-03T03:52:46","slug":"diskon-penjara-setnov-ma-kabulkan-pk-koruptor-e-ktp-dapat-potongan-25-tahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/03\/diskon-penjara-setnov-ma-kabulkan-pk-koruptor-e-ktp-dapat-potongan-25-tahun\/","title":{"rendered":"Diskon Penjara Setnov: MA Kabulkan PK, Koruptor e-KTP Dapat Potongan 2,5 Tahun"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"220\" data-end=\"496\"><strong data-start=\"220\" data-end=\"245\">Jakarta, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Di tengah kekecewaan publik terhadap vonis ringan bagi koruptor kelas kakap, Mahkamah Agung (MA) kembali membuat geger. Mantan Ketua DPR RI Setya Novanto alias Setnov mendapat &#8220;diskon istimewa&#8221; hukuman penjara dalam kasus mega korupsi proyek e-KTP.<\/p>\n<p data-start=\"498\" data-end=\"762\">Melalui putusan Peninjauan Kembali (PK), hukuman Setnov yang semula 15 tahun dipangkas menjadi <strong data-start=\"593\" data-end=\"613\">12 tahun 6 bulan<\/strong>. Vonis ini menambah deret panjang kasus kakap yang berujung pada putusan yang memicu tanda tanya besar: ke mana arah keadilan hukum di republik ini?<\/p>\n<p data-start=\"764\" data-end=\"812\"><strong data-start=\"764\" data-end=\"812\">Dari Simbol Korupsi Jadi Penerima Keringanan<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"814\" data-end=\"1110\">Setnov divonis bersalah karena terbukti memperkaya diri sendiri dan orang lain melalui proyek pengadaan e-KTP yang merugikan negara lebih dari Rp2,3 triliun. Ia sebelumnya dihukum 15 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor pada 2018, disertai kewajiban membayar uang pengganti sebesar USD 7,3 juta.<\/p>\n<p data-start=\"1112\" data-end=\"1298\">Tanpa mengajukan banding atau kasasi, Setnov langsung memilih jalur PK. Kini, lewat putusan PK Nomor 32 PK\/Pid.Sus\/2020 yang diputus pada 4 Juni 2025, ia resmi mendapat potongan hukuman.<\/p>\n<p data-start=\"1300\" data-end=\"1458\">Putusan itu dijatuhkan oleh Majelis Hakim MA yang diketuai Surya Jaya, dengan anggota Sinintha Yuliansih Sibarani dan Sigid Triyono. Berikut isi amar putusan:<\/p>\n<ul data-start=\"1460\" data-end=\"1781\">\n<li data-start=\"1460\" data-end=\"1500\">\n<p data-start=\"1462\" data-end=\"1500\">Pidana penjara: <strong data-start=\"1478\" data-end=\"1498\">12 tahun 6 bulan<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1501\" data-end=\"1548\">\n<p data-start=\"1503\" data-end=\"1548\">Denda: Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1549\" data-end=\"1618\">\n<p data-start=\"1551\" data-end=\"1618\">Uang Pengganti: USD 7,3 juta (Rp5 miliar telah dititipkan ke KPK)<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1619\" data-end=\"1667\">\n<p data-start=\"1621\" data-end=\"1667\">Sisa UP Rp49 miliar subsider 2 tahun penjara<\/p>\n<\/li>\n<li data-start=\"1668\" data-end=\"1781\">\n<p data-start=\"1670\" data-end=\"1781\"><strong data-start=\"1670\" data-end=\"1696\">Pencabutan hak politik<\/strong>: tidak boleh menjabat jabatan publik selama 2 tahun 6 bulan setelah menjalani pidana<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p data-start=\"1783\" data-end=\"1840\"><strong data-start=\"1783\" data-end=\"1840\">Pengacara Setnov: Harusnya Bebas, Bukan Cuma Dipotong<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"1842\" data-end=\"1919\">Kuasa hukum Setnov, Maqdir Ismail, justru menilai putusan PK ini belum cukup.<\/p>\n<p data-start=\"1921\" data-end=\"2007\">\u201cMenurut hemat saya, itu tidak cukup. Seharusnya bebas,\u201d kata Maqdir, Rabu (2\/7\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"2009\" data-end=\"2206\">Maqdir beralasan, Setnov tidak memiliki kewenangan langsung dalam proyek e-KTP. Ia bukan anggota Komisi II DPR RI yang bertanggung jawab atas kependudukan dan pengadaan sistem identitas elektronik.<\/p>\n<p data-start=\"2208\" data-end=\"2358\">\u201cDia didakwa dengan pasal yang salah. Kalau pun menerima uang, itu seharusnya masuk kategori gratifikasi atau suap, bukan korupsi pengadaan,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"2360\" data-end=\"2418\"><strong data-start=\"2360\" data-end=\"2418\">Drama Setnov: Dari Sakit Palsu hingga Plesiran Penjara<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"2420\" data-end=\"2722\">Publik tentu belum lupa drama panjang yang menyertai proses hukum Setya Novanto. Mulai dari pura-pura sakit dan dirawat di RSCM dengan alat medis rekayasa, hingga tertangkap kamera pelesiran ke luar Lapas Sukamiskin. Sosok ini sejak awal memang dianggap sebagai lambang korupsi elite politik Indonesia.<\/p>\n<p data-start=\"2724\" data-end=\"2925\">Kini, ketika hukumannya justru dipotong, kekecewaan publik pun semakin dalam. Di saat koruptor kecil diburu tanpa ampun, para perampok uang negara justru mendapat &#8220;diskon khusus&#8221; di ujung masa tahanan.<\/p>\n<p data-start=\"2927\" data-end=\"2978\"><strong data-start=\"2927\" data-end=\"2978\">Pesan Buruk dari MA untuk Pemberantasan Korupsi<\/strong><\/p>\n<p data-start=\"2980\" data-end=\"3117\">Putusan PK Setnov ini memantik pertanyaan besar: apakah sistem hukum Indonesia masih bisa dipercaya untuk menjerat kejahatan kelas elite?<\/p>\n<p data-start=\"3119\" data-end=\"3306\">Setya Novanto adalah ikon dari kerusakan sistemik politik dan hukum. Jika sosok seperti ini masih mendapat pemotongan hukuman, bagaimana nasib pemberantasan korupsi di Indonesia ke depan?<\/p>\n<p data-start=\"3308\" data-end=\"3489\">Putusan ini tak hanya melemahkan efek jera, tetapi juga mengirim sinyal buruk kepada publik: bahwa keadilan bisa dinegosiasi, selama pelakunya punya posisi dan pengacara yang tepat.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/120691?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Putusan ini tak hanya melemahkan efek jera, tetapi juga mengirim sinyal buruk kepada publik: bahwa keadilan bisa dinegosiasi, selama pelakunya punya posisi dan pengacara yang tepat.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":120692,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[36779,36780,36781,36776,36782,36773,36774,36778,36775,36777,3338],"class_list":["post-120691","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","tag-drama-hukum-setnov","tag-gratifikasi-atau-korupsi","tag-hukuman-setnov-turun-jadi-12-tahun","tag-kontroversi-putusan-ma-e-ktp","tag-koruptor-elite-hukum-ringan","tag-ma-pangkas-hukuman-setya-novanto","tag-pk-setnov-dikabulkan","tag-putusan-pk-setya-novanto-2025","tag-setnov-dapat-diskon-penjara","tag-setnov-minta-bebas","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/07\/1000047678.jpg?fit=320%2C213&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/120691","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=120691"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/120691\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/120692"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=120691"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=120691"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=120691"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}