{"id":123001,"date":"2025-07-08T01:04:11","date_gmt":"2025-07-07T18:04:11","guid":{"rendered":"https:\/\/infoaceh.net\/?p=123001"},"modified":"2025-07-08T01:06:20","modified_gmt":"2025-07-07T18:06:20","slug":"rakyat-aceh-menggugat-demo-kantor-gubernur-tolak-batalyon-tni-dan-tuntut-tanah-blang-padang-dikembalikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/08\/rakyat-aceh-menggugat-demo-kantor-gubernur-tolak-batalyon-tni-dan-tuntut-tanah-blang-padang-dikembalikan\/","title":{"rendered":"Rakyat Aceh Menggugat! Demo Kantor Gubernur Tolak Batalyon TNI dan Tuntut Tanah Blang Padang Dikembalikan"},"content":{"rendered":"<p><strong>BANDA ACEH, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Seratusan massa yang tergabung dalam gerakan Rakyat Aceh Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Jalan Teuku Nyak Arief, Banda Aceh, Senin (7\/7\/2025).<\/p>\n<p>Dalam aksinya, massa menyuarakan dua isu krusial: penolakan pembangunan lima batalyon TNI di Aceh dan tuntutan pengembalian lahan wakaf Blang Padang kepada Masjid Raya Baiturrahman.<\/p>\n<p>Aksi yang digelar di atas mobil bak terbuka itu dijaga ketat aparat kepolisian.<\/p>\n<p>Massa sempat memblokade jalan dari arah Simpang Masjid Oman Al Makmur Lampriek menuju Simpang Mesra setelah tidak diizinkan masuk ke dalam kawasan kantor gubernur.<\/p>\n<p>Massa membawa sejumlah spanduk dan poster dengan tulisan bernada protes keras, seperti: &#8220;Kembalikan Tanah Blang Padang, Itu Tanah Wakaf, Bukan Tanah Rampasan&#8221;, &#8220;TNI Jangan Serakah&#8221;, dan &#8220;Rakyat Aceh Menggugat Keadilan dan Kemerdekaan atas Bangsa Aceh.&#8221;<\/p>\n<p>Koordinator aksi, Yulindawati, dalam orasinya menegaskan bahwa Blang Padang adalah tanah wakaf yang diserahkan oleh Sultan Iskandar Muda kepada Masjid Raya Baiturrahman.<\/p>\n<p>Ia mempertanyakan legalitas penguasaan lahan itu oleh TNI, yang kini tercatat sebagai aset negara.<\/p>\n<p>&#8220;Tanah Blang Padang adalah tanah adat dan tanah wakaf. Bukan tanah rampasan, bukan pula peninggalan Belanda. Tidak ada hak TNI untuk menguasainya, apalagi mendaftarkannya sebagai tanah negara,&#8221; ujarnya lantang.<\/p>\n<p>Selain itu, massa juga menolak rencana pembangunan lima batalyon TNI di sejumlah kabupaten di Aceh.<\/p>\n<p>Mereka menilai hal itu sebagai pelanggaran serius terhadap Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki, yang menjadi dasar perdamaian antara Republik Indonesia dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).<\/p>\n<p>&#8220;Pendirian lima batalyon TNI di Aceh adalah pelanggaran nyata terhadap MoU Helsinki. Ini ancaman terhadap perdamaian yang telah dibangun dengan susah payah,&#8221; tambah Yulindawati.<\/p>\n<p>Hingga aksi berakhir, massa tetap berada di lokasi meskipun tidak diizinkan menemui pejabat pemerintahan.<\/p>\n<p>Mereka menegaskan akan terus menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak ditanggapi.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/123001?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&#8220;Pendirian lima batalyon TNI di Aceh adalah pelanggaran nyata terhadap MoU Helsinki. Ini ancaman terhadap perdamaian yang telah dibangun dengan susah payah,&#8221; tambah Yulindawati.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":123002,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[3146],"class_list":["post-123001","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-07-at-22.04.50-e1751911415347.jpeg?fit=800%2C556&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/123001","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=123001"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/123001\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/123002"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=123001"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=123001"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=123001"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}