{"id":12431,"date":"2020-11-27T07:14:11","date_gmt":"2020-11-27T00:14:11","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=12431"},"modified":"2020-11-27T07:14:11","modified_gmt":"2020-11-27T00:14:11","slug":"masyarakat-banda-aceh-diajak-bayar-retribusi-nontunai-begini-cara-dapatkan-kartunya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/11\/27\/masyarakat-banda-aceh-diajak-bayar-retribusi-nontunai-begini-cara-dapatkan-kartunya\/","title":{"rendered":"Masyarakat Banda Aceh Diajak Bayar Retribusi Nontunai, Begini Cara Dapatkan Kartunya"},"content":{"rendered":"<h6>Pembayaran retribusi Nontunai<\/h6>\n<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Banda Aceh selama ini telah menerapkan sistem pembayaran retribusi nontunai di beberapa tempat seperti di Pelabuhan Ulee Lheue, Terminal L-300 Lueng Bata, Parkir Kawasan Khusus dan Pengujian Kendaraan Bermotor.<\/p>\n<p>Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh Muzakkir Tuloet, melalui Kepala Bidang Perparkiran Dishub Banda Aceh Mahdani, mengatakan elektronifikasi retribusi di Pelabuhan Ulee Lheue sudah diterapkan sejak awal 2020 mulai dari pintu masuk, timbangan kendaraan hingga parkir di tempat penitipan kendaraan.<\/p>\n<p>Kata Mahdani pembayaran nontunai menggunakan kartu uang elektronik seperti e-money, Brizzi, TapCash dan Flash.<\/p>\n<p>Mahdani menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin memperoleh kartu nontunai bisa didapatkan melalui bank maupun merchant minimarket yang ada di Kota Banda Aceh atau di pintu gerbang pelabuhan Ulee Lheue.<\/p>\n<p>Nantinya, kartu ini bisa digunakan di tempat operasional nontunai manapun seperti tol, parkir, supermarket dan lainnya.<\/p>\n<p>\u201cUntuk teknis bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kartu, yang pertama kartu elektronik bisa didapatkan dari bank yang menerbitkan uang elektronik. Bisa juga dari merchant-merchant minimarket yang menjual, seperti Indomaret atau agen-agen layanan perbankan lainnya,\u201d jelas Mahdani, Kamis (26\/11).<\/p>\n<p>\u201cKita juga menyiapkan satu counter di pintu masuk Pelabuhan Ulee Lheue. Jadi, jika masyarakat ke pelabuhan tapi belum memiliki kartu nontunai, bisa mendapatkannya di pintu masuk,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Pengguna kartu nontunai juga dapat melakukan pengisian ulang saldo uang elektronik di tempat yang sama.<\/p>\n<p>\u201cBisa dari kantor dan ATM bank penerbit, Indomaret ataupun melalui mobile banking pada smartphone,\u201d sebutnya.<\/p>\n<p>Mahdani mengatakan kelebihan pembayaran non tunai tersebut yaitu adanya transparansi dari penerimaan pendapatan asli daerah serta dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dari uang tunai pada masa pandemi.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, Mahdani berharap agar masyarakat dapat mendukung program pemerintah dengan mengikuti perkembangan informasi teknologi di era digital saat ini untuk mewujudkan Banda Aceh Smart City.<\/p>\n<p>\u201cDukungan masyarakat saat ini dengan mau membayar retribusi pada Pelabuhan Ulee Lheue, Terminal L-300 Lueng Bata dan lainnya secara non tunai, serta dapat mewujudkan Banda Aceh yang gemilang dari sisi sistem pembayaran retribusi,\u201d harap Mahdani. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12431?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pembayaran retribusi Nontunai Banda Aceh \u2013 Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Banda Aceh selama ini telah menerapkan sistem pembayaran retribusi nontunai di beberapa tempat seperti di Pelabuhan Ulee Lheue, Terminal L-300 Lueng Bata, Parkir Kawasan Khusus dan Pengujian Kendaraan Bermotor. Kepala Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh Muzakkir Tuloet, melalui Kepala Bidang Perparkiran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12432,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-12431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/11\/IMG-20201127-WA0002.jpg?fit=678%2C381&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12431","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=12431"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12431\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/12432"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=12431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=12431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=12431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}