{"id":12935,"date":"2020-12-08T01:13:21","date_gmt":"2020-12-07T18:13:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=12935"},"modified":"2020-12-08T07:16:31","modified_gmt":"2020-12-08T00:16:31","slug":"edukasi-kaum-milenial-maa-banda-aceh-terbitkan-buku-hadih-maja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/12\/08\/edukasi-kaum-milenial-maa-banda-aceh-terbitkan-buku-hadih-maja\/","title":{"rendered":"Edukasi Kaum Milenial, MAA Banda Aceh Terbitkan Buku &#8220;Hadih Maja&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh siap menerbitkan sebuah buku \u201cHadih Maja\u201d. Buku yang memuat 2.500-3.000 peribahasa Aceh itu diharapkan dapat memperkuat adat istiadat \u2018keuneubah indatu\u2019.<\/p>\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MAA Banda Aceh, Tgk Zainun Muhammad saat beraudiensi dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di pendopo walikota, Senin (7\/12).<\/p>\n<p>Menurut Tgk Zainun, pengumpulan hadih maja memang sudah menjadi tugas MAA khususnya di Bidang Benda Pusaka\/Khazanah Adat. \u201cKami harapkan dengan lahirnya buku ini dapat berkontribusi dalam menjaga serta memperkuat adat istiadat Aceh,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cInsya Allah nanti buku ini akan kita perbanyak dan bisa kita sebar keinstansi terkait dan sekolah-sekolah,\u201d katanya lagi.<\/p>\n<p>Dalam pertemuan tersebut, Zainun Muhammad, mengatakan perlu adanya pelestarian dari &#8220;Hadih Maja&#8221; atau nasehat yang menampilkan sejarah masa lampau Aceh ini.<\/p>\n<p>\u201cGenerasi saat ini adalah generasi millenial. Sebagai majelis adat, kami rasa perlu kita edukasi juga nasehat yang dibungkus dengan memadukan pengajaran serta hiburan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Selain soal buku hadih maja, MAA juga meminta penetapan secara resmi hari adat yang telah ditetapkan dengan Peraturan Wali Kota Banda Aceh.<\/p>\n<p>Ia pun mengajukan agar majelis adat juga dibentuk di tingkat kecamatan serta gampong.<\/p>\n<p>\u201cUntuk memajukan adat dan terwujudnya adat seutuhnya, majelis adat harus ada di tingkat kecamatan dan juga di 90 gampong se-Banda Aceh,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman mendukung akan keluarnya buku tentang \u2018Hadih Maja\u2019 yang diusulkan MAA Kota Banda Aceh.<\/p>\n<p>Aminullah pun sepakat dengan usulan tersebut sebagai bentuk memperkokoh warisan budaya.<\/p>\n<p>\u201cKita setuju apapun usulan dari MAA, dan akan kita dukung apa pun bentuknya ke depan. Hadih maja ini adalah peuingat kita akan perihal baik,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, Hadih Maja betul-betul perlu diedukasikan kepada masyarakat, khususnya kaum muda-mudi. \u201cSuatu saat anak-anak kita nanti tetap harus mengenal istilah adat kita orang Aceh,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Maka dari itu, ia pun mengatakan akan mendukung buku dengan ribuan Hadih Maja di dalamnya.<\/p>\n<p>&#8220;Buku hadih maja memperkuat adat khususnya di Banda Aceh. Buku yang tertulis sebanyak 2500-3000 \u2018hadih maja\u2019 ini akan kita perbanyak cetakannya dan kita launching,\u201d sebut Aminullah. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12935?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Banda Aceh siap menerbitkan sebuah buku \u201cHadih Maja\u201d. Buku yang memuat 2.500-3.000 peribahasa Aceh itu diharapkan dapat memperkuat adat istiadat \u2018keuneubah indatu\u2019. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua MAA Banda Aceh, Tgk Zainun Muhammad saat beraudiensi dengan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman di pendopo walikota, Senin (7\/12). [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12936,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-12935","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/12\/IMG-20201208-WA0004.jpg?fit=678%2C381&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12935","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=12935"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12935\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/12936"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=12935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=12935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=12935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}