{"id":12971,"date":"2020-12-09T06:40:40","date_gmt":"2020-12-08T23:40:40","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=12971"},"modified":"2020-12-09T06:42:27","modified_gmt":"2020-12-08T23:42:27","slug":"muhammadiyah-kutuk-keras-6-anggota-fpi-meninggal-ditembak-polisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/12\/09\/muhammadiyah-kutuk-keras-6-anggota-fpi-meninggal-ditembak-polisi\/","title":{"rendered":"Muhammadiyah Kutuk Keras 6 Anggota FPI Meninggal Ditembak Polisi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Jakarta<\/strong> \u2013 Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM), Busyro Muqqodas mengutuk keras terkait enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang meninggal dunia ditembak polisi.<\/p>\n<p>Karena kejadian itu karena aparat kepolisian menembak mereka hingga tak bernyawa.<\/p>\n<p>Diketahui, baku tembak antara polisi dan simpatisan FPI di tol Jakarta &#8211; Cikampek pada Senin (7\/12) dini hari. Dari peristiwa itu menyebabkan enam orang simpatisan FPI meninggal dunia karena terkena tembakan senjata api oleh petugas kepolisian.<\/p>\n<p>\u201cTentu PP Muhammadiyah bukan saja menyesalkan, mengutuk terjadinya kekerasan tersebut, apalagi jika itu dilakukan oleh aparat yang punya kuasa,\u201d ujar Busyro dalam konfrensi persnya secara virtual di Jakarta, Selasa (8\/12).<\/p>\n<p>Dengan meninggalnya enam anggota FPI tersebut juga menunjukan pihak kepolisian telah melakukan tindakan kekerasan. Sehingga ini menunjukan kekerasan masih terus terjadi oleh petugas kepolisian.<\/p>\n<p>\u201cPeristiwa yang terjadi adalah bentuk dari hadirnya kekerasan yang berkali-kali di negeri ini. Menggambarkan kekerasan yang dilakukan oleh aparat negara yang tidak hanya terjadi pada di Cikampek,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dengan meninggalnya enam anggota FPI ini Busyro meminta dijadikan bahan koreksi bagi petugas kepolisian dalam bertindak. Peristiwa ini juga perlu dijadikan rasa keprihatinan bersama.<\/p>\n<blockquote class=\"pullquote align-center\"><p>\u201cBukankah negara itu fungsi utamanya melindungi rakyat, dan negara merupakan organisasi tertinggi yang pengelolannya, pengemban amanahnya itu diamanatkam oleh pemilu lima tahun sekali, dan itu merupakan bentuk kepercayaan kepada aparat negara, aparat pemerintah,\u201d ungkapnya.<\/p><\/blockquote>\n<p>Sebelumnya, anggota Polri menyatakan diserang oleh sekelompok orang di Tol Jakarta-Cikampek tepatnya di KM 50 pada Senin (7\/12) sekitar pukul 00.30 WIB dini hari. Penyerangan ini diduga dilakukan oleh pendukung Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.<\/p>\n<p>Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan, diduga penyerangan terhadap anggota Polri itu dilakukan oleh laskar khusus. Penyerangan ini dilakukan saat anggota Polri mengikuti sekelompok orang yang hendak mengawal kedatangan Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya.<\/p>\n<p>Fadil menyampaikan, lantaran mengancam keselamatan jiwa anggota Polri, kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur. Hal ini mengakibatkan meninggalnya enam orang yang diduga pengikut Rizieq Shihab. Sementara itu, lanjut Fadil, sebanyak empat penyerang lainnya berhasil melarikan diri. Kini polisi masih mengejar empat orang pelaku penyerangan. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12971?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta \u2013 Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hukum dan Hak Azasi Manusia (HAM), Busyro Muqqodas mengutuk keras terkait enam anggota Front Pembela Islam (FPI) yang meninggal dunia ditembak polisi. Karena kejadian itu karena aparat kepolisian menembak mereka hingga tak bernyawa. Diketahui, baku tembak antara polisi dan simpatisan FPI di tol Jakarta &#8211; Cikampek pada Senin (7\/12) [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":12972,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-12971","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/12\/IMG-20201209-WA0004-1.jpg?fit=678%2C452&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12971","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=12971"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/12971\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/12972"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=12971"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=12971"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=12971"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}