{"id":131128,"date":"2025-07-25T15:11:35","date_gmt":"2025-07-25T08:11:35","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=131128"},"modified":"2025-07-25T15:11:35","modified_gmt":"2025-07-25T08:11:35","slug":"alarm-kecelakaan-di-selat-bali-dpr-minta-evaluasi-menyeluruh-sistem-keselamatan-kapal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/25\/alarm-kecelakaan-di-selat-bali-dpr-minta-evaluasi-menyeluruh-sistem-keselamatan-kapal\/","title":{"rendered":"Alarm Kecelakaan di Selat Bali, DPR Minta Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Kapal"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"179\" data-end=\"532\"><strong>Jakarta, Infoaceh.net<\/strong> \u2013 Dua insiden kecelakaan kapal di Selat Bali, yakni KM Barcelona V-A yang terbakar dan KMP Tunu Jaya yang kandas, menjadi sorotan serius Komisi V DPR RI. Anggota Komisi V, Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., menyatakan keprihatinan mendalam dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan transportasi laut di Indonesia.<\/p>\n<p data-start=\"534\" data-end=\"841\">\u201cKecelakaan kapal bukan sekadar insiden teknis. Ini tragedi kemanusiaan yang seharusnya menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem pengawasan dan keselamatan pelayaran, terutama di jalur-jalur sibuk seperti Selat Bali,\u201d tegas Novita dalam keterangannya, Jumat (25\/7\/2025).<\/p>\n<p data-start=\"843\" data-end=\"1061\">Menurut Novita, evaluasi mendalam perlu dilakukan mulai dari sistem inspeksi berkala, kelaikan armada, hingga kompetensi awak kapal, khususnya pada kapal penyeberangan yang kerap membawa banyak penumpang dan kendaraan.<\/p>\n<p data-start=\"1063\" data-end=\"1290\">Ia juga menyoroti lemahnya sistem evakuasi dalam kondisi darurat. Dalam kasus KM Barcelona, meski seluruh penumpang selamat, menurutnya potensi jatuhnya korban jiwa sangat besar jika evakuasi tidak dilakukan cepat dan terlatih.<\/p>\n<p data-start=\"1292\" data-end=\"1465\">\u201cIni menyangkut nyawa. Kapal rakyat tidak bisa hanya dipandang dari sisi ekonomi dan logistik, tapi harus mengedepankan keselamatan publik sebagai prioritas utama,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p data-start=\"1467\" data-end=\"1779\">Novita meminta Kementerian Perhubungan dan operator pelayaran untuk terbuka dalam menyampaikan hasil penyelidikan teknis dan upaya perbaikan pascakecelakaan kepada publik. Ia juga mendorong audit nasional terhadap kapal-kapal penyeberangan yang hingga kini masih beroperasi dalam kondisi tua dan minim perawatan.<\/p>\n<p data-start=\"1781\" data-end=\"1984\">\u201cKita tidak boleh lagi menunggu korban berikutnya. Transportasi laut adalah urat nadi banyak wilayah kepulauan. Keselamatan harus menjadi pondasi utama, bukan sekadar formalitas dalam dokumen,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p data-start=\"1986\" data-end=\"2240\">Politisi Gerindra itu menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan dan anggaran yang mendukung transformasi transportasi laut yang aman, manusiawi, dan terjangkau\u2014termasuk modernisasi pelabuhan, pelatihan awak kapal, dan sistem navigasi canggih.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131128?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dua insiden kecelakaan kapal di Selat Bali, yakni KM Barcelona V-A yang terbakar dan KMP Tunu Jaya yang kandas, menjadi sorotan serius Komisi V DPR RI. Anggota Komisi V, Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., menyatakan keprihatinan mendalam dan meminta evaluasi menyeluruh terhadap standar keselamatan transportasi laut di Indonesia.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":131129,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[6],"tags":[11161,42335,3486,42337,42333,42334,42336,421,3984,482,3338],"class_list":["post-131128","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-dpr-ri","tag-evaluasi-keselamatan-pelayaran-indonesia","tag-gerindra","tag-insiden-laut-selat-bali","tag-kecelakaan-km-barcelona-v","tag-kmp-tunu-jaya-kandas","tag-komisi-v-dpr-soal-kapal","tag-nasional","tag-peristiwa","tag-politik","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/07\/IMG-20250725-WA0004-e1753431042603.jpg?fit=800%2C533&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131128","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=131128"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131128\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/131129"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=131128"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=131128"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=131128"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}