{"id":131361,"date":"2025-07-26T15:50:20","date_gmt":"2025-07-26T08:50:20","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=131361"},"modified":"2025-07-26T15:50:20","modified_gmt":"2025-07-26T08:50:20","slug":"divonis-35-tahun-hasto-ngaku-korban-anak-buah-dan-bungkam-soal-harun-masiku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/26\/divonis-35-tahun-hasto-ngaku-korban-anak-buah-dan-bungkam-soal-harun-masiku\/","title":{"rendered":"Divonis 3,5 Tahun, Hasto Ngaku Korban Anak Buah dan Bungkam soal Harun Masiku"},"content":{"rendered":"<p data-start=\"462\" data-end=\"736\"><strong data-start=\"462\" data-end=\"489\">Jakarta, Infoaceh.net \u2013<\/strong> Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, akhirnya dijatuhi hukuman 3,5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Jumat (25\/7\/2025), dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR periode 2019\u20132024.<\/p>\n<p data-start=\"738\" data-end=\"953\">Meski dinyatakan terbukti menyuplai dana suap, Hasto tetap menolak tanggung jawab penuh. Ia berdalih hanya menjadi korban dari komunikasi anak buahnya, dan menyebut semua dana berasal dari buronan KPK, Harun Masiku.<\/p>\n<p data-start=\"955\" data-end=\"1157\">\u201cSaya menjadi korban dari komunikasi anak buah. Dalam persidangan ini sudah disampaikan bahwa seluruh dana, di bawah sumpah, berasal dari Harun Masiku,\u201d kata Hasto di depan wartawan usai sidang putusan.<\/p>\n<p data-start=\"1159\" data-end=\"1361\">Menurutnya, vonis tersebut tidak mempertimbangkan fakta-fakta yang dinilai telah disembunyikan. \u201cTema pledoi kami adalah menggugat keadilan. Karena ini menyentuh aspek keadilan itu sendiri,\u201d ujar Hasto.<\/p>\n<p data-start=\"1363\" data-end=\"1589\">Dalam putusan yang dibacakan oleh Hakim Ketua Rios Rahmanto, Hasto dinyatakan <strong data-start=\"1441\" data-end=\"1502\">bersalah melakukan suap secara bersama-sama dan berlanjut<\/strong>. Namun, ia <strong data-start=\"1514\" data-end=\"1563\">dibebaskan dari dakwaan merintangi penyidikan<\/strong> dalam kasus Harun Masiku.<\/p>\n<p data-start=\"1591\" data-end=\"1823\">Majelis Hakim menjatuhkan vonis <strong data-start=\"1623\" data-end=\"1650\">penjara 3 tahun 6 bulan<\/strong>, ditambah <strong data-start=\"1661\" data-end=\"1707\">denda Rp250 juta subsider 3 bulan kurungan<\/strong>. Vonis itu jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum KPK, yakni <strong data-start=\"1782\" data-end=\"1822\">7 tahun penjara dan denda Rp600 juta<\/strong>.<\/p>\n<p data-start=\"1825\" data-end=\"2239\">Jaksa sebelumnya mendakwa Hasto dalam dua dakwaan berat. Pertama, mencegah atau menghalangi penyidikan Harun Masiku dengan cara menyuruh anak buahnya merusak barang bukti berupa ponsel\u2014termasuk merendamnya ke dalam air. Kedua, ikut menyuap anggota KPU Wahyu Setiawan sebesar <strong data-start=\"2100\" data-end=\"2114\">Rp600 juta<\/strong> atau <strong data-start=\"2120\" data-end=\"2146\">57.350 dolar Singapura<\/strong>, agar Harun Masiku bisa menggantikan Riezky Aprilia sebagai anggota DPR dari dapil Sumsel I.<\/p>\n<p data-start=\"2241\" data-end=\"2454\">Dalam kasus ini, Hasto didakwa bersama <strong data-start=\"2280\" data-end=\"2335\">Donny Tri Istiqomah, Saeful Bahri, dan Harun Masiku<\/strong>. Namun hanya Hasto yang divonis hari ini, sementara Harun Masiku masih buron sejak 2020 dan tak kunjung ditemukan KPK.<\/p>\n<p data-start=\"2456\" data-end=\"2826\">Kasus ini semakin menampar wajah penegakan hukum. Hasto, sebagai pejabat elite partai penguasa, hanya menerima vonis ringan dalam skandal suap yang jelas-jelas mencederai demokrasi. Terlebih, ia tetap bersikukuh tak bersalah dan justru menyalahkan \u201canak buah\u201d serta menghindari tanggung jawab atas perannya dalam mendorong Harun Masiku masuk ke Senayan lewat cara kotor.<\/p>\n<p data-start=\"2828\" data-end=\"2971\">Dengan dalih \u201cmenggugat keadilan,\u201d Hasto seolah mengaburkan fakta bahwa dirinya adalah bagian dari operasi politik busuk yang telah terbongkar.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131361?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kasus ini semakin menampar wajah penegakan hukum. Hasto, sebagai pejabat elite partai penguasa, hanya menerima vonis ringan dalam skandal suap yang jelas-jelas mencederai demokrasi. Terlebih, ia tetap bersikukuh tak bersalah dan justru menyalahkan \u201canak buah\u201d serta menghindari tanggung jawab atas perannya dalam mendorong Harun Masiku masuk ke Senayan lewat cara kotor.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":131362,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[98],"tags":[42526,42522,42523,42525,421,3984,2070,42524,3338],"class_list":["post-131361","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum","tag-hasto-dan-wahyu-setiawan","tag-hasto-kristiyanto-divonis","tag-kasus-suap-harun-masiku","tag-korupsi-paw-dpr","tag-nasional","tag-peristiwa","tag-prabowo","tag-vonis-tipikor-pdip","tag-infoaceh-net"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/07\/1753486219_download.jpeg?fit=278%2C181&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131361","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=131361"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131361\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/131362"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=131361"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=131361"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=131361"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}