{"id":131405,"date":"2025-07-26T09:16:49","date_gmt":"2025-07-26T02:16:49","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=131405"},"modified":"2025-07-26T09:16:49","modified_gmt":"2025-07-26T02:16:49","slug":"standar-orang-miskin-di-aceh-versi-bps-pengeluaran-di-bawah-rp22-500-per-hari","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/26\/standar-orang-miskin-di-aceh-versi-bps-pengeluaran-di-bawah-rp22-500-per-hari\/","title":{"rendered":"Standar Orang Miskin di Aceh Versi BPS: Pengeluaran di Bawah Rp22.500 per Hari"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh menetapkan bahwa seseorang dikategorikan sebagai penduduk miskin jika memiliki pengeluaran rata-rata di bawah Rp676.247 per kapita per bulan.<\/p>\n<p>Jika dirata-ratakan per hari, angka tersebut setara dengan hanya Rp22.541 per orang per hari.<\/p>\n<p>Angka ini disampaikan oleh Plt. Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamuddin, dalam konferensi pers rilis resmi data kemiskinan Maret 2025, yang digelar di Kantor BPS Aceh pada Jum&#8217;at (25\/7\/2025).<\/p>\n<p>\u201cOrang dikategorikan miskin jika pengeluarannya per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Di Aceh, garis ini kini berada di angka Rp676.247. Itu artinya, sehari mereka hanya mampu membelanjakan sekitar Rp22.500 untuk semua kebutuhan hidupnya,\u201d jelas Tasdik.<\/p>\n<p>Apa Saja Kebutuhan yang Harus Dipenuhi dengan Rp22.500 Sehari?<\/p>\n<p>BPS menyebutkan bahwa angka pengeluaran ini harus mencakup seluruh kebutuhan dasar: Makanan, Perumahan, Listrik, Transportasi, Pendidikan, Kesehatan, Kebutuhan non-makanan lainnya<\/p>\n<p>Namun data menunjukkan bahwa pengeluaran untuk makanan masih mendominasi, dengan kontribusi 76,17 persen terhadap total garis kemiskinan.<\/p>\n<p>Sementara sisanya hanya 23,83 persen untuk kebutuhan non-makanan.<\/p>\n<p>Beras dan Rokok: Dua Komoditas Terbesar dalam Konsumsi Orang Miskin<\/p>\n<p>Hal yang menjadi sorotan adalah pengeluaran terbesar rumah tangga miskin justru didominasi oleh beras dan rokok kretek filter.<\/p>\n<p>Berdasarkan rincian BPS: di perkotaan beras menyumbang 21,71%, rokok 9,90% dan di perdesaan beras 24,77%, rokok 10,48%.<\/p>\n<p>Dengan demikian, rata-rata Rp7.000\u2013Rp7.700 per hari dari total pengeluaran penduduk miskin dihabiskan hanya untuk dua komoditas ini.<\/p>\n<p>\u201cIni mencerminkan adanya pola konsumsi yang kurang sehat. Rokok bukan kebutuhan pokok, tapi tetap dikonsumsi rutin meski penghasilan terbatas. Ini menjadi tantangan besar dalam pengentasan kemiskinan,\u201d ungkap Tasdik Ilhamuddin.<\/p>\n<p>Garis Kemiskinan di Aceh berbeda antara wilayah kota dan desa:<\/p>\n<p>Perkotaan Rp716.522 per kapita\/bulan atau Rp23.884 per hari<\/p>\n<p>Perdesaan: Rp655.435 per kapita\/bulan atau Rp21.847 per hari<\/p>\n<p>Namun dari sisi kedalaman dan keparahan kemiskinan, wilayah perdesaan jauh lebih berat:<\/p>\n<p>Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di desa 2,197 dan kota: 0,845.<\/p>\n<p>Dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) di desa 0,510 dan kota 0,150.<\/p>\n<p>\u201cArtinya, penduduk miskin di desa tak hanya lebih banyak, tapi juga lebih sulit keluar dari kemiskinan,\u201d ujar Tasdik.<\/p>\n<p>Plt Kepala BPS Aceh menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan tak cukup hanya mengandalkan bansos atau bantuan tunai.<\/p>\n<p>Perubahan pola konsumsi masyarakat juga menjadi faktor penentu keberhasilan kebijakan pengentasan kemiskinan.<\/p>\n<p>\u201cJika masih lebih memilih rokok ketimbang telur, ikan, dan sayur, maka intervensi pemerintah akan kurang efektif. Kita butuh edukasi konsumsi yang serius,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Kemiskinan di Aceh Bukan Hanya Soal Angka<\/p>\n<p>Dengan pengeluaran harian hanya Rp22.500, masyarakat miskin di Aceh hidup dalam keterbatasan yang nyata.<\/p>\n<p>Mereka harus membuat pilihan sulit setiap hari: membeli beras, membayar listrik, atau membelikan susu untuk anak.<\/p>\n<p>Fakta bahwa rokok menjadi komoditas kedua terbesar dalam struktur konsumsi menunjukkan bahwa kemiskinan di Aceh juga berkaitan erat dengan kebiasaan, budaya, dan cara berpikir.<\/p>\n<p>\u201cKarena itu, penanggulangan kemiskinan harus lintas sektor. Tidak cukup ekonomi dan keuangan, tapi juga menyentuh aspek sosial, budaya, dan pendidikan,\u201d tutup Tasdik Ilhamuddin.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131405?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cOrang dikategorikan miskin jika pengeluarannya per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan. Di Aceh, garis ini kini berada di angka Rp676.247. Itu artinya, sehari mereka hanya mampu membelanjakan sekitar Rp22.500 untuk semua kebutuhan hidupnya,\u201d jelas Tasdik.<\/p>\n","protected":false},"author":400002,"featured_media":131407,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[42492,42494,42498,42491,42497,42495,42493,42496,3146],"class_list":["post-131405","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-berapa-pengeluaran-orang-miskin-di-aceh","tag-data-kemiskinan-bps-aceh","tag-edukasi-konsumsi-penduduk-miskin","tag-garis-kemiskinan-aceh-2025","tag-kemiskinan-perdesaan-dan-perkotaan","tag-konsumsi-rokok-orang-miskin","tag-pengeluaran-rp22-ribu-per-hari","tag-rokok-kretek-dalam-struktur-konsumsi","tag-utama"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-26-at-071119-e1753496018113.jpeg?fit=800%2C462&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131405","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/400002"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=131405"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/131405\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/131407"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=131405"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=131405"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=131405"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}