{"id":132942,"date":"2025-07-30T16:41:57","date_gmt":"2025-07-30T09:41:57","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=132942"},"modified":"2025-07-30T16:42:13","modified_gmt":"2025-07-30T09:42:13","slug":"plt-sekda-buka-rakerda-iwapi-aceh-perempuan-bisa-jadi-tulang-punggung-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2025\/07\/30\/plt-sekda-buka-rakerda-iwapi-aceh-perempuan-bisa-jadi-tulang-punggung-ekonomi\/","title":{"rendered":"Plt Sekda Buka Rakerda IWAPI Aceh: Perempuan Bisa Jadi Tulang Punggung Ekonomi"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh, Infoaceh.net<\/strong> \u2014 Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh M Nasir Syamaun membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) I Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD IWAPI) Aceh Tahun 2025, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Rabu (30\/7\/2025).<\/p>\n<p>Dalam sambutannya, M Nasir menyampaikan apresiasi mendalam kepada IWAPI Aceh atas terselenggaranya forum strategis ini.<\/p>\n<p>Ia menyebut, RAKERDA menjadi ruang konsolidasi penting untuk menyelaraskan langkah organisasi dalam menjawab tantangan ekonomi yang semakin kompleks.<\/p>\n<p>\u201cPeran perempuan pengusaha sangat vital dalam membangkitkan ekonomi daerah, terutama dalam sektor UMKM, ekonomi keluarga, dan ekonomi kreatif,\u201d ujar M. Nasir.<\/p>\n<p>Nasir mengatakan secara nasional, lebih dari 64% pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan, dan mereka mendominasi sektor-sektor seperti kuliner, fashion, kerajinan tangan, dan digital marketing.<\/p>\n<p>Tren ini turut tercermin di Aceh, di mana proporsi pelaku UMKM perempuan bahkan mencapai sekitar 64,5%, melebihi jumlah pelaku laki-laki.<\/p>\n<p>\u201cIni menunjukkan perempuan adalah tulang punggung ekonomi lokal yang juga menjadi motor transformasi menuju ekonomi digital dan kreatif,\u201d ujar Nasir.<\/p>\n<p>Namun demikian, Nasir turut menyoroti ketimpangan partisipasi perempuan dalam ranah politik. Menurutnya, pada periode 2019\u20132023, keterwakilan perempuan di DPR Aceh hanya sekitar 12,28%, jauh dari target kuota 30% yang diamanatkan undang-undang.<\/p>\n<p>\u201cDominasi perempuan di sektor ekonomi harus diimbangi dengan peran strategis di sektor kebijakan. Karena itu, sinergi lintas sektor sangat diperlukan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan komitmen Pemerintah Aceh terus membuka ruang kolaborasi dengan IWAPI dan berbagai organisasi lainnya guna memperkuat ekosistem kewirausahaan perempuan, baik dalam akses pelatihan, permodalan, pemasaran, hingga digitalisasi usaha.<\/p>\n<p>RAKERDA ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas internal IWAPI, mengevaluasi program kerja, serta merancang strategi menghadapi isu-isu aktual seperti penguatan UMKM, penetrasi pasar digital, koperasi wanita, dan pengembangan ekonomi syariah.<\/p>\n<p>\u201cKami mengajak IWAPI Aceh untuk terus menanamkan semangat kewirausahaan yang inklusif. Jadikan IWAPI sebagai jembatan kemajuan perempuan Aceh\u2014agar mereka bangkit, berdaya, dan mandiri,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Acara ini turut dihadiri para pengurus dan anggota IWAPI se-Aceh, perwakilan pemerintah daerah, dan mitra kerja strategis dari berbagai sektor.<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/132942?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>\u201cKami mengajak IWAPI Aceh untuk terus menanamkan semangat kewirausahaan yang inklusif. Jadikan IWAPI sebagai jembatan kemajuan perempuan Aceh\u2014agar mereka bangkit, berdaya, dan mandiri,\u201d pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"author":12,"featured_media":132944,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[27],"tags":[],"class_list":["post-132942","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2025\/07\/WhatsApp-Image-2025-07-30-at-155150-e1753868480150.jpeg?fit=800%2C533&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/132942","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/12"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=132942"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/132942\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/132944"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=132942"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=132942"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=132942"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}