{"id":13324,"date":"2020-12-16T17:20:21","date_gmt":"2020-12-16T10:20:21","guid":{"rendered":"https:\/\/www.infoaceh.net\/?p=13324"},"modified":"2020-12-16T17:20:21","modified_gmt":"2020-12-16T10:20:21","slug":"pemko-larang-perayaan-malam-tahun-baru-di-banda-aceh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.infoaceh.net\/2020\/12\/16\/pemko-larang-perayaan-malam-tahun-baru-di-banda-aceh\/","title":{"rendered":"Pemko Larang Perayaan Malam Tahun Baru di Banda Aceh"},"content":{"rendered":"<p><strong>Banda Aceh<\/strong> \u2013 Pemerintah Kota Banda Aceh mengimbau warganya untuk tidak merayakan malam tahun baru. Hal itu disampaikan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, pada rapat bersama Forkopimda di Aula Balai Keurukon, Selasa, 15 Desember 2020.<\/p>\n<p>Dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh, disepakati dikeluarkan seruan bersama yang melarang perayaan malam pergantian tahun dengan kegiatan pesta atau hura-hura, membakar petasan, kembang api dan sejenisnya hingga balapan liar.<\/p>\n<p>Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, mengatakan pergantian tahun dengan pesta atau hura-hura dinilai bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam yang diberlakukan di Aceh.<\/p>\n<p>\u201cSejak dari sekarang tidak boleh ada yang memperjual-belikan mercon, petasan dan kembang api. Dari sekarang kita halaukan itu sehingga lebih mudah untuk kita kawal saat pergantian tahun, kita akan melakukan razia-razia untuk itu,\u201d kata Aminullah Usman, Rabu (16\/12).<\/p>\n<p>Pihaknya juga akan melalukan patroli pada malam pergantian tahun dengan mengerahkan aparat gabungan yang telah dibentuk.<\/p>\n<p>\u201cKita tetap kawal seperti biasa, jika kita tidak kawal, sedikit saja pasti dimanfaatkan, dengan begitu kita lalukan pengawalan dari kota sampai ke gampong-gampong,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cPetugas akan menggelar patroli untuk memastikan di Banda Aceh tidak ada perayaan pergantian tahun dengan petasan dan kembang api,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Selain itu, dalam rapat bersama Forkopimda, Aminullah juga membahas terkait evaluasi protokol kesehatan serta penegakan dyariat Islam dan judi online.<\/p>\n<p>Lanjut Aminullah, penegakan syariat Islam, pihaknya juga sudah membentuk tim terpadu yang di dalamnya terdapat jajaran pemerintah Banda Aceh, TNI dan Polri.<\/p>\n<p>\u201cDan juga terhadap judi online akan kita lakukan razia di tempat-tempat yang kita curigai,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u201cLarangan ini harus kita patuhi dan kita juga sudah mengingatkan kepada pemilik warung yang ada di Banda Aceh untuk tidak memperkenankan para pengunjung untuk judi online, jika ada kita akan ambil tindakan tegas,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Kemudian untuk wabah virus Covid-19 ini, Aminullah mengatakan akan terus melakukan razia sampai Banda Aceh masuk dalam zona hijau.<\/p>\n<p>\u201cKita lanjutkan seperti yang sudah kita laksanakan selama ini menjalankan protokol kesehatan dengan menjaga 4 M seperti yang diatur dalam Perwal 51 Tahun 2020,\u201d ungkapnya. (IA)<\/p>\n<a href=\"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/13324?print=print\" class=\"pdfprnt-button pdfprnt-button-print\" target=\"_blank\" ><img data-recalc-dims=\"1\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/apps\/pdf-print\/images\/print.png?ssl=1\" alt=\"image_print\" title=\"Print Content\" \/><\/a>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banda Aceh \u2013 Pemerintah Kota Banda Aceh mengimbau warganya untuk tidak merayakan malam tahun baru. Hal itu disampaikan Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman, pada rapat bersama Forkopimda di Aula Balai Keurukon, Selasa, 15 Desember 2020. Dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banda Aceh, disepakati dikeluarkan seruan bersama yang melarang perayaan malam pergantian tahun [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":13325,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":true,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2},"jetpack_post_was_ever_published":false},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-13324","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-aceh"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"jetpack_likes_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/i0.wp.com\/www.infoaceh.net\/foto\/2020\/12\/IMG-20201216-WA0038.jpg?fit=780%2C390&ssl=1","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/13324","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/comments?post=13324"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/posts\/13324\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media\/13325"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/media?parent=13324"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/categories?post=13324"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.infoaceh.net\/api-json\/wp\/v2\/tags?post=13324"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}